THR 6 Juta Untuk Mertua
kata Kia sambil menempel daun telinganya ke dekat pintu, Kia masih terlalu polos untuk membedakan suara wanita menangis dengan suara wanita m*nd*sah.
"Ah, mana ada, jangan nakut-nakuti," jawab Vita, Salma yang mendengarkan ucapan anak bungsunya hanya mengernyitkan alis.
"Suara apa?"
"Ini Bun, masa Kia bilang ada suara orang menangis." Vita menjelaskan pada bundanya.
"Kia salah dengar, ayo ketuk pintunya, Ayah di dalam itu," ucap Salma memberi perintah.
Kia hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal, bocah delapan tahun itu memang benar mendengar suara di dalam rumah, karena masih kecil, suara desa han malah dikira suara menangis.
Hot Chapters