Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
AKU BUKAN BENALU

AKU BUKAN BENALU

Aku mencondongkan badanku ke depan dan membisikkan sebuah rahasia yang selama ini aku tutup-tutupi. "Ibu tahu, sebenarnya yang tidak subur adalah Mas Dimas. Aku berbohong mengenai hasil dari dokter karena aku tidak ingin Mas Dimas down dan terpuruk." kulihat wajah syok ibu mertua. Aku menampilkan senyum kebahagiaan dan membisikkan lagi kata-kata yang membuatnya semakin terlihat marah "Terima kasih ibu mertuaku tersayang, karena sudah memberikan jalan untuk terlepas dari anak laki-laki kesayangan ibu." "Sialan kamu Ning, cepet pergi dan tinggalkan rumahku. Aku tidak percaya dengan semua yang telah kamu tuduhkan kepada anak laki-lakiku." Ibu mendorongku hingga terjatuh dan berteriak marah.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai ayahku bukan pembohong
Baca
+Pustaka
Di Antara Bos dan Bayinya

Di Antara Bos dan Bayinya

"Kamu seharusnya memikirkan itu sebelum berbohong! Aku bahkan tidak tahu siapa kamu." "Aku tidak berbohong tentang semuanya. Namaku Aura. Umurku tujuh belas tahun. Aku bukan dari Ibu Kota, melainkan dari kota kecil dan aku tidak punya tempat tinggal." "Aku tidak peduli. Aku tidak bisa menerima pembohong." "Pikirkan tentang Naren. Apa yang akan terjadi padanya?" "Aku akan cari orang lain untuk merawatnya."
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai ayahku bukan pembohong
Baca
+Pustaka
Perjanjian Terlarang

Perjanjian Terlarang

“Aku tidak punya pilihan. Kau berbohong kepadaku." Demikian pengakuan dari pria tersebut. Bohong besar! Moreau benar – benar frustrasi menghadapi situasi seperti ini. Dia telah berjuang mati – matian menyembunyikan kebenaran. Namun, pada akhirnya ... Abihirt berhasil menemukan cara untuk menerobos masuk; sebagai seseorang paling asing, walau pria itu membawa rasa sakit yang tak akan pernah hilang di dalam diri Moreau.
1031.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 698 kali sebagai ayahku bukan pembohong
Baca
+Pustaka
Kekasih Hatiku Sang Tokoh Kedua.

Kekasih Hatiku Sang Tokoh Kedua.

"Aku tidak berbohong." "Anda berbohong pada diri Anda sendiri," Elaria membalas, matanya dipenuhi air mata. "Anda datang mencari saya, tapi Anda menolak alasan kenapa Anda datang. Anda membohongi diri Anda bahwa Anda baik-baik saja tanpa saya. Anda berbohong bahwa Anda tidak goyah." Kaelion terdiam. Ia tidak bisa menyangkalnya. Semua yang dikatakan Elaria adalah kebenaran yang pahit. Ia memang seorang pembohong.
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai ayahku bukan pembohong
Baca
+Pustaka
EUFORIA

EUFORIA

“Nggak juga, kok. Aku serius, tahu. Coba kamu berpikir sekali lagi. Mikirnya lebih jauh. Kita semua pembohong.” “Gue rasa lo ada benarnya. Berarti, lo juga pembohong?” Sambil memiringkan kepala dan tampak berpikir, Kiana menjawab, “Iya, dong. Aku pembohong. Aku, kamu, kita semua di dunia ini adalah pembohong.” “Bukannya pembohong itu sangat busuk di mata orang-orang?” “Benar, Adrian. Karena orang-orang yang menganggap kebohongan hanya kebusukan itu adalah mereka yang nggak bisa jadi seorang pembohong terhormat.”
1013.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai ayahku bukan pembohong
Baca
+Pustaka
Anomali Dunia Darma

Anomali Dunia Darma

Aku masih belum terima semua yang terjadi. “Itu karena, ayahku.. dia.. sudah…” terbata-bata, kalimatku terhenti. “Dari mana kau tahu?” seolah mampu membaca rangkaian kata selanjutnya. “Pak Darma..” lunglai. Kulengkapi kalimat yang tidak sempurna. “Mungkin saja dia berbohong.” “Tidak.” “Kau tidak boleh percaya begitu saj_”
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai ayahku bukan pembohong
Baca
+Pustaka
KELAMBU MERAH JAMBU

KELAMBU MERAH JAMBU

Ciaaat, ciaaat, ciaaattt! Aku nggak percaya. Apapun yang dia katakan aku nggak akan percaya. Ada ya, pembohong yang kata-katanya benar? Nggak, kan? Oke, mungkin dia mau mengatakan tentang sesuatu yang penting tapi jujur, aku nggak bisa begitu saja mempercayainya. Nggak. Nggak. Nggak. Jangankan percaya, mendengarkan pun aku nggak mau. Ya ampuuun! Memangnya, selama ini dia pernah berbicara jujur? Nggak, kan? I am Detective ANA am not I? Kalaupun aku bersikap baik, mengalah dan mengerti itu karena tuntutan penyamaran. Nggak lebih. "Nggak, nggak usah diomongin sekarang!" sergahku masih emosional, "Besok aja diomonginnya, aku capek. Ngantuk, mau tidur!"
1020.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 575 kali sebagai ayahku bukan pembohong
Baca
+Pustaka
Kebohongan Busuk Suamiku

Kebohongan Busuk Suamiku

cecar Gendis. Dalam hati wanita itu menyimpan kekecewaan terhadap Mbok Lastri. Ia marah kenapa baru sekarang mantan asisten rumah tangga orang tuanya bicara kebenaran ini? “Maafkan si Mbok ya, Non. Mbok sama sekali tidak bermaksud begitu. Sebenarnya, si Mbok mau cerita semuanya. Tapi ....” Mbok Lastri meneguk ludah, bibirnya kembali kelu ketika akan memberikan penjelasan. Bayangan masa silam kembali berkelebatan di pikirannya. Rasa trauma itu kembali hadir, membuat wanita paruh baya itu gemetar.
6.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai ayahku bukan pembohong
Baca
+Pustaka
Bintang Tenggelam

Bintang Tenggelam

Arkan cepat tanggap dan bodoh nya aku tidak bisa membuat alasan yang tepat karena aku adalah spesies yang tidak bisa bohong, jika ingin bohong selalu ketahuan. nasib! "Apaan sih Ar!" celetuk ku dengan berusaha mengelak pernyataan nya itu. "Udah lah gausah bohong, Aku udah tau semua tentang kamu sejak kecil kamu tuh ya orang nya gabisa bohong ke orang!" ucap Arkan dengan terkekeh "Apaan sih Ar..Aku..Aku emang seperti kelihatan orang lagi berbohong ya?" ucap Ku terbata bata.
9.93.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai ayahku bukan pembohong
Baca
+Pustaka
Aku Pertama Tapi ke-2 di Hati Suamiku

Aku Pertama Tapi ke-2 di Hati Suamiku

Sahut suamiku sembari melontarkan senyum padaku. " Klien apa klien..." Sindirku. " Ya klien dong bu. Jangan mikir aneh - aneh deh. Mentang - mentang ini hari libur terus ibu curiga gitu? Curiga kalau bapak bohong?" " Cuma nanya kok..." Sahutku dengan malas. Ya, malas berdebat dengan seorang pembohong. Seorang pembohong akan terus merasa apa yang di lontarkan adalah benar.
1012.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 445 kali sebagai ayahku bukan pembohong
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status