Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menantu Pahlawan Negara

Menantu Pahlawan Negara

Ardika berkata dengan santai, Kesya juga sangat berharap bisa bersikap masa bodoh seperti itu. "Kamu benar-benar sangat optimis, ya. Kalau aku, sudah pasti nggak bisa. Saat aku masih kecil, ada segudang tugas yang dijadwalkan setiap hari. Kalau nggak diselesaikan, nggak akan bisa tidur." "Jadi, sejak aku masih kecil, aku sudah tahu menghargai waktu. Walau setiap hari sangat sibuk, juga sangat berarti. Ini membuatku bisa mempelajari sangat banyak hal."
8.82.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87.9K kali sebagai contoh pengalaman waktu kecil
Tampilkan Ulasan (624)
Baca
+Pustaka
Arjun Mubarak
ini yg idiot ardika apa luna istrinya atau penulisnya yg idiot udah sejauh ini ceritanya masa istrinya sendiri msih blm tau indentitas suaminya...pdahal fasilitas serta kemewahan yg di nikmati oleh keluarga istrinya semua dri ardika... seluruh penduduk kota tau siapa ardika istrinya sendiri ga tau..
Muh Arsyad Gassing Al-Makassary
Kenapa Posting sedikit sedikit Beginilah,Ini Penulisnya Yg Dungu atau GoodNovel yg TDK beres, sy akan Screenshot ini baru Share klo ini Aplikasi kurang menyenangkan, maksud saya adalah apa ruginya kalian posting banyak²Bab setiap, kan kita juga bayar membacanya, Dasar emang Dungu dan Goblok............
Baca Semua Ulasan
WANITA YANG MERINDUKAN SURGA

WANITA YANG MERINDUKAN SURGA

"Tidak masalah, waktu itu aku seperti melihat seorang gadis muda yang harus di tolong. Kamu terlihat mungil saat itu, itu membuatku teringat pada adikku. Aku memiliki adik yang berbeda usia jauh dibawahku. Kamu terlihat berbeda dengan sekarang, jauh lebih dewasa. Siapa sangka kita bertemu lagi sebagai partner kerja." Atasanku ini bilang aku mungil, apa dia pikir aku anak SMA waktu itu. Badanku kecil karena banyak pikiran dan susah makan. Beda dengan sekarang yang tidak begitu banyak yang aku pikirkan. Jangan-jangan dia menganggapku sugar baby pula waktu itu. "Saat itu saya sudah kuliah loh pak, masa mungil," ujarku menjelaskan, lagi-lagi aku lakukan untuk menciptakan kesan jika saat itu aku
1015.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 462 kali sebagai contoh pengalaman waktu kecil
Baca
+Pustaka
Menikahi Kakakku yang Koma

Menikahi Kakakku yang Koma

Tidak banyak orang yang pernah bertanya tentang masa itu. “Tidak ada yang terlalu menarik,” kataku. Aku menyandarkan punggung ke bangku. “Waktu itu hidupku cukup… tidak stabil,” kataku akhirnya. Tama tidak memotong. “Bukan sesuatu yang dramatis,” tambahku. “Hanya berpindah-pindah tempat. Kadang tinggal di satu kota sebentar, lalu pindah lagi. Aku terbiasa sendiri sejak kecil.”
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai contoh pengalaman waktu kecil
Baca
+Pustaka
Istri Penebus Utang Kesayangan Pewaris

Istri Penebus Utang Kesayangan Pewaris

Dia jadi iri, masa kecil pria ini pasti sangatlah bahagia. “Aku sudah pernah cerita ‘kan, saat kecil kakek nenekku selalu mengajakku keliling dunia. Tinggal dari satu kota ke kota lain di musim libur sekolah. Tapi seingatku, aku jarang sekali bersekolah. Bahkan aku tidak tahu ada di kelas berapa dan siapa guru kelasku saat SD.”
1026.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 804 kali sebagai contoh pengalaman waktu kecil
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Duda Ting-Ting

Terjerat Cinta Duda Ting-Ting

Itu aku! "Hahaha! Ini waktu kita masih kecil, ya? Ya ampun, Bayu!" Aku tak bisa berhenti tertawa sambil menatap foto itu. Tiba-tiba aku merasa waktu berjalan sangat cepat. Dulu aku adalah bocah kecil yang berlarian di halaman rumah sebelah, dan sekarang aku adalah istrinya. Lucu sekaligus aneh rasanya.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai contoh pengalaman waktu kecil
Baca
+Pustaka
200 Hari Jadi Pacar Pura-pura Pewaris Tampan

200 Hari Jadi Pacar Pura-pura Pewaris Tampan

“Bisa nggak sih inget yang lain? Nyebelin.” Kekehan terdengar lagi. “Gue inget banyak kok. Lo pernah minjemin gue pensil waktu ujian akhir sekolah. Lo tiap hari nunggu bis di halte depan sekolah sambil dengerin headset. Lo yang bawain sambutan pakai bahasa Inggris di acara pertemuan wali murid … terus nangis karena Bapak sama Ibu lo nggak bisa dateng.”
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai contoh pengalaman waktu kecil
Baca
+Pustaka
Fake Girlfriend

Fake Girlfriend

Cha Jung Won POV Waktu bergulir tanpa henti. Waktu cepat sekali membawaku sampai di muka kelas. Ruang kelas yang terlihat lebih rapi dibandingkan ruang kelas sekolahku dulu. Jika dulu aku selalu jadi kaum minoritas dengan mata sipit, di sini wajah kami terasa sama. Untung saja wajahku cukup memikat sehingga teman-temanku di London tidak pernah membuatku merasa menjadi minoritas. Mereka baik padaku, pun sebaliknya. Ah, jadi teringat masa lalu.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai contoh pengalaman waktu kecil
Baca
+Pustaka
Allea, Anak yang Dirahasiakan

Allea, Anak yang Dirahasiakan

Awalnya Reynand terlihat ragu untuk menceritakan hal yang ia anggap kocak dan memalukan ditaksir oleh remaja sedari bocah. "What?! Lele suka sama lu?" tanya Anton yang tidak kuat menahan tawa. "Ish! Malah diketawain. Gue, kan, udah bilang. Ini cerita gue malu-maluin." "Eh tapi sumpah, Bang. Gue beneran gak habis pikir sama anak-anak jaman sekarang yang udah pada tau cinta-cintaan. Waktu gue umur segitu dulu lagi asyik-asyiknya main kelereng atau layangan si lapangan bahkan di sawah dan tak jarang diomelin sama yang punya ladang." Anton malah curhat masa kecilnya.
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai contoh pengalaman waktu kecil
Baca
+Pustaka
Menjadi Taipan Usai Dicampakkan

Menjadi Taipan Usai Dicampakkan

Dia menatap Emma dengan intensif. “Kamu tahu, saat aku masih kecil, aku hampir saja tiada karena tenggelam di pantai. Haha, ibu bilang waktu itu usiaku tiga tahun dan sangat aktif bergerak, nyaris tidak bisa diam duduk manis di tempat. Kami sekeluarga piknik ke pantai. Ibu, ayah, nenek, dan aku. Entah bagaimana tiba-tiba aku luput dari pengawasan mereka. Aku sudah berada di air, dengan gembira berjalan ke area pantai yang lebih dalam. Aku terjatuh karena terpaan ombak, dan ya, aku tenggelam.”
85.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai contoh pengalaman waktu kecil
Baca
+Pustaka
Bicara

Bicara

Begitulah waktu, dia bisa berjalan sangat cepat saat kita tidak ingin dia berjalan lambat, dan akan berjalan sangat lambat saat kita menginginkan waktu cepat berlalu. Semua kegiatan pribadi mereka masih berjalan baik. Misell yang selalu mengantarkan papanya cuci darah secara rutin. Bian yang kerjaannya selalu bolak-balik tempat bimbel untuk mengejar impiannya. Sedangkan Gerald, setiap pulang sekolah ia selalu pergi ke makam mamanya untuk mencari semangatnya yang telah hilang, ia juga telah berhasil mendapatkan nilai delapan di try out kedua, namun sayangnya semua perjanjian telah selesai.
7.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 254 kali sebagai contoh pengalaman waktu kecil
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status