Di Ranjang Majikanku
Binar mengambilnya, membawa kain itu ke wajahnya, lalu menghirup dalam-dalam sambil memejamkan mata.
Aroma Bhaga masih melekat kuat. Campuran sabun mandi, sedikit keringat, dan wangi khas tubuh yang selalu membuatnya lemah. Binar memejamkan mata dengan tarikan napas yang mulai memberat, membayangkan Bhaga sedang memeluknya dari belakang seperti biasa.
“Aku kangen banget…” bisiknya dengan suara bergetar.