Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jerat Pesona Gadis Manja

Jerat Pesona Gadis Manja

protes Arjuna, malah membuat Kejora tertawa pelan. Kejora pikir Arjunanya tidak akan mau diajak berfoto dengan gaya kekinian. “Duck face misalnya,” sambung Arjuna sambil mengerucutkan bibir dan semakin membuat Kejora tergelak, pria itu memposisikan bola matanya ke dalam atau yang sering dinamakan mata juling. “Ih ... jelek ih.” Kejora mengusap-ngusap mata Arjuna agar berhenti menggerakan bola matanya seperti itu.
1051.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai bola mata kanan kedutan
Baca
+Pustaka
Air Mata Suami dan Mertuaku

Air Mata Suami dan Mertuaku

'Jodoh Untuk Anakku' 'Oh, god! Apa wanita itu tidak punya nama?' batinnya. Ia menggeleng sembari tersenyum geli. Merasa lucu saja melihat ibunya. Memangnya seistimewa apa wanita itu, hingga Mama menyematkan nama itu di kontaknya.
5.713.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai bola mata kanan kedutan
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona Vampir Tampan

Terjerat Pesona Vampir Tampan

ujar Demian menunjukkan sisi lemahnya. Shada hanya mematung dan menggigit bibir bawahnya. Sementara sepasang langkah kaki terdengar mendekat dari balik punggung Shada. Shada menunduk, kemudian menggeser tubuhnya ke kanan sehingga memperlihatkan Malta yang datang dengan mata yang terbelalak lebar. Wajah wanita paruh baya tersebut sekarang sudah merah padam.
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai bola mata kanan kedutan
Baca
+Pustaka
Mantiko Sati - Kitab 1: Harimau Dewa

Mantiko Sati - Kitab 1: Harimau Dewa

Teph! Bola mata Mantko Sati membesar, telapak tangan kanan Datuak Marapi berhasil menyusup dan menempel di dadanya. Hanya sepersekian detik saja, seiring seingai halus terukir di sudut bibir Datuak Marapi, dan… Blaar…! Hekh!
9.8104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai bola mata kanan kedutan
Tampilkan Ulasan (41)
Baca
+Pustaka
Srigede Hanif
saya lihat banyak novel baru yang rilis, tapi ko yg Sibunian Tongga terkesan tidak dlirik sama pihak GN,, apakah sesulit itu untuk mnerbitkan novel baru dsini?, babang Tothor ayo dong lebih smangat lagi ngajuinnya biar novel Sibunian Tongga sgera rilis, sdikit kurang sabar nih nunggunya, T.T
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Salah satu pohon randu dihantam dengan pangkal telapak tangannya, Duuugh. Wwrrr...! Pohon itu berguncang, makin lama makin miring dan akhirnya tumbang dalam keadaan akarnya tercabut, mencuat ke atas. Bruuuss....! "Sial!" maki Ki Bwana Sekarat buru-buru mengucal matanya. Tanah akar memercik dan membuat mata Ki Bwana Sekarat kelilipan. Ia sedikit kebingungan menghilangkan tanah yang masuk matanya, sedangkan tiga utusan itu sudah semakin dekat. Mau tak mau sambil mengucal mata, Ki Bwana Sekarat lompatkan badan dan lepaskan tendangan bertenaga dalam cukup tinggi ke arah batang pohon jati.
1028.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 636 kali sebagai bola mata kanan kedutan
Baca
+Pustaka
Pura-Pura Mati

Pura-Pura Mati

Tatapannya menggambarkan pertanyaan besar, ditambah kerutan di keningnya, seolah ingin tahu siapa aku. Bahkan Mas Andra tampak ragu untuk menyambut uluran tangan dariku. "Gak penting!!" sahut wanita yang di sebelahnya. Menarik lengannya agar menjauh dariku. "Aku capek, Mas. Ngapain kamu malah ngurusin nih orang, mending kamu tunjukan di mana kamar kita," omelnya terlihat jelas kekesalan dari raut wajahnya.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai bola mata kanan kedutan
Baca
+Pustaka
Mate

Mate

pesan Icha tanpa mempedulikan kedua Masnya yang menatap sebal ke arahnya. Aku menutup mulutku menahan tawaku yang nyaris meledak. Icha ini benar-benar omongannya selalu benar tapi rada menyakitkan. “Mas-mu ganteng kayak gini kok dibilang gila.” sungut Alfa sebal. “Sudah-sudah. Ayo diselesaikan makannya, jangan saling ledek.” Mama Mas Wira menengahi. Papa Mas Wira hanya memperhatikan dan menggeleng-gelengkan kepalanya.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai bola mata kanan kedutan
Baca
+Pustaka
Mata Ketiga

Mata Ketiga

bisik Cyntia sambil terus berdesis seperti ular. Wanita itu sedang menikmati saat-saat bercinta dengan suaminya tercinta. Pak Bachtiar masih terus bergerak dan semakin cepat. Tanpa suara sedikit pun dan terus menuntaskan tugasnya hingga memuncak. “Uuuhhh ... paaakk ....” kata Cyntia lirih.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai bola mata kanan kedutan
Baca
+Pustaka
Era Baru

Era Baru

seru Barata dengan suara yang tajam. Beberapa pria yang mendapatkan tatapan tajam dari Barata terdiam tak berkutik. Namun, wajah mereka berubah total, ada kedutan kuat di wajahnya terutama di dahinya. Hidungnya juga bergetar saat mereka melihat Barata yang memainkan bola api. Pria-pria ini benar-benar merasakan darahnya mendidih, tapi juga tidak bisa melakukan apa-apa karena mereka melihat kekuatan yang dimiliki oleh Barata, terutama bola-bola api itu. “Sialan!!!” teriak salah satu dari pria yang memiliki kedutan kuat di wajahnya.
1057.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai bola mata kanan kedutan
Baca
+Pustaka
MISTERI GUNDUKAN TANAH

MISTERI GUNDUKAN TANAH

Bulu kuduknya meremang, posisi duduknya pun menjadi tak sesantai tadi. Bermaksud merubah posisi duduk, wajah Nila menoleh ke arah kiri. Blug! Sebutir buah kelapa jatuh tepat disisi kiri Nila. Namun yang menjadi pertanyaan, kenapa buah kelapa itu memiliki sepasang mata?
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai bola mata kanan kedutan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status