Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Memoar Rasa

Memoar Rasa

Ia tersenyum dan berterimakasih kepadaku. Aku langsung pergi ke sofa untuk mengistirahatkan badanku yang lelah. Namun, tidak lama setelah aku tidur, di saat aku masih setengah sadar dan tidak. Aku bermimpi bahwa aku didatangi oleh seorang bidadari yang lantas bidadari itu mencium keningku. Aku menghiraukannya karena aku pikir itu adalah mimpi belaka. (Mentari Cerah, Secerah Aku dan Masa Depan Bersama Dia)
2.1K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as cerita remas nenen
Read
+Library
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

Ia memandang ke arah Jevan dengan kebingungan sambil mencari jawaban di mata suaminya. Jevan tersenyum lembut. Tangannya membelai kening Mela sambil berusaha membuat Mela merasa lebih nyaman dan tidak terbebani. "Semalam kamu datang ke lelang di Galeri Cendrawasih, ingat? Itu acara amal yang kamu hadiri," ucap Jevan dengan suara yang tenang agar Mela menjadi tenang dan tidak panik. "Namun, terjadi insiden penembakan yang sangat tidak terduga di sana. Apakah kamu ingat kekacauan itu?"
741 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as cerita remas nenen
Read
+Library
Perempuan Yang Kalian Remehkan

Perempuan Yang Kalian Remehkan

Tapi sore itu, obrolan yang awalnya ringan mulai berubah arah. “Kemarin Ibu ikut arisan, Nak,” kata Ny. Ratna sambil mengaduk teh pelan. “Waduh, teman-teman Ibu banyak sekali bercerita tentang menantu mereka. Rasanya Ibu kagum sekaligus iri.” Arga menoleh, mengernyit sedikit. “Menantu? Kenapa memangnya?”
836 viewsOngoingAdded to Library 30 Times as cerita remas nenen
Read
+Library
Mengemis Maaf Istriku

Mengemis Maaf Istriku

Laki-laki itu menjabat tangan gadis bernama Netari itu. Usai berkenalan, keduanya kembali berbincang-bincang. Gheza merasa sedikit terhibur setelah berkenalan dengan gadis itu, sikap cerianya dengan senyum yang tak berhenti terkembang membuatnya terlihat menarik di mata Gheza. * "Thanks, Nit!" ucap Hana begitu turun dari mobil Anita. "Sama-sama. Ponsel jangan jauh-jauh, ntar tiba-tiba ada job lo nggak kebagian jadinya." Anita mengingatkan dan langsung diberi cap jempol oleh Hana.
1035.8K viewsOngoingAdded to Library 1.0K Times as cerita remas nenen
Read
+Library
Jerat Cinta si Kembar Cantik

Jerat Cinta si Kembar Cantik

balas Ellie setengah bercanda. Serena tertawa kecil. "Naiklah ke atas ranjang Mommy. Mommy akan membersihkan diri dan bersiap tidur bersama kalian. Oke, siapa yang ingin mendengar cerita dongeng malam ini?" ucap Serena pada si kembar. "Aku mau, Mommy. Cepatlah, kami akan menunggumu!" seru Adrian bersemangat. Ia kemudian menuju ke arah kamar tidur Serena bersama dengan Andrea.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as cerita remas nenen
Read
+Library
Cinta Membara Sang Kakak

Cinta Membara Sang Kakak

Dia mengambil segelas jus jeruk dari nampan pelayan yang lewat dan bersiap untuk minum, Shena mendadak berlari dan menghampirinya. Senyumnya terlihat begitu cerah dan dia menggoyangkan ponselnya di depan Wanda. Wanda menggunakan sedotan untuk minum jus jeruk. Setelah minum beberapa teguk, dia bertanya, "Ada apa?" Shena menyeringai dan berkata, "Wanda, barusan aku sudah merekam video dansa kamu dan Kak Ed. Saat detik terakhir dansa kalian berdua, aku juga memotret beberapa lembar foto."
1.3K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as cerita remas nenen
Read
+Library
Ibu Sambung Untuk Anak CEO

Ibu Sambung Untuk Anak CEO

Berkat itu Renata tahu siapa yang ditemui oleh Naren. "Kau Jessica?" Tanya Naren dingin setelah menemukan seseorang yang ia cari. Perempuan dengan dress merah muda itu tersenyum menyambutnya. Tubuhnya yang ramping berangsur berdiri, kemudian mempersilahkan Naren untuk duduk di hadapannya. Seperti kata Nawes yang penuh pujian saat sarapan, Jessica memang benar terlihat berkelas.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as cerita remas nenen
Read
+Library
Istri yang Kau Remehkan

Istri yang Kau Remehkan

Nurul menggeliat kegirangan karena terbebas dari belitan jarik panjang. "Kalau melihat kalian berdua nenek begini, Nenek pasti akan cepat sembuh." Bu Niken mencium pipi Wira dan Nurul gemas. Suri dan Sulastri bertukar tatapan lega. Keadaan ibu mereka sepertinya mulai membaik. Apalagi ditambah hati yang gembira. Mudah-mudahan saja ibu mereka akan segera pulih seperti semula. Hati yang gembira adalah obat terbaik bukan.
1082.2K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as cerita remas nenen
Read
+Library
Niat Menyamar Malah Dilamar

Niat Menyamar Malah Dilamar

Menimbulkan getaran indah di sana. Kadang, aku geli dengan kelakuanku ini. Seperti anak remaja yang tersandung kisah romantis. Padahal kami tidak mempunyai kisah apapun, hanya sekadar dekat beberapa waktu saja dan hanya kisah sesaat. [Aku tunggu di ruang kerja. Ada yang aku tanyakan. Penting!] Pesan dari Den Langit. Mungkin ada berkas atau ringkasan catatan yang tidak dia mengerti. Gegas aku beranjak menuju ke ruang kerja.
1050.8K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as cerita remas nenen
Read
+Library
Mati Kembar

Mati Kembar

Begitu banyak kenangan indah yang kami ukir bersama dan begitu berharga cinta tulus mereka untuk kami--orang tuanya. Meskipun sejak tadi aku mencoba menahan isak tangis akan tetapi titik bening itu terus saja membanjiri pipiku hingga riasan wajah memudar. "Adinda, Sayang. Ikhlaskan, Nak. Lepaskan semua beban kamu, Sayang. Nenek yakin putrimu sudah tenang di sana. Kamu harus kuat dalam menghadapi musibah ini." Nene Idah ikut berlutut di hadapan pusara dan mengusap lembut kepalaku.
105.8K viewsOngoingAdded to Library 163 Times as cerita remas nenen
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status