Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Naira menatap Lira dengan tatapan tegas—seolah tahu waktu mereka hampir habis. “Cepatlah, Lira. Dunia sedang menunggu kalimat pertamamu.” Lira menggenggam pena cahaya yang muncul di udara, lalu menatap halaman emas di tangannya. Tangan kecilnya bergetar, tapi matanya tak lagi ragu. Dengan napas tertahan, ia menulis satu kalimat pertama yang keluar dari hatinya: “Tidak ada gerbang yang benar-benar tertutup bagi jiwa yang ingin pulang.”
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai butterfly lirik
Baca
+Pustaka
SUPER CHEF WHO LOVES ME

SUPER CHEF WHO LOVES ME

sahut pria tampan tersebut dengan wajah pasrah. Adista yang memang penyuka bunga dan binatang pengikutnya, bergerak cepat masuk kamar. Dia membuka telapak tangan, tepat di antara kepala Rendi dan kupu-kupu yang mengintari. "Hi, Beauty! I have the song about you from BTS Butterfly, like a Butterfly Machi Butterfly, bu butterfly cheoreom Butterfly, like a butterfly Machi Butterfly, bu butterfly cheoreom
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai butterfly lirik
Baca
+Pustaka
When We Lost

When We Lost

Dan Almi menyukai lagu berbahasa Inggris ini. “Apa judulnya lagu ini?” tanya Almi. “Butterfly,” jawab Kala. Ia lalu melanjutkan nyanyiannya lagi. “Lagu ini cukup hits lho. Lo nggak tahu?” “Gue nggak kepengen tahu, tuh...” tanya Almi judes.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai butterfly lirik
Baca
+Pustaka
Sang Kupu-Kupu Malam

Sang Kupu-Kupu Malam

“Jangan terlalu cepat merasa yakin. Kamu akan tahu betapa sulitnya itu. Dunia ini akan menghancurkanmu sebelum kamu bisa pergi.” Kata-kata itu menusuk hati Elora, tetapi ia tahu ia tidak bisa mundur. Ia telah memilih jalan ini, dan jika ia gagal, setidaknya ia tahu bahwa ia telah berusaha untuk bebas. Dengan langkah yang lebih mantap, Elora berbalik, meninggalkan ruangan itu. Setiap detik yang berlalu terasa lebih berat, namun perasaan tertentu mulai menyelimuti dirinya—keinginan untuk bertahan.
837 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai butterfly lirik
Baca
+Pustaka
TEMAN TIDUR CEO

TEMAN TIDUR CEO

Tubuhnya yang mungil tampak tenang, sesekali menggeliat ketika tangan lembut Grace menyentuh kulitnya. Grace duduk di samping bak mandi, lengan bajunya digulung hingga siku. Suaranya terdengar lirih dan hangat, menyanyikan sebuah lagu yang sederhana namun penuh cinta. “Kupu-kupu yang manis, terbanglah ke langit, bawalah senyum kecilmu, ke taman yang berseri... Sayapmu lembut bagai pelukku untukmu, Alric sayang... Aku ada di sini...”
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai butterfly lirik
Baca
+Pustaka
Cinta Telah Padam, Jalan Kita Berpisah

Cinta Telah Padam, Jalan Kita Berpisah

Kupikir cinta tulus bisa meluluhkan hatinya. Tapi delapan tahun sudah cukup, aku sudah lelah. Aku tidak ingin mencoba menghangatkan sebuah hati lelaki yang sekeras batu. Sebulan tanpanya, hidupku terasa lapang. Ternyata perasaan tidak perlu selalu memikirkan laki-laki selega ini. Aku seperti burung yang lepas dari jaring, terbang bebas ke langit. Melihat pandangan dinginku, mata Irfan memerah dan berkata, "Kamu ingin meninggalkanku? Tapi apakah kamu pernah tanya pendapat Anto?"
5.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai butterfly lirik
Baca
+Pustaka
Cinta Buta yang Tak Akan Kuulangi

Cinta Buta yang Tak Akan Kuulangi

Dia buru-buru mendekat ke jeruji, suaranya gemetar saat memohon, "Vincent! Kumohon, kumohon keluarkan aku! Aku tahu aku salah. Aku benar-benar tahu aku salah!" Matanya membelalak ketakutan dan dia mengoceh tak jelas tentang kengerian basemen. "Aku nggak bisa tinggal di sini! Gelap, dingin …. Ada kecoa dan tikus di mana-mana! Aku bisa ngerasa mereka menggigit kakiku! Kumohon, keluarkan aku!"
12.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 354 kali sebagai butterfly lirik
Baca
+Pustaka
Bilur Bulir Bertaut

Bilur Bulir Bertaut

Naomi mencoba memaksakan senyum kecil. "Siapa lagi kalau bukan Pak Satya," timpal salah satu teman dari ujung meja sambil tertawa. "Dia naik ke panggung dengan percaya diri tinggi menyanyikan lagu rock tahun 80-an, tapi suaranya lebih mirip radio rusak yang sedang disiksa. Juri sampai bingung mau tertawa atau lari." "Tapi pada akhirnya," Flora melanjutkan setelah menelan makanannya, "Hilya yang menang. Suaranya memang tidak main-main. Dia membuat seisi aula diam waktu menyanyikan lagu."
916 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai butterfly lirik
Baca
+Pustaka
Terikat Denganmu

Terikat Denganmu

Kayulla melihat uluran tangan itu — diam sejenak, sebelum dia memilih untuk mengambilnya dan memasangnya tanpa kata. Aleandro pun melakukan hal yang sama, dan dia pun mulai menyalakan musik dari ponselnya. Lagu Everytime mengalun lembut — menyelimuti mereka berdua. Every time I try to fly, I fall / Without my wings I feel so small ... Mata Kayulla mulai terasa panas, hatinya penuh kesedihan. Padahal dia tidak ingin menangis, tapi kenapa sulit sekali menahan diri.
315 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9 kali sebagai butterfly lirik
Baca
+Pustaka
DINIKAHI KONGLOMERAT

DINIKAHI KONGLOMERAT

oh cinta Hingga masih bisa kurangkul kalian sosok yang mengaliri cawan hidupku Bilakah kita menangis bersama tegar melawan tempaan semangatmu itu oh jingga Hingga masih bisa kujangkau cahaya senyum yang menyalakan hasrat diriku Bilakah kuhentikan pasir waktu tak terbangun dari khayal keajaiban ini oh mimpi Andai ada satu cara tuk kembali menatap agung surya-Mu Lembayung Bali Lagu itu begitu lembut dan memiliki rasa yang tajam. Alma menarik napas berulang memastikan hatinya baik-baik saja, tetapi dia kalah.
9.7330.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.2K kali sebagai butterfly lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status