Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MARNI

MARNI

Angga berteriak, tanpa ragu dia menghampiri wanita yang dia yakini, bukanlah Marni. Marni perlahan merayap turun. Matanya menatap tajam kearah Angga. Marni begitu yakin akan m e l e n y a p k a n n y a malam ini juga. Tidak peduli, ada Ningsih atau orang lain yang tahu. Dia sudah merasa di permainan oleh raga Marni. "Sekarang giliranmu! Bersiaplah untuk m a t i," ucap Marni dengan suara yang begitu aneh di dengar Angga.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai anna when marnie was there
Baca
+Pustaka
Di Antara Aku, Ibuku, dan Mantan Suami Musuhku

Di Antara Aku, Ibuku, dan Mantan Suami Musuhku

"Nah, malamnya ibumu menemui Pak Marno di klub. Ibumu meminta Pak Marno menjauhinya dengan cara meminta LC lain saja yang melayani Pak Marno minum. Tapi Pak Marno tidak mau. Ia akomodasi ingin ditemani oleh ibumu." "Padahal si Marno itu juga kagak ngapa-ngapain dengan si Anna kan, Ros? Anna dianggurin sementara dia ngerokok, minum dan melamun sampai waktu si Anna pulang. Makanya Anna juga bingung dengan kelakuan aneh si Marno ini." Tante Hilda ikut menimbrung. Ia kini duduk di antara Bu Ros dan Marwa.
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 456 kali sebagai anna when marnie was there
Baca
+Pustaka
Rahim Kedua CEO

Rahim Kedua CEO

“Tapi, Mbak—“ “Mar, jujur aku nggak mau progam kali ini gagal lagi. Jadi, please, kamu nurut apa yang aku omongin.” *** Anne baru menuntaskan kegiatannya di studio yang terdapat di paviliun samping rumah. Langkahnya bergerak gontai menyusuri taman bunga. Lalu terhenti begitu mendapati Mara yang tengah terduduk di bawah pohon mangga dengan kepala tertunduk. “Perpisahan itu nggak ada yang nggak menyakitkan, Mar,” celetuk Anne seraya menduduki bangku samping Mara. “Jadi, wajar kalau sekarang kamu masih sedih dan susah lupain mantan pacar.”
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai anna when marnie was there
Baca
+Pustaka
Jatuh Cinta Pada Adik Musuh

Jatuh Cinta Pada Adik Musuh

Kayden menepuk-nepuk kepala Anna sebelum meninggalkan kamar. Kayden bertemu Marni begitu dia membuka pintu. Marni terkekeh melihatnya. "Baru aja bude mau cek kamu, Kay." "Apa yang mau dicek sih bude, takut Kayden bikin anak?" Marni menabok bahu Kayden gemas. Sementara Paijo terbahak-bahak mendengarnya. *** "Turunin di depan aja." Anna menepuk pundak Kayden.
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai anna when marnie was there
Baca
+Pustaka
GADIS YANG MENGGODA

GADIS YANG MENGGODA

tanya Nyonya Anna meminta persetujuan Marni. "Biar aku lihat dulu jadwal manggungku Mami," jawab Marni sambil melihat notes yang ada di tab nyonya Anna. Marni menanyakan apakah bisa di ubah ketika ada sesuatu yang mendesak setelah melihat jadwal manggungnya. "Sesuatu yang mendesak itu contohnya apa Marni?" tanya nyonya Anna.
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 365 kali sebagai anna when marnie was there
Baca
+Pustaka
Kakak Iparku Mencintaiku

Kakak Iparku Mencintaiku

tanya Marcia saat dia sudah selesai minum dan meletakkan gelas kosong di meja dekat tempat tidur pasien. Lillian dan Harvey saling bertukar pandang, mereka ragu - ragu untuk menceritakan peristiwa yang terjadi sebenarnya. Tapi Anna menyambar dengan nada sengit, "Tadi ada orang gila datang ke rumah, tau - tau menculik Nyonya."
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai anna when marnie was there
Baca
+Pustaka
Aduh Tak Tahan, Prof!

Aduh Tak Tahan, Prof!

Hanna merasa, memilih teman seperti ini berarti mengurangi drama. Sebagai tanda perkenalan, Hanna mengajak Marry makan siang di sebuah restoran fancy dekat kantor biro. Ia bisa melihat bagaimana ekspresi Marry berubah—antara kaget dan sungkan—saat diajak makan di tempat seperti itu.
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai anna when marnie was there
Baca
+Pustaka
Gairah Berkuasa : Mempelai Wanita Tuan Tremont yang Berharga

Gairah Berkuasa : Mempelai Wanita Tuan Tremont yang Berharga

“Paman Moran pasti bercanda juga, kan? Aku bersama Mark ketika kita makan dengannya terakhir kali. Nina, kau mirip dengan paman Moran.” Mary dapat menangis haru sekarang ketika mendengar apa yang Arianne ucapkan. ‘Kesucian’ Arianne yang sebelumnya akhirnya hancur sekarang. Dia akhirnya tahu bagaimana memperjuangkan martabatnya sebagai seorang wanita!
9.71.8M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50.2K kali sebagai anna when marnie was there
Tampilkan Ulasan (279)
Baca
+Pustaka
Sun Shine
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
DITALAK SETELAH AKAD

DITALAK SETELAH AKAD

Rahang Marni yang mengeras dan wajah merah padam pasti membuat siapa pun akan bergidik. Ana menyalakan motornya dan pergi. Tidak lama kemudian, ia datang dengan kedua orang tuanya. Erni langsung menghampiri Marni. "Kamu ke sini mau apa lagi? Sudah habis beras di rumahmu ha?!" Erni berkacak pinggang pongah. "Kembalikan apa yang telah kau curi dari Kinarsih!" lantang Marni tiada ragu.
1020.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 797 kali sebagai anna when marnie was there
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status