Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Diceraikan Karena Bukan Wanita Karier

Diceraikan Karena Bukan Wanita Karier

Kecurigaan Mbak Fatma 1 Aku hanya mematung mendengar cerita yang mengalir dari mulut ibu mertuaku. Aku bisa merasakan harga diri yang ikut tercabik karena tingkah wanita bernama Wita itu. Sangat wajar jika hingga detik ini ibu tak bisa memaafkan wanita itu. Jika ibu masih bisa bersikap baik selama ini pada Wita, entah bagaimana dengan besok.
10154.7K viewsCompletedAdded to Library 4.3K Times as cerita pendek hari ibu
Read
+Library
Aku Mundur, Mas!

Aku Mundur, Mas!

tanya teman pria yang sedang bersamaku saat itu. “Perempuan yang pernah mencuri dan menjual surat rumah ibuku, Mas.” Aku terus terang menceritakan apa yang sudah menimpah keluarga karet orang-orang seperti mereka. * "Bu ... ibu tahu gak? Kemarin sore Mila ketemu sama menantu ibu yang br@ngsek itu." Aku menemui ibu yang sedang menonton acara televisi kesukaannya. Tidak seperti biasanya. Jika usai sarat pagi ibu yang lebih suka keluar rumah. Kali ini, ibu lebih memilih untuk berdiam diri di rumah. Untung anak-anak juga sudah berangkat sekolah yang biasanya bermalas-malasan untuk pergi menuntut ilmu. Dari cerita yang aku dengar sendiri dari mulut ibuku.
9.4123.9K viewsCompletedAdded to Library 4.5K Times as cerita pendek hari ibu
Read
+Library
Sedalam Cinta Naura (Apakah Kamu Bahagia?)

Sedalam Cinta Naura (Apakah Kamu Bahagia?)

Alhamdulillah syukur, tapi ceritakan padaku ada apa dengan Adam? Heri kehabisan kata-kata dan membuat ibunya duduk terlebih dahulu. Dia harus menceritakan berita besar itu dengan sulit karena saking tak percaya dan bahagia karena Bapaknya sehat seperti sedia kala dan berjalan seperti tak pernah terjadi kecelakaan padanya.
103.8K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as cerita pendek hari ibu
Read
+Library
Rahasia di tepi sungai

Rahasia di tepi sungai

Makanan yang ia sajikan juga terkadang terasa hambar di lidah. Aku tidak bisa protes, aku tidak bisa ngeyel padanya. Situasi kami berada dalam keadaan yang sama-sama sulit. Aku kehilangan ayahku, dan dia mungkin kehilangan belahan jiwanya untuk selamanya. Aku mencoba hidup dalam rutinitasku dan berharap suatu saat, semua ini akan berakhir. “Bagas … bangunlah,” ucap Ibu di pagi hari, matanya sayu dan menatapku dengan raut wajah kesedihan.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as cerita pendek hari ibu
Read
+Library
Kekasihku Berengsek

Kekasihku Berengsek

Ada jahe, temu lawak, yang di masak menggunakan air. Tiga hari berselang. Sadar atau tidak, Kesehatan Ibu semakin menurun. Badannya menjadi sangat kurus, bibirnya pecah-pecah. Juga kalau diamati lebih dalam, tubuh Ibu menjadi lebih muda terserang penyakit. Namun, Ibu seperti menghiraukan kesehatannya saat di depan anak dan Ibu mertuanya itu. Ibu rela menahan segala penderitaanya demi masa depan Shaina. Malam itu, sehabis keluarga mereka menyantap makan malam. Ibu terlihat tengah asyik menulis di dalam kamarnya. Tatapan matanya sangat dalam, entah apa yang dipikirkan Ibu saat itu. tangannya sedikit begetar, maklum dengan usianya yang sudah mulai menua. Genggaman tangan Ibu sudah tidak sekuat
4.3K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as cerita pendek hari ibu
Read
+Library
Di Antara Keajaiban

Di Antara Keajaiban

Ibuku sambil menunjukkan plastik yang di bawanya, sambil tersenyum “Alhamdulillah, makan nasi kita pak” Ucapku ke arah bapak sambil tersenyum. Akhirnya kami makan malam bersama, dan bercerita tentang kejadian hari ini. Dan ibu sangat terkejud ketika mendengarkan bapak bercerita bahwa beliau tadi siang pingsan ketika sedang mengangkat semen. Ibu terus-menerus meminta maaf dengan bapak karna tadi pagi belum bisa memasak nasi untuk sarapan kami, dan bapak terus-menerus meminta ibu untuk tidak menyalahkan dirinya sendiri. Aku menangis sejadi-jadinya dan semakin berjanji dengan diriku bahwa aku bisa merubah nasib keluargaku.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as cerita pendek hari ibu
Read
+Library
Sampai Kapanpun, Aku Tetap Milik Ibuku

Sampai Kapanpun, Aku Tetap Milik Ibuku

tangis Ibu pecah ketika mengatakan itu. "Apakah orang miskin itu tempatnya dihina, Ram? Makanya sekarang Ibu gak mau miskin. Ibu udah capek dihina waktu itu. Setelah Bapakmu meninggal karena kecelakaan, Ibu memutuskan untuk pergi dari rumah neraka itu. Dan membawamu dan Fera yang masih kecil. Lihatlah Fera, adikmu. Gara-gara miskin juga dia tak bisa berbuat apa-apa ketika dikhianati oleh suaminya. Makanya sekarang Ibu sangat berharap sama kamu, Ram, kamu anak lanang Ibu satu-satunya. Ibu yang membesarkan dan menyekolahkan kamu seorang diri. Tetaplah jadi anak Ibu, walaupun kamu sudah punya istri, Ram!" ucap Ibu panjang lebar sambil menyeka air matanya. Masa lalu Ibu memang pahit. Ibu membesa
1033.4K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as cerita pendek hari ibu
Read
+Library
SUAMI ONLINE

SUAMI ONLINE

tanya Kenes merasa tidak enak. "Enggak apa-apa. Siapa tahu kamu kangen rumah, jadi dibawakan ...." Sang ibu menjawab tanpa merasa lelah. Pepatah 'Kasih ibu sepanjang masa' mungkin benar adanya. Nyatanya ibunya tidak pernah lelah memberi tanpa mengharap kembali. Hatinya mendadak nyeri membayangkan selama ini sikapnya sering membuatnya khawatir.
1016.3K viewsCompletedAdded to Library 488 Times as cerita pendek hari ibu
Read
+Library
Bangkitnya Istri Kaya yang Terluka

Bangkitnya Istri Kaya yang Terluka

untuk dicintai lagi. "Nada!" Aku dan Bimo berdiri cepat, saat suara ibu mendekat. Ibu berjalan dengan anggun, seperti biasa. Bimo segera undur diri setelah berbasa-basi sebentar. “Capek, sayang?” tanyanya begitu melihatku. Aku menggeleng. “Lelahnya manis, Bu. Hari ini seperti mimpi.” Ibu tersenyum. “Mimpi yang kamu bangun dengan air mata dan kerja keras. Kamu layak merayakannya.”
108.9K viewsCompletedAdded to Library 274 Times as cerita pendek hari ibu
Read
+Library
Kisah Kejatuhan Seorang Ibu yang Kesepian

Kisah Kejatuhan Seorang Ibu yang Kesepian

Ada perasaan hampa yang datang dari bawah rokku, hembusan angin dingin membuatku secara tidak sadar mengencangkan paha. Sebuah rangsangan yang aneh membuat bagian tubuhku basah, tapi aku tidak berani melepasnya. Aku takut pada Daren, apalagi pada ayahnya. Akhirnya, aku terpaksa memberanikan diri naik ke panggung dan mulai berpidato. Untungnya, podium dapat menutupi bagian bawah tubuhku, sehingga aku bisa sedikit lebih tenang. "Kepala Sekolah, Bapak dan Ibu Guru, serta para siswa sekalian, selamat pagi. Saya adalah ibu dari Bima Hadinata, Indri Pangestu... eh, ugh..."
5.3K viewsCompletedAdded to Library 174 Times as cerita pendek hari ibu
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status