Satu Kali Lagi, Mas
jawab Ralin serak, tapi tegas.
“Tapi kenapa dia sampai nangis, Ma? Dia gak mau dengerin penjelasan aku sedikit pun, langsung lari,” cecar Prana, mulai naik satu oktaf.
Ralin menatap Lastri, kening berkerut bingung. Lastri yang duduk di kursi sebelah ranjang menatap Prana, mengangguk kecil pada Ralin.
“Biar Mama yang jelasin, Pran,” potong Lastri, mengambil alih. “Mamamu kondisinya belum baik buat bicara panjang-panjang. Tensinya bisa naik lagi nanti.”
ตอนยอดนิยม