Anak Rahasia Sang Kepala Mafia
Sarapan berantakan dengan tangan kecil yang belepotan selai, matahari terbenam di tepi laut, siang yang mengantuk dengan bayi yang tertidur di dadaku.
Melihat semuanya, aku menyadari sesuatu. Cinta itu tidak kembali sekaligus. Dia dibangun kembali, perlahan-lahan, momen demi momen hingga suatu hari aku menengadah dan melihat rumah pernikahan kami berdiri lagi, lebih kokoh dari sebelumnya.
Kali ini, bukan karena kewajiban, bukan karena kebiasaan, atau keputusasaan.