Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
My Precious Baby

My Precious Baby

“Ibu guru, katanya kita harus menghormati orangtua kita yang bekerja.” Janu mengangguk-angguk. “Aba suka kalungnya.” Ucap bocah itu kemudian. “Syukurlah, jangan dilepas ya..” Alba mengangguk lagi, kemudian ada hening sampai bocah itu kemudian menatap mata Janu. “Kalau Aba kangen Mom, boleh tidak Dad?”
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 300 kali sebagai boboiboy tok aba
Baca
+Pustaka
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

swooosh— swooosh— Tiba-tiba Lin Boa melompat dan mendarat tepat di kepala He Sura—secara harfiah. Kakinya melingkari dada gurunya, dan kedua gundukannya menekan wajah He Sura hingga hampir menutupi seluruh hidung dan mulut. “Masterrrrr!!! Masternya aku hebat sekaliii!! Hahahaha!! Ummmmuaaaahhh—!!”
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai boboiboy tok aba
Baca
+Pustaka
Cinta Abu-Abu

Cinta Abu-Abu

Lalu tanpa aba-aba ia melempar bola itu kembali. Dan… Bugh! Masuk tepat ke tangan Clinton. Sorakan makin pecah. “WOOOO!” “Cocok banget!” Clinton tertawa puas. Sementara Fanya pura-pura biasa aja meski jantungnya berdetak sedikit lebih cepat. Di sudut lapangan lain Brian sedang duduk sendiri dekat gudang olahraga.
265 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6 kali sebagai boboiboy tok aba
Baca
+Pustaka
Aduh, Bosku Bucin

Aduh, Bosku Bucin

BAb 36 “Dia tidak mengenaliku,” ujar Asoka mengulang pernyataannya. “Tapi dia mengenaliku,” seru Bintang dan Asoka mengedikan bahu. “Aku malas bertemu dengannya, bilang saja aku sibuk.” Bintang serius dengan ucapannya, ia berbalik hendak kembali ke ruangan. Asoka menahan dengan memegang tangannya. “Aku tidak berhak menyuruhmu, tapi temui dulu.”
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai boboiboy tok aba
Baca
+Pustaka
Suamiku Mabuk JANDA Kaya Raya

Suamiku Mabuk JANDA Kaya Raya

Hal itu membuat Reno tambah mempermainkannya. Rasa ketakutan yang sangat disukainya. Memandang remeh mangsanya. "Sebentar lagi aku akan menikmati tubuhmu sayang. Jadi tenang ya, nikmati perlahan lahan" bisiknya dengan nafas tersendat, tertahan. Menahan gelojak yang membara. "Nanti kamu pasti suka dan ketagihan. Hahaha,,," seringainya semakin membuat Luna makin tak berdaya.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai boboiboy tok aba
Baca
+Pustaka
Kesombonganmu Kubayar Tunai

Kesombonganmu Kubayar Tunai

Namun, Bik Sumi malah mengedikkan bahu lalu memilih pergi. “Bu, Ibu itu nggak pandai bohong. Mendingan sekarang ibu bilang aja kenapa ibu baru pulang dan ….” Tiba-tiba ia melihat lenganku yang kututupi dengan telapak tangan. “Ya Tuhan, Bu, ini kenapa? Kenapa luka-luka begini?” Ibu nggak pa-pa, kan?” “Ibu nggak pa-pa. Ibu sempat jatuh aja tadi.”
1048.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai boboiboy tok aba
Baca
+Pustaka
MY BABY

MY BABY

"Usep Kak Titi. Nyanyiin." "Aduh, Kak Titi gak bisa nyanyi. Kalau lagunya Nina Bobok boleh?" "Chocho bukan anak kecil lagi! Chocho sudah besar!" Ngomongnya dah gede tapi sambil merengut manja. Menggemaskan betul, My baby satu ini. Aku mencubitnya gemas. "Mau lagu apa?" "Kebelet," sahutnya polos. "Chocho kebelet pipis?"
9.810.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 332 kali sebagai boboiboy tok aba
Baca
+Pustaka
Lovely BASTARD

Lovely BASTARD

"Sudah lama aku tidak melihatmu. Kau kemana saja?" Arabella menopang pipi, tatapan matanya terlihat sayu. "Pekerjaan, Babe. Aku free hari ini." Bobby mengangguk-anggukan kepalanya seakan paham. Lelaki itu melenggang begitu seseorang mencarinya, meninggalkan Arabella berkutat dengan wishkeynya—nampak menikmati setiap tegukkan yang menjalar di tenggorokannya.
9.819.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 711 kali sebagai boboiboy tok aba
Baca
+Pustaka
Dekapan Panas Empat Suami Binatang Perkasa

Dekapan Panas Empat Suami Binatang Perkasa

"Apa?" "Bobo. Jika Zero seperti ini tandanya dia terjebak dalam ilusi bola kaca ini, kan?" "Hm..." jawab Bobo terdengar malas. Violet sedikit mendengus padanya. "Tapi kenapa dia tak menjawab saat kupanggil? Dia Beastmen tingkat SS. Harusnya keluar dari jebakan ilusi seperti ini mudah baginya untuk keluar." Bobo terdiam sejenak, lalu menguap sebelum akhirnya menjawab. "Hoam... entahlah. Mungkin dia sendiri tak mau keluar padahal tahu itu hanya jebakan."
1016.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 651 kali sebagai boboiboy tok aba
Baca
+Pustaka
Aku Tak Bodoh

Aku Tak Bodoh

Kutinggalkan Alex dan Ling Ling untuk mencari Dahlan, si anak Mami versi keras. "Woi biawak, suka kali ko gangguin Boboho. Paten deket lah kalo maen tu," ucapku tak suka sambil mendorong badannya hingga terjatuh. "Apa pulak kau yang heboh, cewekmu rupanya si Boboho?" balas Dahlan kala itu dengan berdiri cepat dari jatuhnya. "Kawanku itu. Gosah ko apa-apain lagi dia ya. Awas ko, kapan nggak be**k malam, nggak ku kawani ko."
9.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai boboiboy tok aba
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status