Neraka untuk Maduku
Apa - apaan coba, pasti kami dikira pasangan yang tengah ngambek - ngambekkan.
Pintu lift terbuka saat di lobby , semua langsung keluar. Benar mereka masih menahan senyumnya. Pintu lift kembali tertutup, membawa kami ke basement.
"Maksudnya apa coba?" tanyaku kesal. Mas Aris malah tersenyum melihatku kesal.
"Marah pun, tetap cantik," ucap Mas Aris. "Mas rindu, liat kamu manyun gitu."
ตอนยอดนิยม