Kehidupan Setelah Perpisahan
“Nggak apa-apa, Nak. Nama bisa kita pikirin pelan-pelan. Yang penting kamu tenang dulu, pulih dulu. Tuhan pasti kasih waktu.”
Deni menepuk dadanya bangga. “Tenang aja, Ka. Kalau butuh ide nama keren, panggil aja aku. Aku punya banyak stok nama kece!”
Hanum menahan tawa, menatap Deni geli. “Jangan-jangan nanti semua namanya kamu kasih nama diri kamu sendiri.”
“Eh, bisa juga tuh,” Deni menjawab dengan nada bercanda, “Deni kecil satu, dua, tiga.”
Hot Chapters