Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Pohon Ingatan (The Memory Tree) Di pusat hutan, berdiri sebuah pohon raksasa yang batangnya tampak bercahaya perak di bawah sinar rembulan. Penduduk desa menyebutnya "Pohon Gema". "Pohon ini tidak hanya menyimpan oksigen," jelas seorang tetua desa, keturunan Nara. "Ia menyimpan setiap tawa dan tangisan yang pernah dilepaskan di bawah naungannya. Jika kalian kehilangan imajinasi, kalian harus meminum getah dari pohon ini melalui telinga kalian—dengan cara mendengarkan bisikannya."
965 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as baca under the oak tree
Read
+Library
Insinyur Termalas Dari Dunia Lain

Insinyur Termalas Dari Dunia Lain

Dia butuh langit. Dengan novel yang dibawanya—lebih sebagai tameng dari dunia daripada untuk dibaca—dia menyelinap ke taman belakang. Di bawah naungan pohon oak besar yang daunnya berbisik lembut ditiup angin, dia menemukan tempat yang sempurna. Rumputnya lembut dan bersih, dirawat dengan sempurna oleh tangan-tangan yang dia tahu pemiliknya.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as baca under the oak tree
Read
+Library
Moonbound Deception

Moonbound Deception

"We're almost there." We stop at a small clearing where sunlight can enter freely. In the middle of the clearing stands a very large old oak tree, its branches reaching high into the sky. Wild flowers grow around the base of the tree, creating a beautiful colorful carpet. "This place..." I whisper, mesmerized. "It's so beautiful." Kael releases his grip on my hand and walks a few steps away. When he turns to face me, his facial expression is very serious, but his eyes shine with emotion I can't identify.
1.2K viewsCompletedAdded to Library 38 Times as baca under the oak tree
Read
+Library
Bayangan Dalam Pandang

Bayangan Dalam Pandang

Sebuah pohon oak yang sangat besar memamerkan kemegahannya pada setiap orang yang melihat. Rindangnya begitu memayungi dan memanjakan siapapun yang duduk di bawahnya. Saat ini pun aku merasa bagai ditimang-timang oleh kesejukan yang dihadirkan oleh pohon ini. “... Aku mengantuk... Sampai kapan aku harus di sini...?”, batinku.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 120 Times as baca under the oak tree
Read
+Library
Penguasa Tujuh Benua

Penguasa Tujuh Benua

panggil Lan Xiaoyan. Oak berdiri tegap. "Sebagai prajurit baruku, aku punya misi penting untukmu," ucapnya. Lan Xiaoyan berbisik di telinga keledai itu. Entah apa yang mereka bicarakan tiba-tiba saja Oak berlari kencang dengan api semangat membakar. Semua orang menatapnya sampai menghilang di ujung lorong. "Aku mencium bau-bau masalah." Lao Zhan bergumam.
1019.0K viewsOngoingAdded to Library 646 Times as baca under the oak tree
Read
+Library
Bunga Perang Shogun Tokugawa

Bunga Perang Shogun Tokugawa

Di bawah pohon mapple berdaun rindang, Andrew menghisap cerutu sambil membuka buku Shakespearenya. Sesekali pandangannya ia lempar ke hamparan laut di depan sana. Udara musim panas cukup sejuk dengan rintik-rintik gerimis yang membasahi tanah pelabuhan Edo sore itu. Tapi, berlindung di bawah pohon maple yang rimbun, membuat gerimis tidak bisa menerobos membasahi Andrew dan bukunya.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 124 Times as baca under the oak tree
Read
+Library
Diam-Diam Menikmati

Diam-Diam Menikmati

Namun, yang tidak ia sadari adalah bahwa Luna sebenarnya berada di atasnya, duduk di atas salah satu dahan pohon Oak yang besar. Luna dengan santai memetik buah Oak, salah satu favoritnya selama tinggal di pulau. Buah itu jika direbus memiliki rasa yang lezat, dan ia tidak ingin melewatkan kesempatan untuk mengumpulkannya. Saat hendak memasukkan hasil petikannya ke dalam tas, Luna melirik ke bawah dan melihat Jacob berdiri tepat di bawah pohon. "Dia mengikutiku lagi?" pikirnya sambil tersenyum kecil.
9.9116.3K viewsCompletedAdded to Library 4.7K Times as baca under the oak tree
Read
+Library
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Lena menatap langit dan berkata, “Mungkin dunia ini belum selesai. Tapi untuk pertama kalinya… aku merasa siap menulisnya bukan karena aku harus, tapi karena aku ingin.” Dan di detik itu juga, kota menumbuhkan satu pohon besar di tengahnya. Bukan dari tanah, tapi dari suara. Suara yang pernah dibaca dan didengarkan. Pohon itu berdaun kata, berbatang paragraf, dan berakar pada kesadaran. Di bawah pohon itu, tidak ada yang terburu-buru menyelesaikan cerita. Karena kali ini, mereka tahu:
2.7K viewsCompletedAdded to Library 91 Times as baca under the oak tree
Read
+Library
Omega Kesayangan Tuan Alpha

Omega Kesayangan Tuan Alpha

Aroma pinus dan tanah lembap bercampur dengan bau samar serigala di kejauhan. Kia bersandar pada batang pohon oak tua, lengannya disilangkan di dada, punggungnya menempel kulit kayu. Ia tampak seolah memang tercipta untuk berada di sini—gelap, tenang, dan penuh perhitungan, dengan senyum puas yang khas mengembang di sudut bibirnya. Malam ini hutan adalah papan caturnya, setiap bayangan adalah bidak yang potensial untuk digerakkan.
1.0K viewsCompletedAdded to Library 27 Times as baca under the oak tree
Read
+Library
Ei-Bree My Betelgeuse

Ei-Bree My Betelgeuse

Vyas Cornanilaerebuselevi lestari
Dia mungkin sedang merenungi komentar Mama saat ini. Tapi dari anak tangga kedua sebelum menuju puncak, aku melihatnya duduk dengan tidak nyaman di window seat. Atap gramble membuat kepalanya mengantuk jendela kaca yang rendah dan punggungnya harus dibungkukkan sedemikian rupa mengikuti kemiringan dinding. Sebuah buku terbuka di pahanya. Bree membaca kata per kata dengan lambat dan pelan. Setiap kali menemui pengucapan yang rumit alisnya akan berkerut tegang dan mulutnya berkerucut bingung.
104.4K viewsCompletedAdded to Library 135 Times as baca under the oak tree
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status