Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Dewa Turun untuk Mencintaiku

Sang Dewa Turun untuk Mencintaiku

Sebuah cahaya biru redup mendadak muncul dari ujung jemarinya. ​Sebelum Maisa sempat memprotes tindakan nekat itu, Bima membisikkan sebuah mantra kuno dalam bahasa langit yang tidak dimengerti manusia. Seketika, Maisa merasakan gelombang rasa kantuk yang luar biasa berat menyerang kesadarannya. Tubuhnya limbung. Bima menangkapnya dengan sisa tenaga yang ada, lalu membaringkannya perlahan di sofa ruang tunggu kamar tersebut.
470 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai bima x dark mode
Baca
+Pustaka
Kontrak Cinta Dengan CEO Dingin

Kontrak Cinta Dengan CEO Dingin

Yang ada ia malah terhipnotis dengan mata indah berwarna hitam gelap itu. "Saya minta maaf karena mama, kamu masuk rumah sakit," ucap Bima yang terlihat sangat serius. "Lain kali kalau mama memberikan minuman atau apapun yang membuat kamu nggak nyaman di tolak saja," imbuh Bima tegas.
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai bima x dark mode
Baca
+Pustaka
Pembantu VS Istri Sah

Pembantu VS Istri Sah

Saat sedang memilih dasi yang cocok untuk setelan jas berwarna dark grey, tiba-tiba saja Bima muncul dari pintu utama kamarnya dengan bertelanjang dada dan hanya memakai handuk kecil di pinggangnya. Bima terlihat tampan dengan rambut basah yang acak-acakan, serta butiran air yang masih membasahi dada bidangnya menandakan ia baru saja selesai mandi. Tanpa sadar, Sekar malah memandangi pria itu cukup lama hingga ia tersadar saat mendengar suara jam pintar yang berbunyi tepat pukul tujuh pagi. "Maaf," ucapnya lalu bergegas menuju pintu kedua untuk keluar dari sana.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai bima x dark mode
Baca
+Pustaka
Suami Pilihan Kakek

Suami Pilihan Kakek

Batin Bima gelisah. ***
9.870.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai bima x dark mode
Baca
+Pustaka
Sentuhan Pembalasan

Sentuhan Pembalasan

Sarah mencoba menyuntikkan cairan itu ke panel saraf utama di dinding koridor, sebuah upaya untuk menyebarkan gas penawar ke seluruh sistem ventilasi Eden. Namun, sebelum tangan Sarah menyentuh panel, sebuah bayangan hitam melesat dari kegelapan. Bima muncul, namun penampilannya kini mengerikan. Wajahnya tertutup masker logam hitam yang menyatu dengan kulitnya, dan tangannya kini berbentuk cakar obsidian. Dengan satu gerakan cepat, Bima mencengkeram pergelangan tangan Sarah hingga terdengar bunyi tulang yang retak. "Maafkan saya, Nyonya Besar," suara Bima terdengar seperti gesekan batu. "Tapi perintah Tuan Muda adalah mutlak. Tidak boleh ada gangguan pada proses integrasi."
10815 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai bima x dark mode
Baca
+Pustaka
Malam Pertama dengan Kakak Suamiku

Malam Pertama dengan Kakak Suamiku

"B–Bima?" Begitu lelaki bermata gelap itu menemukan spot duduk Azlaea dan mendekat, secara otomatis Anna dan Dimas izin keluar penuh sadar diri. Azalea mengerjap kebingungan dan gugup, tapi Anna hanya memberi dua jempol sebagai dukungan. Maka di sinilah Bima, duduk santai dengan kedua tangan menyelip di saku celana jogger yang dipakainya.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai bima x dark mode
Baca
+Pustaka
CEO ITU AYAH ANAKKU

CEO ITU AYAH ANAKKU

Tanpa ada cahaya. Awalnya Nasha mengira karena memang Bima sudah tidur. Makanya ruangan itu gelap. Dan sepi. “K Kamu belum tidur?”suara Nasha pelan hampir tidak terdengar “Aku nunggu kamu.” jawab Bima pelan “Nunggu istri yang terlalu sibuk, untuk pulang ke rumah.” katanya dingin dan pedas. “Bima menarik nafas, menaruh tas kecilnya di meja. “ jangan mulai mengajak ribut, aku capek, aku lelah.” katanya
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai bima x dark mode
Baca
+Pustaka
Dark Circle

Dark Circle

kata Jingga dengan penuh perhatian. Wanita itu tersenyum ramah. Tanda suka dengan sikap Jingga. **** Matahari telah tenggelam beberapa waktu silam. Gelap telah menyapa. Tanda jam istirahat tubuh telah tiba. Jingga telah merebahkan tubuhnya di ranjang kamarnya. Menatap langit-langit kamar yang putih bersih itu. Bip... Bip... Suara handphone Jingga membuyarkan lamunan Jingga.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai bima x dark mode
Baca
+Pustaka
My Future Huby

My Future Huby

Zea menyesal tidak mendengarkan Amel, ia bahkan berpikir buruk tentang sahabatnya itu. Jake Jeans Bima terlihat kebesaran di tubuh Zea, jaket yang biasanya pas di tubuh sang pemilik. Kini justru terlihat seperti dres untuk Zea. Panjang Jaket Bima bahkan sampai kelututnya. Zea membuka pintu perlahan, ia melihat Bima yang bersandar di tembok sambil menutup mata. Wajah Bima terlihat lelah, matanya berkantong juga berwarna hitam. Pertanda ia kurang tidur.
9.42.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai bima x dark mode
Baca
+Pustaka
Mutiara Sang Rahwana

Mutiara Sang Rahwana

Bima segera turun dari mobil, membukakan pintu untuk Tiara lalu membuka kap belakang, mengeluarkan koper kecil milik Tiara dan menentengnya masuk. “Ayo, masuk! Atau kamu mau diam di sana saja semalaman,” ucap Bima saat melihat Tiara mematung. Tiara segera berlari-lari kecil demi menyejajarkan langkah Bima. Bima membuka sebuah kamar yang langsung membuat Tiara terpesona. Untuk ukuran laki-laki, kamar Bima termasuk sangat apik. Nuansa hitam putih lebih mendominasi. Warna favorit Tiara.
1010.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 317 kali sebagai bima x dark mode
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status