Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kutukan Sang Putri Pesantren

Kutukan Sang Putri Pesantren

Ia memang menyimpan dendam pada Halimah yang telah menghancurkan ponselnya, yang terjadi sebelum Clara datang ke pesantren. “Halimah, aku boleh pinjam kitab Safinatun Naja punyamu? Aku belum sempat beli.” Clara menghampiri Halimah usai salat Magrib berjemaah. Halimah menatap Clara sejenak, dan mengangguk. “Boleh, tapi kitab itu ada di kamarku yang ada di rumah, bukan di asrama. Kamu butuh banget sekarang?” tanyanya.
10883 viewsOngoingIdinagdag sa Library 30 Beses bilang buku putu wijaya
Read
+Library
Sang Putri: Sahabat Dari Surga

Sang Putri: Sahabat Dari Surga

Ayuk kulihat sedang menuliskan sesuatu di dalam buku. “Lagi ngapain sih, Ayuk?” Aku bertanya lalu duduk disampingnya. “Nih baca!” ucapnya sambil menyodorkan buku yang tadi ia tulis. Sebait puisi untuk ibu. Judul: Ibu, Aku memelukmu dari bayangku di sini Mengecup bayang kakimu yang renta Kulitmu penuh luka Bentuk kasih sayangmu padaku, mencari nafkah
103.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 116 Beses bilang buku putu wijaya
Read
+Library
Pembalasan sang Putri Pewaris

Pembalasan sang Putri Pewaris

] ["Kerja buat cerita begitu sih. Nanti bukunya akan dibukukan gitu sama pemilik perusahaan, kalau kamu bersedia lumayan loh uangnya, pendaftaran cuma seratus lima puluh ribu, untuk belajar. Nanti kalau kamu lolos buku kamu bakalan masuk pencetakan dan uangnya bisa cair. Lumayankan??" ["Jadi maksudnya buat cerita nanti bakalan dicetak bukunya dan dijual?"] ["Iya, nanti ada yang tukang cetak. Bukunya dipilih. Ini gajiku bulan ini lima juta. Kalau banyak pembeli bakalan besar gajinya. Bisa sampai puluhan jutanya, asal banyak yang minat beli buku kamu saat sudah dicetak nanti"] ["Wah, lumayan juga itu ya, Dinda"]
7.415.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 566 Beses bilang buku putu wijaya
Read
+Library
Istri Wasiat Sang Pewaris

Istri Wasiat Sang Pewaris

Pria itu menikmati udara malam dengan Arima rumput basa yang terkena air hujan, cukup menenangkan karena sembari menghisap nikotin untuk menyegarkan pikirannya. "Dan, papag udah liat beritanya mantan kamu itu sudah masuk penjara. Sama masalah kamu yang ternyata nggak terlalu berpengaruh sama reputasi perusahaan, " Suara Wijaya tiba-tiba terdengar dari arah belakang. Pria parug baya itu lalu duduk di samping puteranya dengan meja kecil yang menjadi penghalang. "Hmmm, udah konsekuensinya begitu sih, " Bukan Alfan kembali menghisap rokoknya, pandangannya terfokus pada rintik hujan yang terasa sejuk ke punggung nya di malam ini.
10502 viewsOngoingIdinagdag sa Library 11 Beses bilang buku putu wijaya
Read
+Library
MY SWEET(no) BRIDE

MY SWEET(no) BRIDE

Melihatnya saja sudah riweh apalagi ah sialan. Dafa melihat diantara jejeran buku-buku Putri ada buku yang bertuliskan DIARY PUTRI. Dafa pun mengambil buku itu. Putri hanya melirik Dafa karena tidak ada yang penting di buku itu. Buku yang sangat rahasia sudah ia simpan dengan aman.
102.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 77 Beses bilang buku putu wijaya
Read
+Library
Lare Angon : Pendekar Gembala Sakti

Lare Angon : Pendekar Gembala Sakti

Sahut Putut Pangestu sambil tersenyum sinis. “Setan alas! Akan aku robek mulutmu!” Putut Pideksa tak bisa lagi menahan diri. Ia menerjang maju. Lupa jika kemampuan lawan di atasnya. Bukk!! Seolah sengaja memamerkan kekuatan, Putut Pangestu menggunakan Tameng Waja untuk membuat pukulan Putut Pideksa terpental balik. Saat itulah kakinya menerjang ke depan.
101.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 35 Beses bilang buku putu wijaya
Read
+Library
DANURWENDA - Rahasia Putri Senapati

DANURWENDA - Rahasia Putri Senapati

Di sampul depannya tertulis dengan huruf Sunda kuno 'Pustaka Putri Angin', ketika hendak membukanya tiba-tiba kitab ini bergetar dan tulisan itu menyala berwarna putih. "Kamu telah mampu memegang pustaka ini, artinya kamu berjodoh. Bukalah, kamu akan tahu isinya!" Sebuah suara lembut mengiang di telinga Danurwenda. Suara perempuan. Mungkin karena nama kitab ini ada kata putri-nya, jadi pemilik asli atau pembuatannya seorang perempuan. Maka Danurwenda membuka kitab ini. Hal aneh pun terjadi, tiba-tiba saja Danurwenda sudah berada di sebuah tempat yang asing.
9.932.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 938 Beses bilang buku putu wijaya
Read
+Library
SENDIAKALA

SENDIAKALA

Aku duduk di sampingnya dan membersamai bacaan surat yang dibacanya. Dua puluh menit berlalu, dan kini aku sudah berada di samping mobil Wangsasatya. Dia sedang mengambil sesuatu dari mobilnya. Tidak membutuhkan waktu lama, Satya keluar dengan membawa sebuah barang. Langsung saja barang itu disodorkan padaku sebuah buku dengan judul Khadijah. Satya tidak berbicara apa-apa padaku. Hanya saja, secercah senyum disodorkan bersamaan dengan pemberian buku berukuran tebal itu.
474 viewsOngoingIdinagdag sa Library 11 Beses bilang buku putu wijaya
Read
+Library
GRACIAGAVINO

GRACIAGAVINO

Itu kesan pertama yang Cia dapati. Cia mencorat-coret abstrak buku tulis bagian belakang Gavin tanpa meminta izin terlebih dahulu pada pemiliknya sementara sang pemilik buku tersenyum tipis melihat gadis di depannya yang tengah cemberut dengan tangan yang asik mencoreti bukunya. "Ya ampun Cia, Gavin!! Pemandangan pagi macam apa ini"suara melengking milik Puti terdengar nyaring di telinga mereka, membuat seisi kelas fokus pada gadis itu sekejap.
102.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 92 Beses bilang buku putu wijaya
Read
+Library
Another Choice Mr. Wijaya

Another Choice Mr. Wijaya

tanya Putu membuat Wijaya mengangguk pelan “Dirayu pakai apa gitu, Pak.” “Pakai apa?” tanya Wijaya langsung membuat Putu tersenyum kecil “Malah tersenyum, saya serius tanya pakai apa supaya nggak marah lagi.” “Kasih berlian dan juga kepuasan diatas ranjang.”
9.825.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 834 Beses bilang buku putu wijaya
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status