Lelaki Pilihan Surga
“Ra, kamu punya enggak sarung atau apalah. Yang bisa kak Kei pinjam dulu, sambil mengeringkan pakainnya. Kasihan. Dia basah kuyup, hanya untuk bisa sampai di sini tepat waktu.”
“Cit, kamu tahu kan, di rumah ini kami semua perempuan. Enggak ada laki-laki, jadi enggak ada pakaian laki-laki.”
“Nak, bukannya ada celana panjang dan kemeja, yang kamu beli kemarin? Rencana untuk kado suami tante Dewi. Tapi batal kamu kasih karena kekecilan. Kayaknya cocok deh, untuk calon menantu ibu, itu?” sela ibu Sinta.
Bab Populer