Menjadi Istri Kedua Tuan Presdir
Di sekitar Serena, napi wanita lainnya bergerak dengan langkah berat, beberapa terlibat dalam obrolan singkat, sementara yang lain sibuk dengan pekerjaan kecil mereka.
Ada yang ramah kepada Serena, seperti Nina, yang duduk di ranjang sebelahnya dan sering memberikan senyuman penuh pengertian.
"Semangat Serena, perjalanan masih panjang. kenapa murung begitu?" tanya Nina dengan suara lembut, berusaha memberikan sedikit kenyamanan di tengah kerasnya kehidupan penjara.
Namun, tidak semua bersikap baik. Beberapa napi lainnya, seperti Mira, memandang Serena dengan tatapan dingin dan sinis.
Hot Chapters