Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pelabuhan Terakhir

Pelabuhan Terakhir

Ya AllAh, Gus. "Gus," refleks aku berlari ke arahnya dan meraih tubuhnya kemudian membalikkan badannya. Bibirnya sangat pucat, tubuhnya gemetar dan kedua tangannya berdarah. Pecahan cermin adalah bukti bagaimana usaha kerasnya selama beberapa saat tadi. "Ca." "Iya Gus, ini Caca." Aku menangis melihatnya tak berdaya.
9.9124.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.7K Beses bilang blood: the last vampire
Read
+Library
Bloody Girl

Bloody Girl

Ia terlihat bahagia melihat kematian seseorang. "Selanjutnya," kata Eunsok sambil menolehkan kepalanya. Pria bertubuh besar itu menggelengkan kepalanya beberapa kali. "Tolong berikan aku kesempatan, Tuan!" Namun pria berpakaian hitam langsung membuka sedikit pintu ruangan itu, lalu mendorong salah satu pria tubuh besar. Eunsok tertawa lagi, kali ini ia mengambil ponselnya. Lalu mulai mengambil video dari kejadian mengerikan yang ada di depan matanya. Kedua pria yang ada di dalam ruangan itu sudah tergeletak di lantai dengan berlumuran darah.
102.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 76 Beses bilang blood: the last vampire
Read
+Library
Keturunan Terakhir

Keturunan Terakhir

"Apa katamu.. Jadi aku kerasukan Siluman Ular..?" "Ia Dira.. Tunggulah disini dan jaga anak kita.." "Baiklah Burhan, berhati - hatilah kamu menghadapinya." * Saat Siluma Ular itu terbang melesat dari tubuh Dira... Ia terbatuk sembari mengeluarkan segumpal darah kental dari mulutnya.. Berwana merah kehitaman di sertai bau busuk yang menyengat..
1014.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 574 Beses bilang blood: the last vampire
Read
+Library
The Lunar

The Lunar

Di atas genangan darah, dua orang yang dia cintai sudah tak bernyawa lagi. Matt adalah salah satu vampir yang ikut dalam tragedi malam itu. Dia berdiri mematung saat melihat Selena dari kejauhan. Tangannya penuh dengan darah manusia, namun wajahnya masih bersih tak ada noda merah sama sekali. “Ayah … ibu ….” Selena terisak sembari memeluk tubuh ibunya. Sedangkan ayahnya terbujur kaku di sampingnya.
1051.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang blood: the last vampire
Read
+Library
Eclipse Blood : Pertarungan Manusia dan Halfwolf

Eclipse Blood : Pertarungan Manusia dan Halfwolf

Suara gelas dan tawa pelan bercampur dengan aroma alkohol di bar pinggiran kota. Beberapa pria duduk berbicara, tapi percakapan yang paling membuat bulu kuduk berdiri adalah tentang Eclipse Blood. "Eh, lu dengar ga kabar terakhir?" tanya seorang pria paruh baya. "Akhir-akhir ini banyak halfwolf mati di hutan," sahut temannya. "Mungkin dewa yang menanganinya, hahaha..."
438 viewsOngoingIdinagdag sa Library 13 Beses bilang blood: the last vampire
Read
+Library
Miliknya Di Antara Dua Dunia

Miliknya Di Antara Dua Dunia

Vault Mengamuk Dengan pengorbanan Nyssa, Vault Seraphine kini mencapai kestabilan penuh. Retakan mentalnya sembuh total. Mahkota dalam dirinya sepenuhnya terisolasi. Energinya kini bersih dari interfensi Zevalhar. “Aku kembali... penuh.” Seraphine kini menjadi The Blood Sovereign — penguasa Vault murni. Pertempuran Terakhir Dimulai Seraphine berdiri menghadap Zevalhar yang kini setengah pincang. “Kau memaksaku ke ujung kehancuran, Zevalhar.”
101.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 22 Beses bilang blood: the last vampire
Read
+Library
The Werewolf's Bride

The Werewolf's Bride

Hari ini kelas malam selesai pukul delapan malam. "Masih ada waktu ke toko buku." gumam Liora. Buku yang Liora tunggu-tunggu sudah terbit. Seri kedua dari novel fantasy dengan tokoh utama pria seorang vampir dan tokoh utama wanita seorang putri duyung. Dua makhluk yang sangat berbeda itu melewtai jalan dan cobaan yang berliku sebelum akhirnya bersatu. Dan seri kedua ini menceritakan tentang anak mereka, seorang pangeran duyung berdarah vampir. Liora sudah tidak sabar untuk membaca buku itu, membayangkannya saja dia sudah bisa menebak jika buku kedua ini akan lebih kejam, lebih kelam, lebih menegangkan dari seri sebelumnya.
101.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 50 Beses bilang blood: the last vampire
Read
+Library
Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Elan berdiri tegak. Reva mengucapkan satu kalimat terakhir sebelum ia menancapkan pisau itu ke jantungnya sendiri: “Jangan biarkan desa ini jatuh lagi... Jangan biarkan darahku jadi sia-sia.” Darah Reva menyembur ke udara tapi tidak jatuh ke lantai. Ia terserap ke udara, ke dinding, ke pisau itu sendiri yang melayang dari genggamannya. Tubuh Reva jatuh, tapi tak terdengar suara. Ia menghilang, lenyap jadi debu merah.
101.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 39 Beses bilang blood: the last vampire
Read
+Library
Suamiku Karakter Game

Suamiku Karakter Game

"Minumlah! Darahku. Bukankah darah itu seperti air bagimu? Jika kau tidak meminum darah, kau akan kehausan, kan? Bukankah itu sama saja dengan membiarkanmu mati perlahan?" Tubuh besar Aezar bangkit berdiri dengan cepat, nyaris menyenggol Ara. Tatapannya berubah tajam, mata merahnya memancarkan kemarahan bercampur kepanikan. "Ara!" teriaknya, suaranya menggema di udara pagi yang dingin. "Apa kau kehilangan akal sehatmu? Kau ingin mati? Kau tahu apa yang terjadi jika aku mencicipi darahmu, kan? Vampir tidak pernah berhenti menghisap sebelum manusia kehabisan darah! Dan aku..." Aezar mengalihkan pandangannya, suaranya mengecil. "Aku... tidak pernah meminum darah manusia sebelumnya."
102.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 72 Beses bilang blood: the last vampire
Read
+Library
PREV
1234569
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status