Gairah Liar Istriku
Senyum tipis muncul di bibirnya—senyum aneh, bukan senyum Nara yang Reno kenal.
Reno terperanjat. “Tidak… itu bukan dia… itu bukan Nara!”
Suara dingin itu kembali terdengar, kali ini jelas dari pengeras suara di ruangnya:
“Kau lihat? Bahkan dia mulai menyerah. Dia mulai menjadi bagianku. Dan kau, Reno, hanya bisa menonton.”
Reno menggeleng keras, air matanya hampir jatuh. “Tidak! Itu bukan kenyataan! Itu tipuanmu!”