KEMBALINYA SANG RATU
Babak di mana Madrasah Langit akan menjadi jembatan antarbudaya, tempat di mana setiap jiwa dapat menemukan kembali arti kehidupan yang sejati, dan setiap perbedaan menjadi kekuatan yang menyatukan, bukan memisahkan.
Saat hari mulai berganti, Lintang mengirimkan pesan terakhir melalui ponselnya kepada komunitasnya di Buton, menyatakan bahwa meski ia telah menimba pengetahuan dari negeri yang jauh, hatinya selalu kembali pada rumahnya. “Aku akan pulang,” tulisnya, “untuk menanam kembali benih-benih yang telah aku kumpulkan di tanah yang penuh doa. Karena di sana, di Buton, setiap serat tanah, setiap bisikan angin, adalah saksi atas janji yang tak akan pernah terlupakan.”