Penyesalan Mertua Jahat
lanjut Agus membuat Neni kesal.
"Sabar!" bentakannya.
Untuk beberapa saat mereka fokus dalam fikiran masing-masing hingga akhirnya Neni senyum-senyum sendiri.
"Kenapa?" tanya Agus bingung.
"Ide kamu keren, saya punya temen yang terkasus di surat-surat dan sekarang sudah bebas,"
"Tuh kan, pasti ada orang kayak kamu masa gak ada,"
"Berisik, sekarang kita harus menghubunginya dan meminta bantuan," lanjut Neni yang dibalas anggukan oleh Agus.