Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Demi Selingkuhan, Kakak Rela Mengorbankan Kami

Demi Selingkuhan, Kakak Rela Mengorbankan Kami

Di kehidupan sebelumnya, kakakku rela mengantar wanita simpanannya keluar kota hanya karena wanita itu bilang ingin melihat hujan meteor. Dia pun membawa seluruh pengawal di rumah dan mengemudi keluar kota demi menciptakan malam hujan meteor untuk wanita itu. Tak disangka, musuh lama yang pernah dihancurkan oleh kakakku malah memanfaatkan kesempatan itu untuk menyelinap ke rumah. Dia berusaha membantai seluruh keluarga sebagai pembalasan dendamnya. Ibu berjuang mati-matian untuk melindungiku. Dia terluka parah dan nyaris kehilangan nyawa. Aku terus-menerus menelepon kakakku, memohon agar dia segera pulang membawa bantuan. Akhirnya, dia pun terpaksa pulang bersama pengawal. Musuhnya berhasil ditangkap, tapi malah datang kabar buruk dari luar kota. Wanita simpanan itu meninggalkan sepucuk surat dan menghilang. Entah hidup atau mati, tak ada yang tahu. Dalam suratnya, dia menuduhku dengan kejam. Katanya aku sengaja memancing kakakku menjauh darinya, hingga dia disiksa oleh musuh dan memilih mengakhiri hidup. Kakakku hanya membakar surat itu tanpa ekspresi dan menyuruhku jangan memikirkannya. Setelah kejadian itu, kakak pun disalahkan. Ayah memutuskan menyerahkan kendali perusahaan padaku. Namun, di malam perayaan syukuran itu, aku dibunuh oleh kakakku di kamar tidurku sendiri. Wajahnya tanpa emosi dan berkata, “Orang sekejam kamu memang pantas mati.” “Yang seharusnya mati itu kamu! Aku yang seharusnya menjadi pewaris keluarga ini!” Aku mati tak tenang, tapi saat membuka mata kembali, suara pintu vila didobrak oleh para musuh pun terdengar dari luar.
Short Story · Realistis
8.3K viewsCompleted
Read
Add to library
TEPI HARAPAN

TEPI HARAPAN

Hai Irwan
Namaku Dandi, aku terlahir dari keluarga yang sederhana. Mungkin lebih tepatnya miskin. Ibuku yang kucinta lah yang membesarkan ku. Saat aku berusia 8 tahun ayahku pergi kesuatu tempat, dimana dia bertekat untuk merubah nasip perekonomian keluarga kami. Ayah ku adalah malaikat pelindung bagiku. Kami sering bermain bersama dan melakukan banyak hal. Memancing, berburu sangkar burung dan masih banyak lagi. Yang paling ku suka ketika kami bermain detektif - detektif an. Dia sengaja membuat teka - teki yang harus aku pecahkan. Namun kesenanga masa kecilku itu segera lenyap ketika ayah memutuskan untuk pergi. Dia berjanji tak akan pergi terlalu lama. Dan dia juga berjanji akan pulang di hari ulang tahunku. Tapi kenyataan yang aku terima berbeda. Satu bulan, lima bulan, satu tahun hingga kuhitung lima tahun sejak dia pergi tak ada kabar apapun. Aku sangat kecewa, mulai muncul rasa benci dalam hatiku. Sedangkan untuk biaya kehidupan kami, ibuku rela bekerja buruh mencuci pakaian atau sekedar bersih - bersih di rumah tetangga kami yang merasa iba dengan kondisi perekonomian keluarga kami. Aku juga sangat kasihan dengan ibuku. Aku tidak pernah meminta uang saku saat pergi kesekolah, bagiku lebih penting uang yang ibu dapatkan digunakan untuk kebutuhan rumah. Disekolah banyak siswa yang mengejek ku dengan sangat kejam. Dari mulai anak miskin, anak tak punya bapak hingga disebut gembel sekolahan.Tapi aku menjadi terbiasa dengan semua cacian tersebut. Dan aku bertekat untuk membahagiakan ibuku suatu hari nanti. Dan tak kan mungkin aku mengikuti jejak si brengsek seperti kelakuan ayahku.
Fantasi
2.4K viewsOngoing
Read
Add to library
Catatan Usang

Catatan Usang

“Dek, tolong catat semua hadiah yang udah aku kasih ke kamu. Bonnya ada di tasku!” “Catat lagi?” “Iyalah kita harus menghemat. Pengeluaran dan pemasukan harus ada notanya. Tidak boleh kita pakai berlebihan sehari hanya boleh 70 ribu. Tidak boleh lebih.” Tak ada sahutan dari istriku malah menatap lurus dengan pandangan kosong. Aku mendekat untuk memastikan dia mendengarnya atau tidak. “Kau dengar tidak, Dek?” Baru saja kau ingin menyentuh pundaknya. Prily sudah lebih dahulu berjalan menghindar. “Hmm,” sahutnya tak acuh. Bahkan barang-barang yang kuberikan sebagai hadiah ulang tahun pernikahan kita saja dia abaikan. Bukankah dia pernah bilang menginginkan long dress dengan berwarna merah muda dengan aksen renda. Sudahlah aku repot-repot memesannya diam-diam lewat market place online. Prily justru membiarkan gamis beserta coklat yang kupesan khusus untuknya tergeletak di meja. Ck, kenapa perempuan susah sekali dimengerti. Sungguh membuatku frustrasi saja. Lebih baik bermain game dari pada terus memikirkan hal-hal yang hanya memancing emosi. ~ Di sore hari Prily biasanya akan berdiri di atas balkon. Aku sudah hafal dengan kebiasaannya. Kamar kami mengarah ke lapangan, yang biasa dipakai anak-anak kompleks untuk bermain di pagi dan sore hari. Prily tak pernah melewatkan melihat canda tawa mereka di balik jendela, barang sekali. “Mau sampai kapan berdiri di situ,” tanyaku sembari memakai kaus lengan pendek, lalu mengeringkan kepalaku dengan handuk. Prily segera mendekat lalu tangannya begitu cekatan menggosokkan handuk itu ke kepalaku. “Padahal aku punya hair dryer loh, Mas bisa pakai kalau mau.” “Kamu saja yang pakai, aku tidak perlu lah. 10 menit juga kering.” Mampukah Prily bertahan dalam pernikahannya dengan Arjuna yang serba perhitungan? atau memilih pergi saat cinta pertamanya? Dia Akbar, pria kaya raya, yang ia kira telah lama mati, justru hadir kembali.
Rumah Tangga
1013.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Kubeli Suamiku Dari Keluarganya

Kubeli Suamiku Dari Keluarganya

Inoeng Loebis
Rio (35 Tahun) memiliki seorang istri (Rumi) dan dua anak (Rivo dan Alya) Ia seorang pengusaha bengkel dan jual beli sparepart, selain buka usaha Rio juga karyawan di salah satu perusahaan Migas. Rio hidup sederhana walau gaji dan usahanya sangat lumayan, sebab, ia adalah tulang punggung keluarga, ayah Rio sudah meninggal dunia, namun, tidak satupun ada yang tahu kalau ayah Rio sudah tiada. Rio hanya mengetahui kalau ayahnya adalah Santoso suami dari Sari. Hingga ia merasa bertanggungjawab menghidupi tiga adik-adiknya di kampung yang berstatus tidak yatim. Di tengah perjalanan hidupnya. Usaha yang dirintisnya matia-matian bersama sang istri bangkrut, kebangkrutan itu disebabkan saudara yang ia percaya mengelolanya melarikan diri dengan menjual beberapa isi toko dan membawa sejumlah uang hasil penjualan. Banyaknya beban pikiran membuat Rio tidak konsentrasi bekerja. Ia turut dipecat dari perusahaan sebab dianggap tidak produktif, indisipliner dan kurang berkontribusi. Rio memutuskan membawa sang istri dan anak-anak pulang ke kampung, tinggal bersama orangtuanya. Namun, keadaan Rio yang jatuh miskin tidak diterima keluarganya. Bahkan adik-adiknya suka menghina Rumi, sang istri tercinta. Rivo dan Alya mendapat perlakuan kasar dari ibu dan saudara Rio. Bahkan Sari, ibu Rio tiba-tiba berbicara soal warisan di tengah kemalangan demi kemalangan yang menimpa Rio. Warisan peninggalan ayah Rio yang akan dijual, anehnya warisan itu sebagian sudah tertulis atas nama adik-adiknya. Nama Rio juga tidak tercantum dalam daftar warisan kebun karet yang keluarganya miliki. Naas tak dapat ditolak, suatu hari Rio kemalangan, dipatuk ular ketika memancing di sawah. Rio lumpuh, kakinya tidak bisa berjalan. Kejadian itu mengakibatkan ekonomi keluarga kecilnya ikut lumpuh total. Sari, ibu Rio justru menunjukkan sikap blak-blakan membenci Rumi namun masih berpura-pura baik pada Rio. Bahkan dengan tega menghadirkan perempuan lain di kehidupan Rio. Rena Arumi bertindak, Rumi terbelalak kaget menemukan bukti, ternyata kelumpuhan suaminya sudah diatur oleh Sari, ibu kandung Rio sendiri. Kuy ... baca!
Rumah Tangga
1015.5K viewsOngoing
Read
Add to library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status