Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jadi Cantik Setelah Dimaki Burik

Jadi Cantik Setelah Dimaki Burik

Semua yang ada di kamar terkejut mendengar uacapan Agha. "Maksud kamu apa, Gha?" tanya Bu Sastro tak mengerti. "Mana ada sakit yang dibuat sendiri? Itu namanya menyakiti diri sendiri," lanjut wanita paruh baya itu sambil mengusap lembut perut Almira. "Kamu salah makan?" tanya Bu Sastro. "Enggak. Mas Agha itu yang bikin aku sakit." Sasti hanya berdiri termangu. Ia ingin keluar tapi dikode Rizky untuk tetap tinggal.
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai bokura ga ita
Baca
+Pustaka
Bos Dingin Itu Mantan Kekasihku

Bos Dingin Itu Mantan Kekasihku

gerutunya pelan. Merasa ada seseorang yang berjalan melewatinya, Hanifa semakin menundukkan kepala. Dan benar saja. Orang itu adalah Shaka. “Bubur ayam satu,” pesan Shaka kepada penjual bubur. “Kerupuknya double.” Mendengar itu, seketika bubur di tenggorokan Hanifa terasa bagaikan duri yang menusuk. Ucapan Shaka seolah menyeretnya kembali pada masa lalu.
10933 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai bokura ga ita
Baca
+Pustaka
Bukan Simpanan CEO

Bukan Simpanan CEO

kilah Yuka. “Yaaa, siapa yang tau. Abis kayaknya waktu itu broken banget lo,” Aneth yang berada di tengah perdebatan itu melirik pada Yuka sekilas. “Udah, udah... makan dulu, yuk. Nanti pada lapar. *Itadakimasu,” Mama Yuka menengahi perdebatan kedua pria dewasa itu. (*Itadakimasu dibaca itadakimas = selamat makan)
1029.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 985 kali sebagai bokura ga ita
Baca
+Pustaka
Cintamu Bohong, Ya?

Cintamu Bohong, Ya?

Layar ponsel Raka menyala, sebuah notifikasi pesan muncul. Aku meraih ponsel itu dan melihatnya. Kontak pertama di WhatsApp-nya tidak diberi nama, hanya foto profil seekor kucing betina seksi. Begitu kubuka profil kontak itu, deretan foto Maya langsung terpampang. Isi percakapan mereka juga sangat mesra. [Kak Raka~ enak nggak di kantor tadi?] [Dasar gadis manja, kamu benar-benar mau membuatku gila.]
5.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai bokura ga ita
Baca
+Pustaka
Kabur Saat Masa Iddah

Kabur Saat Masa Iddah

Tangannya menggenggam segelas jus mangga, aku hanya bergumam menyahutinya sambil mengunyah. “Kenapa sekalian nggak masuk aja samasekali?” Antania terkekeh sambil menyedot habis jus mangganya. Entah kenapa melihat wajahnya, aku semakin tidak bisa menikmati sisa baksoku yang ada di atas meja. “Ni, aku mau nanya,” aku bersuara membuat Antania menoleh. “Apa, Nai?” “Jika ternyata kamu anak dari istri kedua, perasaanmu bagaimana?”
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai bokura ga ita
Baca
+Pustaka
Koma

Koma

RIMBA "Bisa nggak nulis kisah orang lain aja, jangan kisah gue, muak gue bacanya males juga nginget masa lalu. Pokoknya bab selanjutnya harus ganti, tulis kisah lain! Fix no debat!" "Ssssttttt. Iya, gue ganti. Please..... jangan berisik." "Ganti di bab ini! Sekarang juga!" "gimana sih, katanya di bab selanjutnya?"
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai bokura ga ita
Baca
+Pustaka
Bunga Takdir

Bunga Takdir

"Ini anak saya, bu." Yara menengok ke belakang begitu mendengar suara mama. Matanya tertuju pada wanita paruh baya yang sudah berdiri beberapa centi. Mama mengedipkan sebelah matanya, memberikan kode. Yara yang awalnya mengernyit bingung, segera memberi salam pada bu guru yang tidak diketahui namanya. "Cantik anaknya, ya, sama seperti mamanya." Mama tertawa pelan, "bu Wiwi bisa saja. Ya sudah, saya pamit undur diri, Bu. Mari."
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai bokura ga ita
Baca
+Pustaka
STARMOON

STARMOON

goda Louis “Louis berhenti menggodaku aku sudah kesal jangan menambah lagi” “baiklah tapi bisakah aku mendapat meeting kiss” “hah?" “ciuman pertemuan darimu” Louis mengedipkan matanya “wow kau sering merayu wanita seperti ini pasti” cibir alan “aku tidak pernah berkencan selain dengan pria manis disampingku ini” Louis merangkul dan menghilangkan jarak diantara mereka, mengecup bibir tebal itu sekilas “LOUIS!” Alan kaget dan berteriak, ia malu banyak tantara dan juga kusir yang tidak lain Kenaken disini, bisa digoda habis habisan sampai di Dvorets
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai bokura ga ita
Baca
+Pustaka
Bunga Biru

Bunga Biru

Sesuatu yang pelan, hampir tidak terlihat. Seperti bunga yang baru mulai membuka kelopaknya. - Neriel menyimpan bunga kecil itu di tangannya dengan hati-hati, seolah benda sederhana itu memiliki berat yang lebih dari sekadar beberapa kelopak. Alira bersandar di meja kasir, masih memperhatikan dengan ekspresi yang setengah ingin tahu, setengah terhibur. “Jadi,” katanya ringan, “kau datang dari tebing hanya untuk membeli satu bunga yang bahkan tidak kau ketahui namanya?”
10666 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai bokura ga ita
Baca
+Pustaka
Dear Suami Butaku

Dear Suami Butaku

“Ya, kertasnya memang mulai menguning. Tapi isinya cukup bagus.” “Baguslah kalau kamu suka. Yang sekarang kamu baca, apa judulnya?” Bintang menatap sampulnya. “The Girl on The train. Paula Hawkins.” Charles mengangguk. “Maukah kamu membacanya untukku? Aku sedikit lupa dengan plotnya. Sudah lama sekali sejak aku terakhir kali membacanya.” “Kamu benar-benar membaca novel?” Bintang seakan tidak percaya dengan kenyataan itu.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai bokura ga ita
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status