KEPINCUT CINTA IDOLA
)
ARI
(“Lah? Ngapain kamu butuh gituan? Kamu udah ganteng. Aktor nomor satu di negeri ini. Pake bedak gituan bisa dihinggapi dedemit yang ada.”
BIMA
(“Dari kampungku ada, Kak. Mau?”)
ARRASSO
(“Mau! Mau! Mau! Ayo, ke Torka!”)
BIMA
(“Tapi tumbalnya manusia.”)
ARI
(“Ya, Tuhan!”)
ARRASSO
(“Tenang, Ari siap ditumbalkan.”)
Yang kontaknya bernama Ari mengirimkan stiker bermotif dukun. Nami terkekeh membaca obrolan mereka. Karena hanya obrolan konyol semata, Nami tidak merasa harus menyampaikannya pada Mas Dirga.
Hot Chapters