Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Binar Kalbu

Binar Kalbu

tanya Nissa sebelum berlari menuju kelasnya. Perpustakaan selalu menjadi tempat paling nyaman untuk berkeluh kesah, mengingat fasilitasnya juga lengkap. Nissa dan Rine sudah duduk di kursi tempat membaca dengan buku di tangan. Namun, buku itu hanya sebagai selingan bila cerita keduanya mengalami kebuntuan. Rine yang suka novel pembunuhan pun mengambil salah satu buku yang disukainya. Berbeda dengan Nissa yang sesekali bermain ponsel, Rine memilih untuk fokus. Melihat sahabatnya yang larut dalam buku, Nissa pun memasukkan ponsel ke tas merah mudanya. Nissa ikut larut ke dalam novel sampai air matanya mengucur sendiri. Novel berjudul Bumi Cinta yang dibaca Nissa benar-benar menguras emosinya.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as buku death note
Read
+Library
Sudut gelap di rumah tua

Sudut gelap di rumah tua

Buku itu berjudul "Warisan Blackwood: Perjuangan Melawan Kegelapan." Lisa membuka buku itu dan mulai membaca. Buku itu mengisahkan sejarah keluarga Blackwood dan perjuangan mereka melawan entitas jahat yang disebut Bayangan. Di halaman-halaman terakhir, ada catatan dari Mr. Blackwood sendiri yang menjelaskan bahwa dia mencoba menemukan cara untuk mengakhiri kutukan dan menghancurkan Bayangan sekali dan untuk selamanya.
101.4K viewsCompletedAdded to Library 37 Times as buku death note
Read
+Library
Ramalan Buku Merah

Ramalan Buku Merah

Tentu saja dengan jalan menuju kematian. Airel membuka ke halaman selanjutnya yang berisikan coretan-coretan aneh berwarna merah dan kalimat "DEMIKIANLAH PERTUNJUKANKU UNTUKMU!!" tepat berada di tengah. Itulah tulisan terakhir yang ada di buku merah. Halaman-halaman selanjutnya hanya terdiri dari lembaran-lembaran kosong tanpa tulisan atau gambar apa pun.
1014.8K viewsOngoingAdded to Library 488 Times as buku death note
Read
+Library
Pernikahan Raja Vampire (Indonesia)

Pernikahan Raja Vampire (Indonesia)

jawab pria yang tidak membawa buku. Lalu pria yang membawa buku berucap, “Tuanku, ingatlah tempat ini. Kami tidak pernah berbohong. Kami adalah tangan kanan dan kiri dewa kematian. Kami selalu mengamati kehidupan Tuanku. Lihatlah pakaian dan mahkota yang dikenakan oleh Tuanku. Semua ini adalah pakaian kekuasaan dewa kematian dan sebuah ramalan yang telah terjadi, yakni Tuanku, dewa kematian mengalahkan bayangan hitam yang ingin menguasai dunia dan menentang dewa kematian. Semua itu terjadi tepat hari ini, seperti yang dikatakan dalam sebuah ramalan.”
9.225.4K viewsOngoingAdded to Library 660 Times as buku death note
Show Reviews (24)
Read
+Library
Nikmah rianti
memang masih perlu perbendaharaan kata yg banyak biar cerita lebih bagus. tapi aku suka dengan ceritanya. gapapa meskipun banyak yg menghujat setidaknya penulis sudah nemberanikan diri untuk mempostnya ke sosial media. setiap ide itu berharga. semangat kawan 😊💪
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
KUKU BU SAPTO

KUKU BU SAPTO

Menghampirin wanita tadi. "Duduklah sini, Mbak Raisa!" Raisa pun duduk di sebelah wanita itu. Lalu dia menyerahkan sebuah buku padanya. Sebuah buku agenda dengan sampul berwarna hijau. "Apa ini, Bu?" "Ini buku catatan milik Almarhum, Mbak." "Buku catatan?" Wanita itu mengangguk. "Untuk saya?" "I-iya. Dari sini setidaknya Mbak Raisa bisa mengerti penyebab kematian Bu Martyo."
1078.8K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as buku death note
Show Reviews (37)
Read
+Library
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
Hayisa Aaroon
Berbagai hal ganjil yang dialami pemandi jenazah setelah memandikan jenazah benar adanya, itu saya dengar langsung dari mereka. Banyak pelajaran hidup bisa ambil dari mereka yang sudah tidak hidup. Terimakasih Penulis untuk tema luar biasanya, mengingat kematian membuat hati kita, down to the earth.
Read All Reviews
DEATH

DEATH

“Apa maksudmu dengan suara menyebalkan? Bukalah, mata kalian karena kalian sudah aman sekarang.” Apa maksudnya “sudah aman” atau itu artinya kematian mereka berakhir baik karena berpelukan. Ketika mereka membuka mata yang pertama kali mencuri perhatian mereka adalah sosok seperti anak kecil yang sedang duduk di singgasana yang sangat megah. Sosok anak kecil itu memancarkan aura kepemimpinan yang luar biasa. Sosok itu memancarkan aura yang sangat agung bahkan jauh lebih besar daripada semua makhluk yang ada di sana. Kalau orang bilang sosok anak kecil itu adalah dewa, mereka berdua tidak akan membantah sedikitpun tetapi sayangnya sosok anak kecil itu lebih mirip seperti dewa kehancuran ketimb
103.5K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as buku death note
Read
+Library
Tawa anak tengah malam

Tawa anak tengah malam

“Sumpah, kenapa selalu harus ada buku harian di cerita horor? Nggak bisa gitu kita nemu duit aja di gudang?” Arman membuka lembaran pertama. Tulisan tangan samar-samar masih terlihat meski sebagian lainnya hangus terbakar. Di buku itu tertulis nama Ratna. Arman berbisik. “Sepertinya, ini milik salah satu penghuni rumah dulu.” Bima mendekat setengah hati, mencoba melirik apa yang ada di buku itu. “Ratna? Siapa lagi tuh? Bro, jangan bilang dia arwah yang sekarang lagi numpang di boneka itu.”
507 viewsOngoingAdded to Library 10 Times as buku death note
Read
+Library
7 HARI SEBELUM REUNI: Misi Mantan Terindah

7 HARI SEBELUM REUNI: Misi Mantan Terindah

"Aku senang mendengarnya, Bimo." "Tapi," Bimo melanjutkan, "aku juga ingin memberitahumu sesuatu. Aku bukan satu-satunya yang membaca notebookmu." Jantung Maya berdegup kencang. "Siapa lagi?" "Hampir semua orang," Bimo mengakui. "Notebook itu berpindah tangan beberapa kali sebelum akhirnya kembali padamu. Luna menemukannya dulu, kemudian Nadia, lalu aku, lalu Wulan, dan seterusnya. Hampir semua alumni yang datang hari ini sudah membacanya."
101.3K viewsCompletedAdded to Library 46 Times as buku death note
Read
+Library
Pemilik Kitab Seribu Bayangan

Pemilik Kitab Seribu Bayangan

Aroma kuno menyergap, campuran antara dupa tua, kayu lapuk, dan kematian. Ruangan di balik pintu itu sempit, berbentuk lingkaran. Di tengahnya berdiri sebuah altar batu yang kokoh, dihiasi pahatan perak yang berkilau meski tak ada cahaya. Dan di atasnya—sebuah buku hitam besar, bersampul logam yang memantulkan kilat pucat dari liontin Mei Lin. “Kitab Seribu Bayangan, atau setidaknya, salah satu pecahannya,” bisiknya.
107.5K viewsCompletedAdded to Library 261 Times as buku death note
Read
+Library
Takdir dalam Kendaliku, Tiga Tokoh Utama Terobsesi Padaku

Takdir dalam Kendaliku, Tiga Tokoh Utama Terobsesi Padaku

Buku itu ternyata berisi catatan rinci tentang berbagai ramuan dan metode untuk menyembunyikan denyut nadi, sehingga seseorang bisa terlihat seperti orang mati. Tertulis pula cara sempurna yang harus dilakukan setelah meminum ramuan tersebut, segera menenggelamkan diri agar tubuh tampak tak bernyawa, seakan telah meninggal. Darian menutup buku itu dengan satu gerakan keras. Ia tertawa keras, tanpa humor. Jemarinya mencengkeram sampulnya erat, emosi yang barusan sedikit mereda kini kembali mengeras, bercampur amarah dan keyakinan pahit yang lama.
1029.2K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as buku death note
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status