Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mata Biru | Jejak Albino Yang Tertinggal

Mata Biru | Jejak Albino Yang Tertinggal

"Nggak apa-apa, kok Nak. Yuk, kita makan, keburu ayamnya dingin." Juna mengangguk mantap, lalu mulai menyendok nasi ke dalam mulutnya dengan lahap. Riri sendiri hanya duduk di seberangnya, mengaduk-aduk makanannya tanpa benar-benar berselera. Pikirannya masih melayang. Setya… Tatapan pria itu tadi ... Cara ia terkejut saat mendengar julukan Mr. Albino. Dan sekarang, mata anaknya yang berwarna biru.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai bintang kecil dilangit yang biru
Baca
+Pustaka
Pelukan Kedua Di Bawah Langit Yang Sama

Pelukan Kedua Di Bawah Langit Yang Sama

Elang menunjuk gambar. "Oh...." Alfi mengangguk-angguk. "Nah, semakin dekat, semakin banyak bagian kapal yang terlihat." Alfi mengangguk-angguk walau belum benar-benar paham. "Jadi bumi kita... bulat?" Alfi memastikan. "Betul." Elang mengangguk. Alfi berpikir keras beberapa detik. "Bumi kayak... bakso?"
1016.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 640 kali sebagai bintang kecil dilangit yang biru
Baca
+Pustaka
Thanks For My Happy Ending

Thanks For My Happy Ending

"Langit nggak kenal Kak." Bintang sedikit termangu memikirkan siapa yang dimaksud Langit, dan untuk apa mencari Ibu dan Kakaknya. ‘Itu apa, Kak ?" Tanya Langit memperhatikan kantong yang dibawa Bintang. "Ini gorengan tahu, kamu mau ?" Bintang tersadar dari lamunannya, dia menawarkan isi dalam kantong itu kepada Langit. "Mau, Kak" Dengan semangat Langit membuka isi kantong plastik itu dan memakan tahu itu dengan lahap, Bintang hanya tersenyum tipis melihatnya.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai bintang kecil dilangit yang biru
Baca
+Pustaka
Langit dan Bumi

Langit dan Bumi

ucap Wirya sambil tersenyum. "Ah, kata-kata itu," kata Kania senang, sejenak melupakan sakitnya. "Siapa tadi, Biru?" ulang Kania tak percaya. "Itu nama yang Mas siapkan selama ini. Langit Biru Dewandana, gimana Dek?" "Kania suka sekali namanya. Makasih ya Mas?" "Mas berharap anak kita selalu bahagia seperti langit biru yang menentramkan," ucap Wirya penuh syukur.
1012.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 419 kali sebagai bintang kecil dilangit yang biru
Baca
+Pustaka
Pacarku CEO yang Posesif

Pacarku CEO yang Posesif

Lelaki pemilik rumah tersebut hanya memandangi gadis yang dimintanya untuk menjadi pacarnya itu. "Aku pamit pulang dulu ya," ucap Sinta menatap Biru sekejap dan langsung menyalakan motornya namun, sayang Biru mematikan mesin motor Sinta dan menarik gadis itu agar turun dari motornya ke dalam dekapannya. Sinta terkejut, ia ingin melepaskan diri namun Biru malah mempererat pelukannya. "Nanti dulu, temenin aku makan," ucap Biru yang memperkenalkan dirinya sebagai Langit.
1012.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 412 kali sebagai bintang kecil dilangit yang biru
Baca
+Pustaka
Benih Bintang dan Perang Galaksi

Benih Bintang dan Perang Galaksi

Alvin masih belum menyadari apa yang terjadi kali ini, ia masih terlena dengan mimpi panjang yang seakan tidak pernah berakhir. Mimpi yang ia alami malam itu sangat aneh, namun terasa nyaman. Di alam bawah sadar yang sulit untuk dikendalikan itu, Alvin berada di sebuah wilayah asing dengan lingkungan organik yang serba biru. Rumput berwarna biru, batu-batuan di tempat itu juga berwarna biru, bahkan cahaya matahari di sana pun berwarna biru, berbeda dengan bumi yang memiliki cahaya cenderung putih dengan sedikit kekuningan kala pagi dan sore hari. Di tempat itu Alvin sendirian, benar-benar tanpa seorang pun yang menemani. Saat Alvin melihat ke atas, tampak langit cerah malam hari yang juga be
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai bintang kecil dilangit yang biru
Baca
+Pustaka
Bintang Tenggelam

Bintang Tenggelam

' Gumam ku sambil tersenyum dan terkekeh menatap langit langit kamar ku yang berisi dengan bintang bintang di atap kamar ku. 'kenapa dia se khawatir itu?' Aku hanya bisa tersenyum sendiri dengan memeluk guling dan Juga berusaha memejamkan mata agar bisa tidur kembali. 'Good night Arkan, semoga mimpi indah," *** "Apa? Aishhh...dia begitu arogan dan dingin tapi aslinya dia sangat baik dan menarik," ucap Arkan dengan mengacak acak rambut nya dan tersenyum senyum sendiri di atas ranjang Kasur nya.
9.93.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai bintang kecil dilangit yang biru
Baca
+Pustaka
Bukan Pengasuh Biasa

Bukan Pengasuh Biasa

Langit membuka pintu kamar setelah menendang pakaian Jingga ke bawah ranjang, agar tidak terlihat oleh Biru. "Iya, Biru. Ada apa?" tanya Langit menyunggingkan senyuman kepada anak tirinya itu. Sepertinya saat ini Langit sudah bisa mengatakan kalau Biru adalah anak tirinya, sebab dia dan Jingga sudah menjadi pasangan suami istri yang seutuhnya. "Nanti ciang Bilu mau es klim," jawab Biru. Langit menepuk keningnya, bagaimana bisa anak kecil itu mengatakan sekarang kalau mau es cream. Padahal dia mau makannya siang nanti.
1010.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 373 kali sebagai bintang kecil dilangit yang biru
Baca
+Pustaka
NAMA PEREMPUAN YANG KAU SEBUT DALAM DOA

NAMA PEREMPUAN YANG KAU SEBUT DALAM DOA

” Dan di tengah kehancuran itu, satu percikan kecil biru melayang, menari pelan di udara, lalu menghilang di balik cahaya fajar yang menembus reruntuhan laboratorium. Beberapa waktu kemudian—tak jelas berapa lama—di kota yang jauh dari reruntuhan proyek, seorang anak kecil duduk di bawah pohon, memandangi langit yang baru saja hujan. Ia memungut batu kecil berwarna biru dari tanah, yang berpendar lembut di telapak tangannya. “Aneh…” katanya sambil tersenyum. “Cantik banget.”
1023.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 468 kali sebagai bintang kecil dilangit yang biru
Baca
+Pustaka
Sang Kekasih Berambut Merah

Sang Kekasih Berambut Merah

Mata seperti kristal zamrud itu memindai melintasi ruang atap yang sangat besar dan memperhatikan perpaduan halus dari berbagai warna biru. Bahkan para tamu berbaju biru. Ada kobalt, lapis, berry, biru, dan admiral yang semuanya dicampur dengan jumlah perak, emas, dan putih yang berbeda. Dia mendongak dan bingung melihat langit yang gelap seperti cat paling hitam dengan miliaran bintang yang berkelap-kelip. Rasanya seperti seseorang telah menumpahkan bak penuh glitter di atas kanvas hitam. Bibir kemerahan itu terbuka sedikit karena kagum.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai bintang kecil dilangit yang biru
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status