Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
CINTA LAMA BELUM USAI

CINTA LAMA BELUM USAI

Kata yang sudah lama dia impikan kini sudah sah untuk dia ucapkan setiap hari bahkan setiap detik pada pria pujaannya. "Kalau ngantuk, pergi tidur, jangan lupa izin dulu sama orang tua!" ujar Abian cuek dan sangat dingin. Selain mengucapkan ijab kobul dengan kalimat yang lumayan panjang, baru kalimat ini yang keluar dari mulutnya sejak acara ini di mulai. Melda memanjangkan bibirnya dan membuat mimik wajahnya kesal-kesal manja. "Temeniiiiiin!" ujarnya dengan rayuan seraya merapatkan pelukan di lengan Abian.
8.3K viewsCompletedAdded to Library 250 Times as cerpen santri singkat
Read
+Library
Mengantar Nyawa setelah hari raya

Mengantar Nyawa setelah hari raya

Mata pria paruh baya itu malah melotot memandangi setiap kuntilanak yang mengayun-ayunkan kakinya di atas dahan, menantang. Dibacanya ayat-ayat suci Al-Qur'an yang pendek dan mudah dihafal, hingga makhluk-makhluk itu perlahan kepanasan dan hilang dengan sendirinya. Merasa sudah aman, Sudikerta melanjutkan perjanannya. Dia kembali menggemakkan nama Gunadi, seperti tak belajar dari kesalahan sebelumnya yang malah mengundang makhluk alam sarpa itu menertawainya.
2.5K viewsCompletedAdded to Library 78 Times as cerpen santri singkat
Read
+Library
TERSESAT DI SARANDJANA

TERSESAT DI SARANDJANA

"Bagaimana dengan selamat malam?" "Selamat malam kami menyebutnya bau lato-lato." "Bau ketek, bau jigong, bau kentut dan bau lato-lato," ujar Pangeran Sandi menghafal. "Baiklah, akan saya hafal semuanya." Aldo tertawa gembira. Sangat gembira. Ia lalu pergi ke kandang singa dan mengajak hewan-hewan itu untuk mandi di kolam.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as cerpen santri singkat
Read
+Library
Sang Penunggu Pengantin

Sang Penunggu Pengantin

Bulu kudukku meremang menyadari aku sedang berhadapan dengan setan berwujud manusia, jantungku pun berdegup dengan cepat yang ada dipikiranku saat itu adalah lari secepat mungkin ketika mereka mendekat, tapi bagaimana bila mereka berhasil menangkapku tidak mungkin aku berlari kedepan melewati mereka yang berjumlah empat orang sama saja aku menghampiri mereka untuk dimangsa. "Masih seger masih muda gini, berani-beraninya keluar sendiri malam-malam di Jakarta. Kira-kira masih perawan gak yah?" tanya salah seorang pemuda itu. "Makanya kita cobain, baru kita tahu masih perawan atau enggak hahahaha," jawab temannya dan mereka pun tertawa. "Ide bagus, siapa nolak nyobain cewek cantik mulus kaya gi
102.4K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as cerpen santri singkat
Read
+Library
Ustaz, Ayo Bercerai Saja!

Ustaz, Ayo Bercerai Saja!

cerca Vina. "Iya ya padahal kita bukan santri ndalem, bukan santri kepercayaan, bukan santri istimewa." Sifa menambahkan kekurangan mereka. "Justru kita akhir-akhir ini buronan takzir, kan? Cuma belum ketauan aja. Hahaha!"
103.0K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as cerpen santri singkat
Read
+Library
Neng Zulfa

Neng Zulfa

“Iya! Mereka pasti lebih tahu ceritanya daripada santri baru seperti kita.” Aku memejamkan mata sebentar sebelum menundukkan kepala. Tidak menyangka jika aku masih menjadi buah bibir di pondok putri. Terlebih yang membicarakan santri-santri baru. Mereka yang tidak mengenal diriku. Jujur, yang mengena di hatiku hanya satu dari gumaman para santri baru itu, yaitu ucapan seseorang yang mengatakan ‘serasi’ untuk diriku dan Gus Fatih.
106.7K viewsOngoingAdded to Library 201 Times as cerpen santri singkat
Read
+Library
White Love

White Love

Saling bercerita tentang cinta, mulai dari cinta monyet hingga arti sebuah cinta yang di ridhai Illahi. Tanpa terasa, malam bergulir dengan cepat. Entah sejak kapan kami tertidur hingga suara ketukan pintu terdengar dari luar. Ustazdah yang berjaga membangunkan kami untuk bersimpuh dan melangitkan do'a di sepertiga malam. ♥️♥️♥️ "Ustazah!" Seorang santri laki-laki berlari menuju ke arahku.
106.5K viewsOngoingAdded to Library 258 Times as cerpen santri singkat
Read
+Library
Tilasmat

Tilasmat

Rendi hanya mengangguk dan segera melajukan motor trail miliknya dengan kecepatan sedang, membelah padatnya lalu lintas Ibu kota untuk bertemu satu-satunya orang tua yang dia miliki saat ini. *** Sementara itu di Garut, saat ini Sri tengah kewalahan menangani puluhan santri yang kesurupan. Dadanya bergemuruh marah. Bukan karena kesal dan lelah mengurusi teman-temannya, tetapi karena marah pada orang yang dengan tega menjadikan para santri itu sebagai sasaran. "Tolong bawa yang sudah sadar ke kobong dua," perintahnya halus pada kedua temannya, Ayu dan Silfi.
105.5K viewsCompletedAdded to Library 192 Times as cerpen santri singkat
Read
+Library
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Dan untuk makhluk yang hidup dari keteraturan teks, dilupakan adalah akhir yang paling menyakitkan. Santri yang Menjadi Penulis Dunia mulai tumbuh dari cerita-cerita kecil. Santri-santri menulis kisah tentang persahabatan yang mereka lupakan. Tentang impian yang mereka sembunyikan. Tentang doa-doa yang belum pernah mereka ucapkan karena takut salah. Ustadz Faris membimbing mereka, bukan sebagai guru yang lebih tahu, tapi sebagai penulis yang belajar bersama.
2.7K viewsCompletedAdded to Library 70 Times as cerpen santri singkat
Read
+Library
Pernikahan Singkat

Pernikahan Singkat

Terasa perih tapi lebih perih dengan hatinya yang di injak-injak oleh Bibinya sendiri. "Kau tidak apa-apa?" tanya Adam meraih jemari itu dan menghisapnya supaya darahnya berhenti mengalir. "Hey! Itu jorok." Hawa heran dengan tingkah laku pria di depannya. Ia langsung menarik jarinya dari mulut Adam. "Tidak! Darahmu sangat manis, semanis dirimu tulang rusukku," goda Adam. "Aku pikir kau orang gila yang masuk di toko bungaku. Berani sekali mengakuiku sebagai tulang rusukmu." Hawa begitu jengkel pada pria asing itu.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as cerpen santri singkat
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status