JODOHKU GURU GALAK
"Hei, Nata. Jangan biarkan bayangan lama mengaburkan pandanganmu. Kamu lihat itu? Dia Nadira, bukan Abhirama. Ayo, buktikan kalau kamu sudah pulih. Ingat dengan baik, ya. Kamu sudah pulih. Kamu bisa menguasai diri. Kamu sudah sembuh, Nata."
Kata-kata itu menggema dalam benaknya. Dengan gemetar, Adhinata membuka matanya perlahan setelah Adrian menyingkirkan tangannya. Ia menarik napas panjang, lalu berdiri.
"Nadira! Kamu bisa!" teriaknya lantang, membuat beberapa penonton menoleh ke arahnya.
Hot Chapters