SEKAR (Gadis yang Dinodai Kakak Ipar)
Kata Mami diberi oleh relasi, beliau tidak mau juga beli minuman yang harganya ratusan juta per kilogramnya.
Aku tak akan sia-siakan kesempatan ini, pasti nanti kuteguk sampai tetes terakhir, he, kayak iklan.
“Ayo dimakan. Kamu jangan sungkan lagi ya, Sekar, aku sekarang juga ibumu.”
Senyumku terasa menghangatkan mata. “Iya, Mi.” Aku mengangguk sopan.
Kami berdua duduk berdampingan, mulai bercakap santai. Tiba-tiba mengalirlah cerita beliau tentang suamiku, yang katanya sedikit bandel, tapi sangat penyayang.
Chapitres populaires