Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terjerat Hasrat dan Obsesi Tuan Kendrick

Terjerat Hasrat dan Obsesi Tuan Kendrick

"Oke, ayo pergi." Di taman, suasana terasa lebih tenang daripada yang dia bayangkan. Aroma bunga-bunga yang bermekaran memberikan sedikit kenyamanan. Mereka berjalan di sepanjang jalur setapak, dan Kendrick mengambil beberapa bunga liar untuk disusun menjadi buket kecil. "Kamu tahu, Ibu selalu bilang kalau bunga adalah simbol harapan," kata Serena, menatap Kendrick. "Mungkin itu benar."
103.9K viewsCompletedAdded to Library 77 Times as bagai sekuntum bunga di taman
Read
+Library
Bintang untuk Angkasa

Bintang untuk Angkasa

Dia hanya mendengus kesal, dan membuatku makin tertawa geli, juga lantas merasa puas karena telah berhasil membuatnya cemburu. Kepalaku mendongak, menatap rumah berlantai dua dengan cat warna biru langit yang terkesan cerah dan segar di depanku. Sebenarnya, aku pernah sekali datang ke rumah ini, yaitu saat Angkasa harus mengambil kaus seragam basketnya yang ketinggalan saat kami berada di perjalanan menuju sekolah. Itu dulu sekali, saat awal-awal Angkasa mengantar-jemputku, dan juga saat dia dan ketiga teman dekatnya belum pensiun dari ekstrakurikuler basket. Yang menarik saat aku memasuki gerbang rumah ini, adalah taman bunga yang berada di samping rumah, persis seperti taman yang dirawat o
9.870.2K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as bagai sekuntum bunga di taman
Read
+Library
DIAM DISANGKA BABU, BERGERAK JADI RATU

DIAM DISANGKA BABU, BERGERAK JADI RATU

Lagi pula, aku hanya suka dengan taman karena ada beragam bunga. Taman adalah tempat ketiga yang kami kunjungi hari ini setelah kafe. Menarik tangan Falen menuju pohon rindang untuk duduk bersamanya. Aku menyilang kaki, lalu menyandarkan kepala pada bahunya. Aroma parfum menyeruak menusuk hidung. "Kamu bakal ninggalin aku suatu hari nggak?" Pertanyaan itu terlontar begitu saja.
1033.1K viewsCompletedAdded to Library 761 Times as bagai sekuntum bunga di taman
Read
+Library
Terjerat Cinta Mas Lurah

Terjerat Cinta Mas Lurah

Tak hanya itu, bunga - bunga itu di susun membentuk beraneka ragam bentuk seperti love, bintang, dan lainnya. Di sana juga ada sebuah terowongan yang di tutupi oleh bunga air mata pengantin. Pemandangan yang sangat indah itu, tentu tak mungkin di lewatkan begitu saja. Mereka berdua nampak mengambil beberapa foto berdua di taman bunga itu. "Mas nemu tempat kayak gini dari mana? Tapi kok sepi sih, Mas?" Tanya Kinan. "Sepi lah, Dek. Ini kan belum di buka untuk umum. Kebetulan Mas kenal dengan pengelola taman ini dan pernah lihat postingan dia." Jawab Aksa.
843 viewsOngoingAdded to Library 32 Times as bagai sekuntum bunga di taman
Read
+Library
Pak Theo, Nyonya Pergi Berkencan Lagi

Pak Theo, Nyonya Pergi Berkencan Lagi

"Oke." Keduanya menuju ke paviliun di tengah taman. Di sebelahnya ada telaga buatan kecil dengan bebatuan serta air mengalir dan angin sore membawa ikal uap air, dikelilingi oleh bunga-bunga yang mekar di musim ini dan aromanya tercium di hidung. Kayla menatap bunga-bunga itu. Dia tidak mempelajari bunga dan tidak tahu apa namanya, hanya merasa bunga-bunga itu indah dan anggun.
9.6576.4K viewsCompletedAdded to Library 18.4K Times as bagai sekuntum bunga di taman
Show Reviews (172)
Read
+Library
Pricilia Preicy
Terima kasih byk thor sdh UP byk tetap semangat dlm berkarya ya thor, ku berharap Siska akan kembali mencintai Ray apalg dgn smua pengorbanan yg Ray lakukan berharap Ray & Siska akan kembali bersama, Menikah lagi & punya anak yg sehat Happy Ending semoga yaa thor kabulkanlah
Binjhe NurJanah
Aku baru baca sampai bab 95, bab ke berapa Theo mulai gak nyebelin? Dia sama sekali gak nunjukin ke Kayla kalo dia sayang ke Kayla. Tapi selalu bikin emosi Kayla dengan selalu belain raline. Udah sampai bosen bacanyaaaaa, tapi penasaran kapan Theo sadar dan gak akan bela raline lagi????
Read All Reviews
Menjadi Tawanan Pangeran Rubah

Menjadi Tawanan Pangeran Rubah

Emma duduk termenung di taman. Matanya menatap hamparan bunga yang bermekaran rapi, warna-warni yang seharusnya menenangkan. Namun pikirannya justru melayang jauh, kembali ke dunia manusia. Dunia yang dulu ia kenal dengan sangat baik.
10594 viewsOngoingAdded to Library 13 Times as bagai sekuntum bunga di taman
Read
+Library
Jalan Menuju Jodohku

Jalan Menuju Jodohku

Saat ini Amel sedang berada di sebuah taman yang indah, penuh dengan bunga-bunga mekar yang banyak. "Indah sekali, taman apa ini. Rasanya baru pertama ini aku lihat, atau memang sudah ada lama tapi aku baru tahu ya," gumam Amel sambil terus berjalan, dia melihat sekelilingnya.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as bagai sekuntum bunga di taman
Read
+Library
DERITA WAJAH JELEK

DERITA WAJAH JELEK

Waktu berlalu, Bara akhirnya melihat taman bunga yang tak jauh lagi. “Taman bunga! Akhirnya sampai juga.” Pemandangan taman bunga memang indah. Berbagai varian bunga dengan warna yang cantik menghiasi sekelilingnya. Namun, Bara tak peduli dengan semua itu. Dia hanya fokus mencari tempat servis yang memang tak jauh dari taman bunga. Hatinya yang sudah mengeras sulit untuk dilunakkan kembali. Meski lingkungan sekitarnya terlihat ramai dengan banyak orang bersantai di sana, Bara tetap tidak tergerak hatinya.
103.1K viewsCompletedAdded to Library 96 Times as bagai sekuntum bunga di taman
Read
+Library
ITOPERA

ITOPERA

Bapak satpam hanya tersenyum dan mempersilahkan gadis itu masuk ke dalam. Luna kembali melangkahkan kaki menelusuri taman depan gedung sekolah. Suara kicau burung mulai terdengar di atas pohon flamboyan. Kupu-kupu terbang mengitari bunga aster yang tumbuh di pinggiran jalan setapak.
92.3K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as bagai sekuntum bunga di taman
Read
+Library
Kisah Cinta Sang Mafia

Kisah Cinta Sang Mafia

Mungkin hanya tinggal menunggu waktu sampai ia tumbang. Pagi itu Celeste mencoba berjalan-jalan kecil di taman samping rumah yang dipenuhi berbagai macam jenis bunga. Sebenarnya dari kemarin ia sudah tertarik dengan taman ini. Namun baru kali ini ia punya kesempatan menikmatinya langsung. Biasanya ia hanya memandanginya dari jendela kamarnya. Kebetulan taman ini terlihat langsung dari kamarnya.
1014.5K viewsCompletedAdded to Library 375 Times as bagai sekuntum bunga di taman
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status