Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Janu: Tahap Awal

Janu: Tahap Awal

Batu itu cocok dengan apa yang diinginkan Rangin. Sementara Malya menemukan sebuah informasi menarik tentang sebuah batu raksasa yang seringkali tersambar petir apabila hujan tiba. Dikatakan bahwa potongan dari batu itu sangat bertuah dan ketika dibawa terasa sangat ringan. Batu raksasa itu ada di pinggiran Desa Telang di daerah timur dari Bhumi Mataram. Untuk bahan tongkat, Wulung menemukan informasi tentang kayu walikukun. Kayu itu ada di wilayah timur Bhumi Mataram, tumbuh tersembunyi di wilayah hutan jati yang luas.
9.135.8K viewsOngoingAdded to Library 1.4K Times as batu raksasa
Read
+Library
CINTA INI BUTA

CINTA INI BUTA

pekiknya lalu berlari mendekati orang yang terkena tendangan botol bekas itu. "Maaf, Mas! Saya tidak sengaja!" ucapnya panik saat melihat baju pria di depannya ini basah terkena tumpahan sisa-sisa minuman di botol yang ditendangnya. "Maaf, maaf! Lihat nih, basah!" sungut pria itu sambil menunjukkan bajunya yang basah. "Iya, Mas! Saya tidak sengaja!" gugup Riana melihat tatapan pria itu ia bergidik takut.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as batu raksasa
Read
+Library
RUSAK

RUSAK

Sarah sebenarnya lelah, namun Sarah tidak mampu berhenti. Sarah menuju sebuah bangku panjang di tempat itu, bangku yang biasa dipakainya berjemur. Sarah membaringkan tubuhnya di sana sambil melipat tangannya di atas perut. Langit masih menjadi satu-satunya hal yang dia lihat saat ini. Tiba-tiba seekor burung gereja hinggap di bangku sebelahnya. Ya, di sana ada dua bangku. Bangku milik Nindi berada persis di sebelahnya.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as batu raksasa
Read
+Library
Mata Elang

Mata Elang

Lanjut warga berikutnya adalah seorang bapak-bapak setengah tua sudah duduk di depan meja Anthony. “Nak Anthony, bapak punya banyak paku berkarat seperti ini bekas pembangunan rumah 20 tahun yang lalu. Apakah bisa paku ini dijadikan uang?” tanya bapak itu sambil meletakan ember diatas meja 1 ember kecil penuh paku. “Sangat bisa, Pak. Saya timbang dulu ya pakunya,” pinta Anthony. “Iya!!! Silahkan Nak,” sahut bapak tersebut.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 317 Times as batu raksasa
Read
+Library
Gelang Langit

Gelang Langit

"Tapi perasaan terdalam. Yang bahkan sering tidak kita sadari sendiri." Langit mulai berubah warna saat mereka mencapai punggungan terakhir. Di ujung jalur sempit itu, terlihat sebongkah batu raksasa berwarna perak kusam, berdiri tegak seperti monolit yang dibentuk waktu. Sekelilingnya, tanah retak dan terbelah, seakan batu itu jatuh dari langit dan menghantam bumi. "Itu dia," Rakasura menunjuk. "Batu Pemantul."
1.9K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as batu raksasa
Read
+Library
Membuang Bulan Demi Batu Biasa

Membuang Bulan Demi Batu Biasa

Langkahnya semakin cepat, hingga hampir berlari menuju pusat kota. Di sana ada sebuah galeri kecil. Di etalasenya tergantung karya Emma dengan harga 1 miliar. Oscar berdiri di depan kaca etalase, menatap lukisan itu. Tiba-tiba, dia mengayunkan tinjunya dan menghantam kaca etalase dengan keras!
3.3K viewsCompletedAdded to Library 81 Times as batu raksasa
Read
+Library
Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku

Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku

Seluruh wilayah dewa kuno seolah-olah ikut berguncang, memicu gempa yang mengerikan. Detik berikutnya, pupil Afkar menyempit. Terlihat sebuah tubuh raksasa yang sangat besar perlahan muncul. Saat sosok itu sepenuhnya terlihat di hadapan Afkar, dia mendengus dengan keras. Itu adalah tubuh batu raksasa yang mencapai ribuan meter. Tubuh mengerikan itu serta tekanan yang seolah-olah mampu menekan segalanya, bahkan lebih mengguncang daripada dewa kuno dalam legenda mana pun.
9.51.1M viewsCompletedAdded to Library 35.1K Times as batu raksasa
Show Reviews (92)
Read
+Library
Raden Arya
saya do'akan penulis novel ini diberikan kesejahteraan dan kelancaran dalam hidupnya, juga kepada para pembaca setia. izin promosi ya kak... bagi yang suka novel dengan alur mafia dan balas dendam. yuk mampir ke novel Balas Dendam Putra Mafia Terkuat. terimakasih...
Adelia
izin promosi cerita kak judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku.
Read All Reviews
Melahirkan Anak Untuk Pangeran

Melahirkan Anak Untuk Pangeran

Tanah bergetar. Gempa kecil terjadi. Di hadapan kami, ada sebuah batu raksasa yang besarnya hampir menyerupai sebuah bukti. Batu itu ternyata bukan batu, tetapi naga yang tertidur dengan menelungkupkan sayap-sayap besarnya. Dan kini naga itu bangun dan berjalan ke arah kami. "Kau takut, nona?" Tanya Erwin.
106.9K viewsOn holdAdded to Library 179 Times as batu raksasa
Show Reviews (5)
Read
+Library
Liza Harmon
Hai para pembaca yang baik hati. Jika kalian menyukai buku ini, mohon follow author ya :) Karena satu follow dari kalian sangat memberikan rasa percaya diri dan semangat untuk author dalam berkarya. Terima kasih.
Buttercup Princess
Thor, saran Blurb-nya diganti aja. Tau deh keknya Blurb gitu buat narik pembaca kan? Padahal novel ini ceritanya jauhhhhhh lebih banyak dari sekadar harem2-an. Ada cerita naga2an, kutukan, ritual sesat, persaingan selir, perebutan tahta, balas dendam, sihir, sampe Dewa-dewi pun ada.
Read All Reviews
Sasakala

Sasakala

Mata Pak Rawa melotot Nyimas tertawa lepas, diikuti Hasta. Pak Rawa juga ikut tertawa melihat gigi Hasta yang hitam akibat bubuk kopi. Suara ketiga orang itu sengat keras mendominasi suara obrolan orang-orang yang sedang beristirahat di warung kopi. Belum ditambah lagi suara uap air panas yang keluar dari lubang kecil meramaikan suasana. Sampai ada seorang yang masuk tak disadari Nyimas dan Hasta.
9.82.9K viewsCompletedAdded to Library 101 Times as batu raksasa
Read
+Library
Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz

Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz

Kabut debu perlahan naik dari balik bukit batu. Lalu sesosok makhluk raksasa muncul dari balik tebing. Tingginya hampir sepuluh meter. Kulitnya berwarna abu-abu gelap. Dua tanduk besar melengkung di kepalanya. Matanya bersinar merah seperti bara api. Laqisha langsung mengernyit. “Raksasa…” Penatua Embun Senja mengangguk pelan. “Raksasa kuno.”
104.7K viewsCompletedAdded to Library 163 Times as batu raksasa
Read
+Library
PREV
1234569
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status