Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KELAMBU MERAH JAMBU

KELAMBU MERAH JAMBU

Do not! Untuk menanggapi candaan Tante Martinna, aku hanya mengulas senyum tipis, mengangguk lalu kembali ke medan tempur. Hehe. Saat itulah Om Dirga dan keluarga datang dengan buket bunga mawar merah jambu yang terlihat elegant dan beberapa kotak Holland bakery yang dari aromanya saja selera makanku sudah langsung fly to the top. Nora langsung menghambur ke dalam pelukanku dan minta gendong. Bagaimana bisa mengelak? Bujukannya terlalu manis dan lucu untuk diabaikan. Hehe.
1020.6K viewsCompletedAdded to Library 556 Times as ara keluarga cemara
Read
+Library
ISTRI WARISAN SANG BILLIONAIRE

ISTRI WARISAN SANG BILLIONAIRE

ucap Gery sekilas melihat ke arah Kemal. Lelaki itu lalu menunjuk dengan jempol ke sebuah Van yang terparkir tak jauh dari sana. Netra Kemal menyipit, dia tak paham apa maksud Gery. Asisten Kayshan lantas melanjutkan penjelasannya. Di dalam Van itu, dia membawa semua keluarga Kamala dari Belanda dan Uzbekistan. Kamala terhenyak. Dia pernah beberapa kali pulang membawa Ken dan Kayshan remaja tapi mereka masih tetap tak bersedia menerimanya.
106.0K viewsCompletedAdded to Library 209 Times as ara keluarga cemara
Show Reviews (11)
Read
+Library
QIEV
Hati-hati di tengah perjalanan membaca, kalian akan oleng. Padahal cluenya bertebaran mengarah sesuai keinginan para ayang tapi ... seperti biasa, di awal-awal kita suka berprasangka ... eeehh tebakannya salah .... Selamat membaca sampai tuntas!
ani nur meilan
Semangattttttt..Hana,sabar,ikhlas semoga menjadi berkah dalam hidup mu,..Kay ingat kamu pernah menaruh harapan pada Hana hanya saja saat itu memang blum berjodoh dan sekarang sudah berjodoh malah dendam yg kamu berikan...
Read All Reviews
WARISAN LUKA DARI BAPAK

WARISAN LUKA DARI BAPAK

tanya Kemala. Emeril langsung berhenti, berganti rumah di sampingnya. "Kamu mau kemana?" tanya Kemala lagi. "Terus, rumahmu yang mana?" "Ikuti saja!" Kemala mendorong motornya menuju rumah di sebelah kanan. Rumah tua yang pagarnya pun sudah hampir roboh. Emeril melongo, lalu menggaruk tengkuk lehernya. Kemala masuk lebih dulu. Bapaknya tampak tengah duduk termenung di depan layar tv. Rupanya ia menemukan remote yang disembunyikan Kemala.
2.3K viewsCompletedAdded to Library 75 Times as ara keluarga cemara
Read
+Library
Rumah Kakek

Rumah Kakek

Ditambah dengan dua kamar kecil yang salah satunya untuk karaoke keluarga dan kamar untuk asisten rumah tangga. “Hebat euy, Gung. Jadi keren begini rumahnya,” ucap ayahku. “Siapa dulu dong, Agung. Hahaha,” balas om Agung berbangga diri. “Walaupun fisik rumah ini sudah berubah, tapi kenangan di sini takkan pernah terlupakan, ya. Banyak kenangan orang tua kita disini,” ibuku menambahkan.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 194 Times as ara keluarga cemara
Read
+Library
Cerai pura pura

Cerai pura pura

Bu Ratih sepertinya sedang berpikir walau akhirnya terucap juga kata terakhir dari ucapannya. "Kita?" Santi mengulang kata itu dengan bingung. "Maksud Ibu siapa? Kita itu siapa, Angga?" "Iyaaalah, siapa lagi. Keluarga kita kan sudah kenal baik sama Ambar dari dulu," Bu Ratih mengelus tas Gucci di pangkuannya, tas yang Santi yakin harganya lebih mahal dari gaji honorernya selama setahun.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 32 Times as ara keluarga cemara
Read
+Library
Tahanan di Ranjang Sang Letnan

Tahanan di Ranjang Sang Letnan

Udara pagi yang lembap menebarkan aroma tanah dan bunga kenanga dari taman belakang. Dari jendela kamar, Cempaka dapat melihat mobil keluarga Rembrandt telah disiapkan di halaman depan. Jarak wilayah keluarga Rembartd dengan ibu kota keresidenan memang cukup jauh. Pantas jika mobil yang disiapkan untuk datang ke pesta malam nanti.
104.4K viewsCompletedAdded to Library 163 Times as ara keluarga cemara
Read
+Library
Aku Nyerah, Mas! Silahkan Ikuti Kemauan Ibumu

Aku Nyerah, Mas! Silahkan Ikuti Kemauan Ibumu

Aku mengangguk sambil membawa baju kotor yang siap di eksekusi, segera kumasukkan baju satu-persatu ke mesin cuci. Setelah itu, kakiku kuseret menuju ruang ramu, mengintip dari balik cendela depan. Netraku melihat kepergian mereka bertiga, layaknya sepasang keluarga yang bahagia. Sudah sesuai kalau aku menjuluki mereka dengan sebutan keluarga cemara. Apalagi ditambah Ibu mertua yang sering pergi bersama mereka, julukan itu cocok sekali.
976.0K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as ara keluarga cemara
Show Reviews (24)
Read
+Library
Wijayanti Djatmiko
maaf yq thor..padahal cerita di awalnya cukup menarik....tp kenapa endingnya spt dipaksakan.. maaf . awalnya rumit dan berbelit belit....tp endingnya simpel banget bahkan lakon utamanya tidak diberi kesempatan bahagia dan menemukan cinta yang. lain.... keluarga cemara trutama suaminya dpt azab
Septi Wahyuni
bagus tapi kenapa rasanya sebel dan nyesek aja jadi wanita tetep pasrah gitu mulu... udh di perlakukan nggak adil sama mertua jg suami.. nggak banget buat aq yang jadi wanita... juga yg jadi kakak ipar tega2nya juga jadi musuh dlm selimut... menjijikan...
Read All Reviews
Ayo Bercerai, Tuan CEO Terhormat!

Ayo Bercerai, Tuan CEO Terhormat!

Camelia berpikir sejenak, pilihan yang sulit. Danar masih menatap Camelia, menuntut sebuah jawaban atas pertanyaannya. Dengan ekspresi sedikit tidak enak Camelia menjawab, “Kalau malam ini aku tidak bisa, Kak. Aku ada acara keluarga.” Benar, keluarga Wijaya atau keluarga Rainer bukan hanya sekedar keluarga karena pernikahan, melainkan keluarga yang telah membesarkan, mengayomi dan melindunginya sejak kecil.
1085.7K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as ara keluarga cemara
Read
+Library
Dicampakkan Setelah Melahirkan

Dicampakkan Setelah Melahirkan

Sulis cemberut mendengar perkataan Embun–yang menggodanya. Seketika tawa pecah di antara mereka. Tidak ada kecanggungan diantara mereka. Mereka saling melempar canda. Mereka adalah potret keluarga cemara. Potret sebuah keluarga yang saling menyayangi dan mengasihi. . . . . Di tempat yang berbeda.
1036.5K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as ara keluarga cemara
Read
+Library
Kebangkitan Klan Phoenix

Kebangkitan Klan Phoenix

Hutan Cemara—atau Violent Forest, seperti yang dikenal penduduk lokal—muncul di hadapan mereka seperti tembok hitam yang mengancam. Pohon-pohon cemara tinggi menjulang ke langit, rapat dan gelap, seolah menolak siapapun yang berani masuk. Angin dingin berhembus di antara batang-batang pohon, menciptakan suara desisan yang terdengar seperti bisikan-bisikan peringatan. "Tempat ini selalu membuatku merinding," gumam Emma, tangannya mencengkeram pinggang Kiran lebih erat saat Gallileon melambatkan langkahnya untuk memasuki hutan.
109.5K viewsCompletedAdded to Library 381 Times as ara keluarga cemara
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status