Kembalinya sang Dewa Perang
Tapi saat dia melihatnya dengan jelas, terlihat pria itu mengeluarkan sebuah boneka, dan Abel tidak bisa menahan rasa gelinya.
“Sialan, sudah sebesar ini masih bermain boneka?!” Abel berkata dengan raut wajah penuh penghinaan.
“Hahaha .…”
Bawahan Abel juga tertawa terbahak-bahak.
Pria itu tidak memperdulikan cibiran dari Abel dan yang lainnya, dia memegang boneka di tangannya lalu setelah menggigit ibu jarinya, dia memberikan darah segar pada tubuh boneka itu. Setelah boneka itu terkena darah, kepulan kabut hitam membumbung tinggi, lalu seorang anak dengan wajah yang mengerikan muncul.
Hot Chapters