Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
JIN PENGHUNI RUMAH KOSONG LEBIH PERKASA DARI SUAMIKU

JIN PENGHUNI RUMAH KOSONG LEBIH PERKASA DARI SUAMIKU

Salah satu santri telah memberi tahu peserta yang lain bahwa wanita yang berdiri hanya jin yang menyamar. “Hei! Panggilkan Dinda saja! Suruh keluar!” Teriakan Bu Teti ini tak dihiraukan peserta pengajian. Ia semakin murka dan para peserta pengajian secara serentak membaca Ayat Kursi. Sementara Gito segera mengambil wudu dan ikut bergabung ke teras mengikuti pembacaan Ayat Kursi.
1074.6K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as cerpen santri singkat
Read
+Library
LUKA TAK BERDARAH

LUKA TAK BERDARAH

Tanpa Cindy sadari, ternyata waktu dirinya melewati ruang sekretariat pendaftaran untuk santri putra, ada seorang santri putra yang curi-curi pandang padanya. ‘Waw, cantiknya …,’ gumam hati seorang santri yang sedang curi-curi pandang pada Cindy, terpesona. “Woi, jaga tu mata! Ndak bisa lihat barang yang bening sedikit aja langsung tu mata jelalatan,” tegur Johan yang melihat temannya Andi tidak berkedip memandang santriwati yang baru datang untuk mendaftar di SMK Islam Darul Hikam, Pondok Pesantren “Darul Hikam”.
96.4K viewsOngoingAdded to Library 140 Times as cerpen santri singkat
Read
+Library
Sang Putri: Sahabat Dari Surga

Sang Putri: Sahabat Dari Surga

“Aku jadi penasaran sama kelanjutan ceritamu tadi soal Si Hantu Wawan.” “Awalnya, aku jalan-jalan naik menyewa becak mini di Taman Kiai Langgeng. Pas aku main becak mini, aku jatuh. Tiba-tiba ada bocah laki-laki umurnya sama dengan kita. Dia menolongku dan akhirnya kami berteman. Awalnya aku nggak sadar kalau bocah laki-laki itu … hantu bernama Wawan. Dia memiliki cerita yang sangat menyedihkan. Dia juga minta bantuan sama aku. Tapi, aku benar-benar bingung harus membantunya gimana. Makanya, aku ceritain semuanya sama kamu. Aku harap Si Hantu payah itu nggak mendengar ocehanku tentangnya.” “Tenang aja, Siti. Aku akan jadi pendengar yang baik buat sahabat tercintaku ini. He he he.”
103.1K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as cerpen santri singkat
Read
+Library
The Fallen Servants of Allah

The Fallen Servants of Allah

Namun, di tengah keramaian itu ada seorang santri yang sedang sibuk menghafal Al-Qur’an dengan sangat serius. Sandika, itulah namanya. Dia seorang santri awwaliyah putra yang memang bercita-cita menjadi seorang hafidz. Suasana kembali kondusif setelah datang seorang ustadzah yang khendak mengajar. Ustadzah meminta seseorang untuk memimpin do’a agar bisa memulai kegiatan belajar mengajar. Dengan senang hati Sandika berinisiatif untuk memimpin do’a. Lalu, dimulailah kegiatan belajar mengajar itu. Sementara itu, di konseling kampus.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 130 Times as cerpen santri singkat
Read
+Library
Cermin Dari Nenek

Cermin Dari Nenek

Teriknya matahari membuat Lala sangat berkeringat juga merasa jengkel dengan Merre yang tinggal santai melayani Neneknya, dasar penjilat. ~~~ Pov Santo, Dia cantik dan terlihat lemah lembut walau sedikit konyol menurutku, kata tante dia adalah cucu dari orang pintar di desa mereka dan katanya harus berusaha memiliki hubungan baik pada mereka karena akan banyak keuntungan nantinya. "Berusaha baik-baik ya, dia itu cocok buat jadi istrimu." Perkataan tanteku itu tergiang-giang di pikiranku, dia memang tipeku namun merasa tidak pantas untuknya.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as cerpen santri singkat
Read
+Library
Serendipity in Magnanimous

Serendipity in Magnanimous

Rheva mendengus. Titan hanya cengengesan tanpa dosa. Laknat memang. Ketika temannya sedang menggebu-gebu bercerita, eh dia malah tidur. Tak lama bel pulang berbunyi. Lalu terdengarlah lantunan bahagia dan sorak-sorai kemenangan para murid. "MARIII PULANGG MARILAH PULANGG MARILAH PULANGGG
106.4K viewsCompletedAdded to Library 184 Times as cerpen santri singkat
Read
+Library
CINTA DIBALIK CADAR

CINTA DIBALIK CADAR

Hal yang selalu Hardin lakukan setiap kali dirinya harus mengantar sang Omah dan Opah bertandang ke kediaman Ustadz Maulana yang merupakan guru spritual keluarga Surawijaya, terkhususnya bagi Omah dan Opah Hardin yang sudah tua. Pengetahuan agama yang minim membuat mereka harus lebih giat belajar tentang agama mereka sendiri. Itulah yang sedang dilakukan oleh Tantri dan Syamsul di masa tua mereka, yaitu memperbaiki diri. "Fatia mau kemana? Jangan lari-lari terus nanti jatuh," teriak seorang wanita yang datang dari halaman samping sambil berlari mengejar seorang balita mungil yang lari begitu lincah.
9.723.6K viewsCompletedAdded to Library 800 Times as cerpen santri singkat
Read
+Library
Milky Way on The Midnight Starlight

Milky Way on The Midnight Starlight

Jalanan desa sangat sepi, maklum desa ini desa terpencil di lereng gunung daerah timur, hanya suara jangkrik dan binatang malam yang terdengar sambil sesekali satu dua suara bayi yang terbangun menangis kencang lalu terdiam seketika, mungkin terdiam setelah sang ibu memberinya asi atau susu dalam botol. Aku menutup kuap dengan tangan kiri, Rani masih tak terlihat tanda kelelahan dalam berceloteh mengenai Ustadz muda yang usianya dua tahun lebih muda darinya. Tak habis-habis gadis itu memuji pria pesantren yang menurutku biasa-biasa saja. Bukankah standar anak pesantren itu ya, berciri seperti yang Rani katakan? Jika santri tidak memiliki ciri itu, justru kualitas nyantrinya kudu dipertanyaka
102.3K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as cerpen santri singkat
Read
+Library
Cinta Rumit Tiga Sekawan

Cinta Rumit Tiga Sekawan

Itu murni adalah sebuah kecelakaan. Hal itu tidak ada hubungannya dengan Cakra. Seperti yang dikatakan Cakra, dia hanya menyuruh orang untuk membuat Yoga dan Sandro pingsan saat mencoba menculik pengantin, lalu mengantar mereka ke Kota Hanis. Selain itu, Cakra sudah mulai mengambil tindakan terhadap Keluarga Ciputra dan Keluarga Lukito di Kota Hanis. Bu Shinta sudah menelepon Yoga berkali-kali, mendesaknya untuk kembali ke Kota Hanis.
6.3K viewsOngoingAdded to Library 188 Times as cerpen santri singkat
Read
+Library
Neng Zulfa

Neng Zulfa

“Iya! Mereka pasti lebih tahu ceritanya daripada santri baru seperti kita.” Aku memejamkan mata sebentar sebelum menundukkan kepala. Tidak menyangka jika aku masih menjadi buah bibir di pondok putri. Terlebih yang membicarakan santri-santri baru. Mereka yang tidak mengenal diriku. Jujur, yang mengena di hatiku hanya satu dari gumaman para santri baru itu, yaitu ucapan seseorang yang mengatakan ‘serasi’ untuk diriku dan Gus Fatih.
106.5K viewsOngoingAdded to Library 194 Times as cerpen santri singkat
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status