Rahim Sewaan Tuan Justino
Rencananya setelah pulang dari sini, ia akan mengambil beberapa potret dengan pose paling menarik untuk dipajang.
Tiba-tiba matanya sedikit membelikan ketika melihat satu akun, yang kebetulan lewat di berandanya. Ia kenal betul ini akun Sandro, bibirnya tersenyum lebar, rasa bahagia mulai menjalar. Ya, ia harus menghubungi lelakinya.
[Sandro, kau di mana? Aku merindukanmu.]
Send!
Akun itu belum membaca pesannya, toh setidaknya Lucy sudah melakukan tindakan yang benar dengan mengirim pesan lebih dulu. Iseng ia melihat-lihat isi postingan akun Sandro, ternyata di privat, membuatnya sedikit kesal.
Hot Chapters