Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Godaan Jin Dasim

Godaan Jin Dasim

Semua sirna! Ita kembali memeluk bantal dan membenamkan wajahnya di sana, dia terisak hingga tertidur dengan wajah yang masih sembab. *** “Assalamu’alaikum, Buk” sapa Ita kepada Ibu-ibu yang sedang memilah sayur di sebuah warung. “Wa’alaikum salam .. ada apa Neng?” “Hum .. mau nanyak. Rumah kontrakan Dinda di mana ya Buk”
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai bokura ga ita
Baca
+Pustaka
Diculik Mertua Duda

Diculik Mertua Duda

Melihat ekspresi Gabriel yang tiba-tiba saja menjadi seperti itu membuat bi Ita sangat kaget. "Non? Non kenapa? Bibi percaya non orang yang sangat baik, bibi percaya non bukan lah sosok orang yang gila harta, bibi yakin non adalah orang yang tepat untuk tuan," ujar bi Ita sambil menggelengkan kepalanya karena tidak percaya melihat ekspresi wajah yang tidak biasanya itu. Gabriel melirik bi Ita yang terlihat panik kemudian ia berdiri sambil berkata "Heheee, aku bercanda bi." Ia kembali menceburkan tubuhnya ke dalam kolam.
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai bokura ga ita
Baca
+Pustaka
SANTET

SANTET

SANTET PAKAIAN DALAM 11 Tepat tengah malam, Ita duduk di kursi menghadap jendela kamar Nining. Ia menaruh meja kecil di depan jendela kamarnya, menempelkannya ke tembok. Di atasnya Ita menaruh cawan yang telah ia isi dengan air, di atas permukaan cawan itu ia taburi bunga. Lalu dengan silet Ita melukai ujung jari telunjuk dan jari tengahnya. Darah menetes ke dalam cawan. Kemudian Ita mengaduk-aduk isi cawan tersebut, sehingga air yang tadinya bening seketika berubah warna menjadi merah. Secuil kemenyan ia bakar, baunya menguar menusuk indra penciuman. Asap itu meliuk-liuk disapu angin. Setelah Itu Ita menutup matanya, menangkupkan kedua tangannya di atas kepala. Mulutnya berkomat-kamit me
9.37.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 287 kali sebagai bokura ga ita
Baca
+Pustaka
Finding the Sun (Bahasa Indonesia)

Finding the Sun (Bahasa Indonesia)

Kata Gita. “Ah gapapa kok Git.” Kata Bima. “Ada yang marah kah?” tanya Gita. Bima terdiam sebentar. “Ka?” tanya Gita lagi. “Engga kok.” Jawab Bima. Gita tersenyum senang mendengarnya. “Kalau gitu gapapa ya kalau aku juga upload foto kakak?” ***
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 325 kali sebagai bokura ga ita
Baca
+Pustaka
Pewaris Kekuatan Alam Semesta

Pewaris Kekuatan Alam Semesta

Kabut mulai surut, meninggalkan mereka terengah di tengah lembah yang kini sunyi. Setelah Ilusi Keheningan terasa berat. Nala masih menggenggam lengan Itachi, wajahnya dipenuhi air mata. “Maaf… aku hampir menyerah…” Itachi menggeleng, mengusap rambut gadis itu dengan lembut. “Kau tidak sendiri. Aku janji… aku akan menghapus kutukanmu. Apa pun yang terjadi.”
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai bokura ga ita
Baca
+Pustaka
Kita dan Cerita

Kita dan Cerita

kata Raina yang berjalan meninggalkan Raynal menuju ruang baa di perpustakaan itu. Raynal melihat buku yang dibawa Raina, sekilas ia bisa melihat judul dan bentuk buku tersebut. Bukankah itu Novel, dan bukan buku untuk mengerjakan tugas. Apakah di Novel itu kita juga bisa mencari bahan tugas? Raynal bertanya tanya pada dirinya sendiri sebelum akhirnya memilih menyusul Raina yang sudah mulain menghilang di balik rak rak buku besar itu.
18.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 605 kali sebagai bokura ga ita
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Om-Om

Terpaksa Menikahi Om-Om

Aoi menemukan Haruka dan Fumie yang tersenyum menatapnya. Happy birthday to you you itsumo arigatou! ( いつも アリガトウ!) Happy birthday to you you happy birthday to you you anata ni okuru basudei songu yo ok? ( あなたに贈るバースディソングよOK? ) Itsumo chikaku ni ite tokubetsu na yume kikasete hoshii kore kara mo yoroshiku purezento mo aru yo omedetou!
9.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 324 kali sebagai bokura ga ita
Baca
+Pustaka
Marga Kuromori

Marga Kuromori

Dongeng tentang bagaimana asal muasal Minra hilang. “Nah, begitu ceritanya. Jadi Minra kabur karena dimarahi oleh Pak Orochi.” Ichida menutupi bahan obrolannya yang panjang—hampir lupa meneriaki nama gadis hilang di telan hutan Kuromori. “Lebih baik kau berteriak sambil menyebut nama gadis tak berperasaan itu,” kesal Kasami yang rela bertahan dengan ocehan Ichida.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai bokura ga ita
Baca
+Pustaka
Aduh, Bosku Bucin

Aduh, Bosku Bucin

BAb 8 “Bos, bangun, bos.” Asoka mendengar suara dan cukup mengusik. Tercium sesuatu di hidungnya membuatnya perlahan terjaga. Mengernyitkan dahi dan memastikan pandangan mendapati orang kepercayaannya berada di kamar. “Kalian ….” “Temen bos, sudah masuk ke kamar cewek itu.” “Hah, kenapa lo malah di sini,” keluh Asoka lalu beranjak duduk dan turun dari ranjang.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai bokura ga ita
Baca
+Pustaka
Setelah Rasa Itu Sirna

Setelah Rasa Itu Sirna

Dia berbalik dengan agak kikuk, lalu berkata, "Jangan salah paham. Itu cuma karena hari itu dia sempat mampir dan mengganti pakaian." Aku menanggapinya tanpa ekspresi berlebih, "Aku mengerti." Renzo mulai terdengar kesal, "Kenapa wajahmu selalu dingin begitu? Kalau kamu memang keberatan, ya sudah, aku nggak usah pergi." Aku tersenyum ringan, seolah menunjukkan kalau aku sama sekali tidak peduli.
5.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai bokura ga ita
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status