Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Status Janda, Bikin Resah!

Status Janda, Bikin Resah!

Aamiin . "Makasih, Du. Tau aja kalau aku butuh minum." Aku berucap sambil menekankan nada bicaraku. Semoga aja, si Dudu paham, kalau aku sedang kesal padanya. Tapi, bukannya menyadario, si Dudu ini malah tersenyum lebar, hingga memperlihgatkan deretan giginya yang berantakan. "Iya dong! Dudu ...."
4.5K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as amandel memerah
Read
+Library
Janda Kembang

Janda Kembang

Cobaan apa lagi ini? “Iya, cantik, sih, tapi mandul!” “Pantas jadi janda, nggak bisa kasih anak.” Thalisa menghentikan langkah kakinya, matanya terpejam sejenak untuk menetralkan rasa amarahnya. Tangannya menggenggam tas yang ia sampirkan di bahu dengan kuat. “Tenang, Thalisa, hal ini sudah biasa terjadi sewaktu di kampung. Jangan terbawa emosi, kendalikan amarah agar tidak terpancing.” Begitulah batin Thalisa berkata.
9.88.9K viewsOngoingAdded to Library 187 Times as amandel memerah
Read
+Library
Dendam Membara Mas Tetangga

Dendam Membara Mas Tetangga

Ia bahkan tidak berusah-payah untuk melepas kaos kakinya yang kotor berwarna kecokelatan. Aroma kamar berubah menjadi bau matahari dan keringat yang menyengat. Tanpa kata Anael mematikan AC lalu membuka jendela yang ada di hadapannya. Berusaha mengurangi bau yang membuat hidung mengernyit itu. “Menang apa?” Anael tanpa mengangkat wajahnya dari soal yang tengah ia kerjakan. “Menang Lomba Masak! Bahkan lawannya tidak sebanding dengannya.”
101.6K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as amandel memerah
Read
+Library
Hasrat Terlarang: Gairah Tersembunyi Istriku

Hasrat Terlarang: Gairah Tersembunyi Istriku

Rona merah di pipinya bukan lagi karena demam atau tangis, tapi karena kepuasan yang alami. “Masih pegal?” tanyaku lembut sambil duduk di sampingnya. Amanda mengangguk pelan, memijat betisnya sendiri. “Sedikit. Kakiku gemetar, Rey. Kamu semangat banget tadi.” Aku terkekeh pelan. “Salah sendiri siapa yang mancing duluan?” Teringat sesuatu, aku bangkit dan berjalan menuju meja rias. Aku membuka laci paling bawah, mengambil sebuah botol kaca kecil berisi cairan kekuningan.
9.8218.7K viewsCompletedAdded to Library 7.7K Times as amandel memerah
Show Reviews (21)
Read
+Library
Teguh Imam
sebenernya bagus sih crita awalnya karena kesetiaan kepada Amanda istri sahnya tp semakin lama critanya menyimpang dari seharusnya..ayah mertua yg seharusnya melindunginya malah menggagahi Amanda menantunya sendiri,sedangkan Rey suaminya malah selingkuh..aku harap Rey bisa berubah tetap pada Amanda
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
MEMBESARKAN BENIH MANDOR BERSAMA SUAMIKU

MEMBESARKAN BENIH MANDOR BERSAMA SUAMIKU

Handoko berceloteh “Awas diabetes.” Celetuk Mala yang sudah mengosongkan piringnya. “Kamu doakan aku penyakitan?” “Bercanda! Pak mandor. Kolot sih! Begitu saja nggak paham,” ejek Mala “Kolot begini, kamu sampai bisa lemas ‘kan?” bisik Handoko.
10862 viewsOngoingAdded to Library 31 Times as amandel memerah
Read
+Library
Memantai [Tamat]

Memantai [Tamat]

Wandi melirik ke arah Ridwan yang daritadi memperhatikan dengan wajah pasrah. Melihat wajah Ridwan yang seperti itu, Wandi merasa menang. Ia lalu menumpuk kedua tangannya di atas punggung tangan Lili. Wandi kemudian menggerak-gerakkan tangan Lili di atas pipinya. “Acara selanjutnya adalah peragaan cara cuci muka yang benar,” ucap Wandi yang meninggikan suara dengan bibir yang beradu tidak karuan karena ditekan oleh kedua tangan.
109.0K viewsOngoingAdded to Library 261 Times as amandel memerah
Read
+Library
Dihamili Paman yang Mandul

Dihamili Paman yang Mandul

Shavira tersenyum manis. "Baguslah. Ya udah nggak apa-apa sayang nggak usah sedih, yang penting setelah ini nggak boleh diulangi lagi. Saya kasih resep untuk batuknya, obat yang kemarin diganti aja ya pak Kevin." "Iya dok." "Kalau perut dan punggungnya kencang, coba diurut pelan-pelan pakai olive oil atau minyak kayu putih, perlahan-lahan aja, kemarin saya sudah kasih contoh ya pak!"
1014.6K viewsCompletedAdded to Library 525 Times as amandel memerah
Read
+Library
Mendadak Kembar

Mendadak Kembar

' gumam Bram, sebuah getaran hangat tiba-tiba hadir dalam hatinya. "Tidak, tidak boleh, aku tidak boleh mencintai orang lain kecuali Reina." kata Bram sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Beberapa saat kemudian, tampak Melati perlahan membuka matanya. "Mel, kamu sudah sadar?" "Mas Bram, aku dimana?" "Tenang saja Mel, kamu di rumah sakit, tadi kamu pingsan." "Kandunganku gimana Mas?"
105.0K viewsOn holdAdded to Library 120 Times as amandel memerah
Read
+Library
Hati yang Remuk dan Mati

Hati yang Remuk dan Mati

Andi menatap bulan di luar jendela, dan dia mengulurkan tangannya untuk meraihnya. Jelas, dia tergoda. "Oke, besok aku pesan tiket pesawat." Sebelum pergi, Andi mencubit dagu Steph, dan berkata dengan muram, "Kalau kamu berani permainkan aku, kubunuh kamu." Pada saat yang sama, di rumah keluarga Sheila di Veridia. Setelah menyelesaikan kelas online, Sheila berbaring dengan nyaman di kursi rotan di balkon, memanggang ubi di kompor kecil dengan santai.
36.2K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as amandel memerah
Read
+Library
Perempuan Yang Kalian Remehkan

Perempuan Yang Kalian Remehkan

Malam Itu Hujan turun tipis. Udara terasa lembab. Lampu-lampu jalan terlihat redup di balik kaca. Freya membungkuk, satu tangan memegang ujung meja, satu tangan menekan perutnya yang seperti diremas dari dalam. > “Ah—” Sebuah erangan kecil lolos. Tidak keras, tapi jelas penuh rasa sakit.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as amandel memerah
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status