Cinta yang Salah
“Ya Allah, Alhamdulillah, Dan. Kamu pulang saja Ibu sudah sangat bahagia. Ini malah bawa calon menantu untuk Ibu, tentu Ibu nggak sabar menunggumu pulang bersama calon mantu Ibu itu. Siapa nama perempuan yang sudah membuat anak Ibu ini jatuh cinta?”
Ya, aku sangat bahagia saat mengetahui ibu menyambut baik kepulanganku dangan Faniza. Tetapi, beliau belum tahu tentang semua yang masih kusembunyikan. Apakah ibu akan tersenyum bahagia dan menyambutnya dengan senang hati seperti ini saat aku mengatakan kejujurannya? Entahlah, itu dipikirkan nanti saja.
“Namanya Faniza, Bu. Dia wanita yang sangat cantik dan mandiri. Ibu nggak rugi punya menantu sepertinya, Bu. Hehehe.”
Hot Chapters