Pernikahan Kontrak Dengan Mantan Pacar Egois
“Awalnya gue nggak espect bakalan nikah kontrak, tapi Bima dulu yang nawarin. Katanya, dia bakalan ngikutin apa mau gue, tetep bebasin gue dan gak akan ikut campur urusan gue. Ya gitu gitu lah. Dan ya.. terjadilah pernikahan kontrak. Tadi gue abis ketemu Bima dan tandatangan kontrak pernikahan.”
Untuk beberapa saat, Kanin tak merespon cerita Safira. Dia hanya berdecak, menggelengkan kepala, tersenyum sinis, menutup mulut dengan berbagai macam kata umpatan di kepalanya yang sampai-sampai tak sanggup ia keluarkan.
“Serem.” Dan itu kata pertama yang diucapkan Kanin setelah beberapa saat ia diam.
“Apanya?”
“Takdir lo. Serem banget. Nggak habis pikir gue,” Kanin menggelengkan kepalanya dua kali,