Satu Malam Untuk Selamanya
Bukankah kami sudah mengobrol setiap hari?
Aku mengangguk lalu buru-buru menyelesaikan pekerjaanku mengelap dan menyusun buku-buku Kenzio yang rata-rata adalah buku hukum, kitab undang-undang berbagai jenis yang tidak kuhafal dan entah apa lagi, mulai dari yang berbahasa Indonesia sampai dengan yang diterbitkan menggunakan bahasa Inggris, yang ketebalan halamannya juga berbeda. Rata-rata dari mereka terdiri dari lima ratusan halaman. Setelahnya aku duduk di hadapan Kenzio. Menunggu apa yang akan dibicarakannya.
"Zio, bukunya udah aku rapiin, apa masih ada lagi?"