MENGGILING KACA DI WAJAH PEREBUT KEKASIHKU
"Hah, kau ... aku membantumu, aku mendukungmu, aku membela dan tidak peduli dengan apa yang kau lakukan di masa lalu, teganya kau...."
"Se-sebenarnya begini ...." Mas Hendra merasa sangat malu, dia ingin membela Rania tapi melihatku mendelik, lelaki itu terdiam.
Brak!
Aku langsung melempar handycam ke kaca rias yang ada di dekat Rania hingga benda itu pecah berkeping keping, kacanya berserakan, salah satu kepingannya beterbangan dan menggores pipi Rania. Wanita itu mengadu, Mas Hendra ingin menolongnya dengan maju selangkah menghampirinya, tapi kemudian lelaki itu berhenti, diam di tempatnya.
Sikat na Kabanata