Balada Asmara Biduan Dangdut
Selama dia makan, tidak boleh ada pembicaraan apa-apa.
Dia tidak suka makan sambil berbicara.
****
Selesai makarena (makan) dia bersendawa keras sekali hingga orang-orang melirik ke arah meja kita.
“Aduh, maaf ya. Kebobolan.” Si Bencong tertawa. Kami bertiga hanya menggeleng sambil menahan malu akibat dilirik oleh pengunjung lain.
“Yawes, sekarang kita mulai,” kata Kang Bambang yang sudah tidak sabar.