Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hello, Nanny!

Hello, Nanny!

Perempuan muda dengan apron cokelat, wajahnya oval, dan rambutnya dikucir kuda. “Uhm… apa yang bisa saya pesan?” Perempuan muda itu menoleh ke belakang punggung dan menunjuk papan yang tertulis menu-menu. Bakso, mie ayam, siomay dan sejenisnya tertera di sana. “Saya tidak lapar. Ada kopi?” “Ada. Mau kopi rasa apa?” “Kopi hitam tanpa gula.” Perempuan muda yang bisa Reyga taksir berusia 20an mengangguk. “Oke sebentar ya, Pak.”
1086.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai background coklat muda polos
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Eliyen Author
Bab-bab awalnya nendang banget! Komedinya lucu. Ceritanya warming buat heart-heart yang sedang galau sama hidup. Ini novel recommended banget dibaca sebelum kerja, istirahat kerja, pulang kerja, sebelum tidur. Interaksi Reyga-Kael-Kalla bikin senyum-senyum terus. ,,,^^
Yoshi Dwi Ramadani
hai kak beb, br baca cerita ini gegara liat chap terakhir ceritamu di hello, husband. semoga aku bisa nyelesain ini, penasaran Ama cerita Kalla n om Reyga hehe... awal chapter aja udah menarik hati,, semangat berkarya terus kak beb...<3
Baca Semua Ulasan
Ibu Susu Bukan Pengganti

Ibu Susu Bukan Pengganti

"Foundation pilih warna ini. Bedak sesuaikan dengan warna kulitnya, light." "Concealer sesuaikan dengan warna bedak." "Warna alis lebih cocok coklat." "Warna eye shadow bisa natural tapi pilih yang bisa menajamkan mata dan dia tidak cocok pakai eye liner." "Maskara boleh." "Blush on pilih warna merah muda, agar kulit putihnya semakin menonjol, tidak pucat." "Lipstik, merah muda atau bisa ... oranye. Contour lebih cocok ini."
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai background coklat muda polos
Baca
+Pustaka
SEKAR (Gadis yang Dinodai Kakak Ipar)

SEKAR (Gadis yang Dinodai Kakak Ipar)

Selalu nuansa coklat kayu juga dominasi warna cream, sampai seprainya pun coklat muda polos. Seketika mataku tertahan pada meja coklat mengkilap bahan kayu jati di sudut. “Sekar, kamu tetap di sini. Nenek tinggal sebentar.” “I-iya, Nek.” Sekilas terlihat Nenek tersenyum. Aku sampai berbalik melihat punggungnya keluar. Apa Nenek sengaja membawaku untuk lihat ini?
1021.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 743 kali sebagai background coklat muda polos
Baca
+Pustaka
Cinta Masa Muda (Young Love)

Cinta Masa Muda (Young Love)

tanya Jerry lalu menghampiri kekasih cantiknya itu. "Hem ...Aku bingung pake apaan, acaranyakan nggak formal ya, tadi Aku pake gaun, entar Aku yang heboh sendiri, jadi ...pake yang sederhana saja" jawab Yasmin. "Cantik gini kok sayang, bajunya kita serasi, bawa longcoat yah, di luar dingin" puji Jerry, karena hari ini Yasmin memakai pakaian dengan warna yang senada denganya, Dia memakai kemeja warna cream dan celana hitam.
1011.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 406 kali sebagai background coklat muda polos
Baca
+Pustaka
CATATAN UNTUK SENJA

CATATAN UNTUK SENJA

Percakapan konyol tentang sebatang cokelat, sampai percakapan itu menjadi sebuah kenyataan. 'Kalo kamu pilih cokelat almond ini, kamu akan bahagia, Ja. Dan, kalo kamu pilih cokelat hazelnut, kamu akan terus tertawa.' 'Kalo gitu, Senja akan pilih cokelat kacang rasa mint aja.' 'Kenapa?' 'Karena Senja udah cukup bahagia, selama Senja berada di dekat Langit. Jadi, Senja nggak perlu mencari kebahagiaan lain dari cokelat almond dan cokelat hazelnut ini.'
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai background coklat muda polos
Baca
+Pustaka
Ibu Sambung Untuk Anakku

Ibu Sambung Untuk Anakku

"Bener juga. Yaudah yang tipis itu aja, Lin, ujung-ujungnya juga dibuang, nih undangan." "Nah, paham maksud aku kan, sekarang?" lirik Lintang ke Galaksi. "Yaudah, Mas, yang coklat susu ini aja, warna hurufnya coklat tua ya, kebetulan nuansa acara dan seragam juga coklat. Iya kan, Lak?" "Iya, Sayangku." Tidak ada perdebatan alot. Good. Galaksi bisa merasa tenang.
1022.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 627 kali sebagai background coklat muda polos
Baca
+Pustaka
Halalkan Aku Saat Hilal

Halalkan Aku Saat Hilal

"Heh Bapak lo juga kali Mas!" Design ulang tahun dengan warna Coklat dan Cream, sepertinya memang warna favorit sang Ayah. Pasalnya bukan hanya Rumah pribadi saja dicat dengan warna itu, namun semua kontrakan milik Burhan Perpaduan warna Cream dan Coklat. *** Keesokan harinya
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai background coklat muda polos
Baca
+Pustaka
Kesandung Cinta Dokter Brondong

Kesandung Cinta Dokter Brondong

goda Radit saat Nirmala masih menatapnya dengan tajam yang tentu saja berakhir dengan cubitan mesra dilengannya yang dia yakini akan menimbulkan lebam. “Aku serius, Dit nanti kalau salah bahan kan bahaya.” “Aku juga serius, yang coklat boleh tapi yang dark ya, coklat hitam kamu tahukan?” Nirmala mengangguk lalu Radit melanjutkan, “kamu bisa buat puding coklat kurma, kalau mau pakai susu juga boleh tapi susu segar yang tawar ya, gulanya juga pake gula jagung itu.”
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 301 kali sebagai background coklat muda polos
Baca
+Pustaka
Suami Lumpuh Mendua, Mantan Mengejar Kesempatan Kedua

Suami Lumpuh Mendua, Mantan Mengejar Kesempatan Kedua

Apakah kesesakan hatinya selama ini telah membuat Zevanya kehilangan standar yang jelas tentang sosok seperti apa yang pantas dilamunkan? “Mi, lihat deh, tadi ada seorang paman memberi kami ini.” Zosia memamerkan tiga batang cokelat berbungkus warna ungu tua dengan pita pink di ujungnya. Sekali lihat saja, Zevanya langsung menyadari itu coklat kesukaannya. Dan saat ini ada di genggaman Zosia dengan dua varian rasa. Satu adalah varian yang berisi kacang walnut, sedangkan dua lagi yang hanya rasa susu.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai background coklat muda polos
Baca
+Pustaka
Batas kesabaran seorang istri!

Batas kesabaran seorang istri!

Tak sampai lima menit ia kembali lagi dengan tiga kantong palstik di tangannya. “Ini Mbak, ada tinggal tiga warna lagi. Mocca, tosca dan putih.” Aku meraih bungkus yang berisi gamis warna mocca. Modelnya cantik, panjangnya pun pas denganku saat aku tempelkan di bagian depan dadaku. Hanya saja warnanya tak cocok di kulitku. Terlalu gelap. Aku meraih plastik yang berwarna tosca itu lalu kembali aku hamparkan dan mendekatkannya di tubuhku.
1075.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai background coklat muda polos
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status