Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pernikahan Palsu (Aku Bukan Istri yang Diinginkan)

Pernikahan Palsu (Aku Bukan Istri yang Diinginkan)

Selain dijadikan sebagai tempat bersantai untuk menikmati kopi dan segala turunannya, kedai kopi ini juga sering menjadi tempat rapat informal atau tempat bagi pegawai dan mahasiswa untuk mengerjakan pekerjaan mereka. Viona dan Indi memilih duduk di lantai satu setelah memesan pesanan masing-masing; crème brulee coffee untuk Mindi dan kopi susu gula aren untuk Viona. Dia juga memesan nachos dan carrot cake untuk kudapan. "Mbak, Alfie bilang minggu depan dia harus ke Paris untuk bertemu Guzman. Apa itu benar?" Viona memulai percakapan setelah meneguk kopi susu gula aren pesanannya.
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai coffee too pekanbaru
Baca
+Pustaka
Membawa Benih Sang Mantan

Membawa Benih Sang Mantan

Mereka berdua sedang minum Coffee sambil membahas sesuatu yang penting. Ya, sudah dua hari ini Toko milik El kini benar benar dilengkapi dengan minuman, seperti Coffee latte ataupun Cokelat dan juga masih banyak yang lainnya. Tapi masih sama peraturannya yang datang ke sana tidak boleh berlama lama karena tempatnya terbatas dan juga El tidak mau mengambil resiko jika ada beberapa orang yang hanya memanfaatkan tempat tapi mereka hanya beli sesuatu yang murah. Menghindari orang orang hanya beli satu tapi duduk berjam jam.
10103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai coffee too pekanbaru
Baca
+Pustaka
Selir Kesayangan Suamiku

Selir Kesayangan Suamiku

Bunga pepaya, daun pepaya, pare. “Masyaallah sudah seperti pedagang sayur saja kulkasku sekarang, semua makanan ada” kata Sifa sendiri. Begitu mertuanya setiap kali berkunjung. Membawakan semua panenan hasil kebun, serta olahan makanan yang kiranya awet untuk mereka berdua. Betapa bersyukurnya Sifa, tak semua wanita bisa berkesempatan memiliki mertua yang amat sangat baik dan perhatian sepertinya. Setelah beberes, Sifa langsung menyalakan kompor. Membuatkan kopi untuk kedua mertuanya, Ibu mertuanya juga sangat menggemari minuman kopi. Sifa membuka wafer pemberian kedua orangtuanya, menyuduhkan bersama dua gelas kopi pahit dan segelas kopi susu untuk suaminya. Dengan hati- hati dia membawa na
1015.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 436 kali sebagai coffee too pekanbaru
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
donalwilys
cerita yg bagus tp, dialog 2 orang dikasih keterangan siapa yg ngomong mulu. cukup akhiri pake tanda petik, trs ganti paragraf. misal, ucap gendis, tolak gendis, gurau gendis, bentak mama. yg baca jg tau maksud dialog 2 orang itu. pliss, belajar ngetik yg bener y biar kayak novel beneran. semangat
MOON
heh rio, gendis, pintu neraka sebelah kiri. cepat masuk kesana. thor, plisss lah bikin menyesal si pezina itu. pengen berkata kasar sama laki kegedean napsu. gundik gatel juga, berpengetahuan tapi kelakuan kayak iblis.
Baca Semua Ulasan
Stuck With Mr. Devil

Stuck With Mr. Devil

Mereka memang sedang berada di sebuah restoran tak jauh dari pabrik kopi yang Nevano kunjungi tadi. Dahi Nevano sedikit berkerut kala menyaksikan apa yang disajikan si pelayan di atas meja. Dua gelas kopi hitam serta sebilah buah durian yang diletakkan di sebelahnya. "Mari cicipi, Pak Nevano. Ini adalah minuman khas warga Lampung. Namanya kopi durian." Pak Arwan sedikit terkekeh melihat ekspresi takjub yang Nevano tunjukkan. "Apa Anda pernah makan durian dan meminum minuman kopi seperti ini?"
1018.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 558 kali sebagai coffee too pekanbaru
Baca
+Pustaka
Bukan Mauku Menjomlo

Bukan Mauku Menjomlo

Soalnya yang aku temukan di dekat mejanya hanya air mineral kemasan gelas, seperti yang disuguhkan di pengajian untuk Abah tiap malam. Kasian. Dia pasti sangat membutuhkan kopi untuk teman lemburnya. "Tapi di rumah ini gak ada Capucino, ekspreso, late atau semacamnya, A'. Hanya ada kopi tubruk." "Kopi tubruk?" "Kopi hitam asli maksud saya," terangku kemudian saat mendapati beoannya. "Oh, tidak masalah. Tapi, tolong jangan terlalu manis, ya?" pintanya.
9.8127.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai coffee too pekanbaru
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Ziza Ziz S
kalau cerita nya dari si amih lilih nih, yaa jgn ditinggalkan, memang harus dibaca, harus diutamakan harus dimasukkan ke dalam langganan, cerita nya asik ... mendebarkan mengucilkan menyintahatikan... 10 bintang buat author
poulina naisangi
karakter ceritanya konyol, dimana karakter hasminya itu gamau di ghosting tapi tingkat kepekaannya lebih rendah dari dokter karina yg kadar kepekaannya rendah, setiap baca slalu dibikin ketawa guling" dan slalu menanti cerita season 2 nya ...
Baca Semua Ulasan
Posesif My Husband

Posesif My Husband

sambung Madya mengalihkan pembicaraan dan menunjuk pada penjual yang ada di teras sebuah toko suvenir," Naya dan Marren menoleh menatap pada seorang pedagang kaki lima dengan gerobak pendek tanpa atap yang berdiri di depan sebuah toko dan sisi dalam trotoar. "Oh, itu pempek-pempek Tante. Makanan khas Palembang itu memang enak sekali dan cocok saat dingin-dingin begini," papar Naya menjelaskan seraya berjalan menuju kepada pedagang itu.
5.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai coffee too pekanbaru
Baca
+Pustaka
When I Me(e)t You

When I Me(e)t You

Arka mengangguk setuju. Caraka melajukan mobilnya dengan kecepatan rata-rata menuju coffee shop yang ditemukan Arka dari laman pencarian g****e. Tempatnya yang cozy, dan terutama menyediakan aneka makanan manis menjadi pilihan Arka. “Mau banana creamy pie, newyork cheese cake, nutella ganache—” “Arka, stop! Kamu bisa ngabisin semua?” Arka tersenyum. “Kan ada Abang.”
1023.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 732 kali sebagai coffee too pekanbaru
Baca
+Pustaka
Tertawan Pesona Bos Duda

Tertawan Pesona Bos Duda

Ia meninggalkan perpustakaan setelah Tuan Besar memberi isyarat dengan tangan agar segera pergi. Sebelum keluar rumah, Shin mampir ke coffee bar di lantai satu dan meminta secangkir kopi Bajawa tanpa gula. Coffee bar itu ada di ruang tengah, tempat di mana Tuan Besar biasa mengadakan rapat dengan orang-orang penting dalam jaringan bisnis gelapnya. Sebuah meja persegi panjangl besar yang dikelilingi kursi berada di tengah ruangan sementara coffee bar ada di salah satu sisi, tepat menghadap kursi paling besar di ujung meja. “Tuan Besar sepertinya sedang senang.” Perempuan bergaun ketat dengan apron cokelat tersenyum menggoda. Disodorkannya kopi beraroma kacang-kacangan yang baru saja diseduhny
1010.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 384 kali sebagai coffee too pekanbaru
Baca
+Pustaka
Lara Dan Rasa

Lara Dan Rasa

Gua ngeluarin dua bungkus beans lokal berukuran 250 gram yang baru di beli kemarin, dan masih tersegel rapi. “ Gua punya dua kopi nih.” “Kita buka satu, ini ada kopi dari daerah jawa barat garut papandayan, tingkat kematangan tidak terlalu gelap (Light roast), profile paska panen natural process. Kita cupping bareng-bareng, baru kita suruh cahaya bikin sekaligus ajang unjuk gigi dia buat berani tampil di depan umum.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai coffee too pekanbaru
Baca
+Pustaka
Akibat Pulang Kampung Tidak Bawa Mobil

Akibat Pulang Kampung Tidak Bawa Mobil

"Inggih, Pakde. Mohon doanya. Semoga disegerakan." Setelah sampai di pemberangkatan, kami pun berpisah. Aku segera bording dan masuk ke areal tunggu. Masih ada waktu banyak, lebih baik aku ngopi sebentar. Pilihanku black coffee, kalau di rumah sebutannya kopi tubruk. Kesenenganku kalau ngopi di kampung yang kopinya masih ada kreyes-kreyes biji kopi. Harganya cuma lima ribu, kalau di sini dikalikan sekian.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai coffee too pekanbaru
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status