Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bayangan Dibalik Cermin

Bayangan Dibalik Cermin

Wajah-wajah mereka penuh luka, dan mata mereka kosong, namun sorot kebencian yang mengerikan terpancar jelas. "Mira! Jangan lepaskan!" Andi berteriak panik, namun tiba-tiba dia merasakan tangan lain mencengkram lehernya dari dalam air. Dia mencoba melepaskan diri, namun cengkeraman itu semakin kuat, seolah berusaha menenggelamkannya ke dasar danau. Detik demi detik terasa seperti seabad. Mereka berdua berjuang di dalam air, melawan makhluk-makhluk yang terus berusaha menarik mereka ke dalam kegelapan.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai cerpen memancing
Baca
+Pustaka
Menentang Dunia

Menentang Dunia

Flashback Seorang laki-laki berjalan santai menuju sungai untuk memancing ikan, di tepi sungai dia melakukan ancang-ancang untuk mengeluarkan keahliannya menangkap ikan. Tiba-tiba dari sudut matanya dia melihat ada sesuatu yang besar sedang terapung, dia merasa sangat senang. 'Akhirnya bisa makan besar.' gumam Xieyun.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai cerpen memancing
Baca
+Pustaka
Cermin Ketiga

Cermin Ketiga

Suara itu masih terngiang: > “Selamat datang di Kaleidos…” Tangannya gemetar saat mencoba memotret cermin itu. Tapi saat ia cek galeri, yang muncul bukan cermin—melainkan foto dirinya tertawa di lorong gelap dengan latar belakang menara jam yang tak pernah ia kunjungi. Di bagian bawah foto, tertulis: > “Reuni akan segera dimulai.” ---
704 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai cerpen memancing
Baca
+Pustaka
Bayang Di Balik Cermin

Bayang Di Balik Cermin

Dia menggambarkan bagaimana dia merasa ada sesuatu yang mengawasinya dari balik cermin, sebuah sosok yang tidak tampak tapi seolah bisa dirasakan keberadaannya. Di halaman – halaman terakhir, tulisan Dimas semakin berantakan, penuh dengan goresan – goresan cepat dan kasar. Beberapa frasa seperti “bayangan di dalam cermin” dan “mimpi yang tidak berakhir” terulang berkali – kali, seolah dia mencoba mencatat sesuatu yang terus menghantuinya. Ada juga gambar sketsa cermin antik dengan bayangan samar-samar di dalamnya, namun detail bayangan itu terlalu kabur untuk dipahami.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai cerpen memancing
Baca
+Pustaka
Misteri Cinta di Lokasi KKN

Misteri Cinta di Lokasi KKN

Hingga menemukan air yang sedikit tenang, seperti bendungan yang dibuat oleh berang-berang. "Nah, ni namanys Lubuk Larangan,"kata Heri. "Apa itu Lubuk Larangan?" tanya Joseph "Orang kampung sini di larang memancing, menjala atau menyerok ikan yang ada di lubuk ini, kalau ketahuan akan di denda seekor kambing," terangnya lagi "Wow, berarti banyak ikannya di sini?" tanya Rasyid semangat. "Iyo, dua tahun sekali, warga desa memanen lubuk larangan. Itupun diambil yang besar-besar bae, nah satu bulan lagi panen ini Lubuk Larangan," kata Heri menjelaskan lagi
1013.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 411 kali sebagai cerpen memancing
Baca
+Pustaka
BUKAN OB BIASA

BUKAN OB BIASA

Sore itu, Adam dan ncang Ari memancing di empang, tidak jauh dari rumah ncang Ari. Adam yang yang tidak tahu cara memancing, sempat diajari oleh ncang Ari. Beruntung, ncang Ari memiliki satu set pancing lain dan sudah tinggal pakai. Sehingga, Adam tidak perlu repot-repot mengikat kail ke tali senarnya. Saat mereka sedang asik memancing, ncang Ari tiba-tiba bertanya, "Bagaimana dengan wanita yang kamu taksir dan fotonya ada dalam layar hapemu itu, Dam?"
9.1171.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai cerpen memancing
Baca
+Pustaka
Mengejar Berondong

Mengejar Berondong

Ya udah, apus lagi wkwkwk 🤣🤣🤣🤣🤣 Cerita ini tentang perjuangan cewek yang mengejar berondong 🥴🥴🥴🥴 Kuy! Gimana bab 1 ini? Komen yah, kasih respon yang panjang jangan komen, jut, lanjoot, next, teros! 😒😒😒 Dahlah, banyak bacot! Happy reading, jangan lupa respon komen! *****
1070.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai cerpen memancing
Baca
+Pustaka
Mengejar Brondong

Mengejar Brondong

Fiona juga tak lagi melihat adik kelasnya tadi, kini hanya tinggal dia yang menunggu sendirian. Fiona mengambil ponselnya dan memilih mendengarkan musik melalui earphone yang dibawanya. Tak lama, kantuknya kembali dan Fiona memilih mendengarkan lagu sambil memejamkan kedua matanya, tanpa sadar dia jatuh dalam tidurnya. Fiona merasakan seseorang menepuk pipinya perlahan dan mengapit hidungnya hingga ia tak bisa bernapas dan membuka paksa kedua matanya.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai cerpen memancing
Baca
+Pustaka
Pria Desa Jadi Arisan Sosialita

Pria Desa Jadi Arisan Sosialita

Sore itu taman cukup sepi, atau mungkin belum ada pengunjung karena semua penghuni masih sibuk dengan aktivitas masing-masing. Di tempat memancing hanya ada Adiba dan Bimo. Bahkan Adiba sebenarnya tidak bisa memancing, sehingga Bimo yang memasang umpan dan mengajarkannya. “Kenapa kamu baik sekali?” tanya Adiba sambil menunggu pancingnya disambar ikan. “Ya tidak apa-apa. Sudah aku katakan tadi, kalau melihat kamu itu aku teringat akan adikku. Kenangan saat kami bermain langsung muncul,” jawab Bimo jujur.
9.441.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai cerpen memancing
Baca
+Pustaka
Ayuna My Little Wife

Ayuna My Little Wife

canda Bejo di balas senyuman. Mereka akhirnya sampai di sebuah batu besar yang berada tak jauh dari pesisir. Bejo mengeluarkan pancing dan mengaitkan cacing. Mereka berdua menunggu ikan menyambar cebakan mereka. Pria gondrong itu ternyata ahli dalam hal memancing. Satu jam saja, sudah ada 3 ikan berukuran sedang di tangkapnya.
9.937.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai cerpen memancing
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status