DONATUR ASI JADI CINTA CEO
Nadine menggeleng lemah, tangannya turun ke sabuk celana Celeste, menariknya dengan tergesa.
“Giliran kamu,” desahnya. “Aku mau rasa kamu di mulutku sekarang.”
Celeste tak sempat menjawab. Nadine sudah membuka resletingnya, menurunkan celana cargo dan boxer sekaligus. Penis Celeste langsung terlonjak bebas, sudah keras maksimal, ujungnya mengilat karena precum yang terus keluar.
Nadine menatapnya lapar. Ia menunduk, lidahnya menjilat sepanjang bawah batang pelan-pelan, dari pangkal sampai ujung, lalu mengecup kepalanya seperti ciuman.