Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dua Titik (Dilamar CEO Dinikahi Dosen)

Dua Titik (Dilamar CEO Dinikahi Dosen)

tanya Bagas kepada wanita cantik mengenakan selendang hitam yang menutupi sebagian kepalanya lengkap dengan kacamata hitam. Wanita itu langsung menyodorkan sebuah amplop coklat yang telah dikeluarkan dari tasnya, sebelum berucap, "Aku tahu kakak mencari bukti ini, bukan." Dia menurunkan sedikit kacamatanya namun masih terpasang di hidungnya yang mancung. Tanpa basa-basi Bagas mengambil amplop tersebut dan membukanya. Betapa terkejutnya Bagas melihat isi amplop tersebut sampai tanpa sadar sudut bibirnya terangkat.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai amplop cantik
Baca
+Pustaka
Kutukan Liontin

Kutukan Liontin

'Cantik,' pikirnya. Aroma sampo Chalista yang lembut menusuk indra penciumannya, membuatnya semakin terpesona. "Cantik dan indah," bisiknya dalam hati, tak bisa mengalihkan pandangannya. Waktu seolah berhenti, hanya ada mereka berdua dalam keheningan yang terasa begitu intim. Detik demi detik berlalu tanpa ada yang berani memecah suasana. Tiba-tiba...
766 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai amplop cantik
Baca
+Pustaka
Kulakukan Demi Keluarga

Kulakukan Demi Keluarga

Nyonya Amelia tersenyum miring mengejek, dia berjalan mondar-mandir dengan langkah santai, seraya menepuk-nepukkan amplop coklat ke telapak tangannya pelan, menatapku sinis dengan sudut matanya. "Dengar ya Nona! Di dalam amplop ini, ada uang dengan jumlah banyak, cukup untuk biaya hidup kamu, juga untuk biaya persalinan mu nanti! Atau mungkin, untuk biaya aborsi juga sangat cukup! Bahkan sisanya masih banyak, bisa untuk keperluan kamu, hingga kamu pulih, dan mencari pekerjaan lain. Ya tentunya pekerja'an yang mudah dan tidak capek, menjajakan kenikmatan kepada lelaki hidung belang."
1021.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 524 kali sebagai amplop cantik
Baca
+Pustaka
365 Hari Jadi Istrimu

365 Hari Jadi Istrimu

Ia tidak kaget, tapi rasa takut menekan dadanya—Rio benar-benar bisa melakukan apa pun untuk mencapai tujuannya. Rio tersenyum tipis, hampir tak terlihat. “Kau pasti sedang memikirkan foto itu. Jangan khawatir, itu hanya pemanasan. Ada sesuatu yang lebih menarik yang ingin kuperlihatkan padamu.” Ia mengangkat tangan kiri, mengeluarkan sebuah amplop coklat polos. Alya menahan napas. Amplop itu tebal, penuh dengan lembaran kertas. Firasat buruk merayap di dadanya.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai amplop cantik
Baca
+Pustaka
Dikira Konglomerat, Rupanya Melarat

Dikira Konglomerat, Rupanya Melarat

Waktu mereka bertemu tadi, Cantika nyaris saja mengeluarkan ponsel dari saku track pantsnya untuk mengabadikan gambar makhluk ciptaan Tuhan yang paling seksi itu. Sungguh, Ben adalah jenis pria dengan feromon yang sangat sulit ditolak. Setiap wanita yang melihatnya sekarang pasti tidak akan bisa mengalihkan pandangan. “Udah ..., ca ... pek. Haus ...” Cantika membuang napas kasar setelah kalimatnya yang terputus-putus. “Mau ke rumahku dulu?” Seketika gadis yang rambutnya diikat ala pony tail itu mengangkat kepala, melirik Ben aneh. “Ngapain?”
109.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 305 kali sebagai amplop cantik
Baca
+Pustaka
Love Breaking Contract

Love Breaking Contract

Entah sekecil apa usaha yang dimiliki oleh seorang anak konglomerat. Ada satu kado yang menarik perhatianku. Kado berbentuk amplop besar berwarna keperakan yang indah. Tapi, bukan keindahan amplop itu yang menyita perhatianku. Tapi nama yang tertera di atasnya. ‘Happy wedding. - Jasmine’ Aku bergegas membuka amplop itu. *** Aldo pulang ke rumah pada saat jam makan malam. Aku menunggunya di meja makan dengan amplop ‘kado’ pernikahan di tanganku.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai amplop cantik
Baca
+Pustaka
CEO CANTIK UNTUK ANAKKU

CEO CANTIK UNTUK ANAKKU

Tidak sedikit, pemuda yang tiba-tiba datang menghampirinya dan berusaha untuk mengenalkan diri dan merayu Lia dengan berbagai pujian yang di lebih-lebihkan. Lia hanya sesekali menyeringai geli, dengan para lelaki yang mendekatinya. Dia tetap dengan sikap cuek dan dingin, entah siapapun yang mendektinya. Setelah acara selesai, Rehan di hadihi banyak barang oleh Lia. Lia juga memberikan sebuah amplop yang lumayan tebal kepada Ardi.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai amplop cantik
Baca
+Pustaka
Paras Cantik, Tubuh Bahenol

Paras Cantik, Tubuh Bahenol

Sebenarnya, begini ceritanya. Aku mendapat tiga tiket ke resor pemandian air panas dari seorang rekan kerja, jadi berniat untuk mengajak pacar dan calon ibu mertuaku. Ibu pacarku bernama Lenny, berusia 40 tahun. Tapi dia sangat cantik, dewasa, dan seksi, wanita yang benar-benar memikat. Lenny memiliki bentuk tubuh yang seksi, dengan lekuk yang sempurna. Dia suka mengenakan rok ketat yang menonjolkan kontur pantatnya yang bulat dan kencang, membuat orang ingin meremas sepuasnya.
18.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 713 kali sebagai amplop cantik
Baca
+Pustaka
CEO Cantik Terjebak Cinta Kakak-Adik

CEO Cantik Terjebak Cinta Kakak-Adik

Tapi apa kesalahannya sehingga April tega melakukan ini padanya. “Bukalah,” pinta April. Dengan tangan sedikit gemetar Alan memberanikan dirinya membuka amplop itu, bersiap dengan semua kemungkinan terburuk yang akan ia temui dalam amplop putih itu. Sebuah foto USG kehamilan milik Aprilia Alexander dengan gambar janin berusia 10 minggu, tercetak sangat jelas di selembar kertas yang kini tengah di pegang oleh Alan. Tanpa terasa air mata menetes begitu saja membasahi pipi pria yang sebentar lagi akan menjadi calon ayah itu.
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai amplop cantik
Baca
+Pustaka
The Crown Prince, Sang Putra Mahkota

The Crown Prince, Sang Putra Mahkota

Mendengar suara Kania secara langsung pun masih belum bisa mengurangi rasa kesalnya. Kini, ibunya datang tiba-tiba ke kamar. Melemparkan amplop besar berwarna cokelat tepat ke arah pangkuannya. “Apa ini?” Ia melirik tajam ke arah wanita paruh baya yang terlihat cantik dengan gaun satin warna peach itu. “Buka! Lihat sendiri!” bentak wanita itu. Dengan enggan Barry membuka amplop cokelat tak bersegel itu. Tangannya meraba ke dalam lalu menarik beberapa lembar dari dalam.
109.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai amplop cantik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status