Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan
”Apa kabar, Om,” ucapnya berusaha mengakrabkan diri, merubah panggilan formal tadi menjadi sebutan kekeluargaan yang hangat.
”Astaga! Ini seperti keajaiban yang luar biasa buat aku, Pramono. Bisa bertemu orang Indonesia di tempat terpencil di pinggiran Amsterdam sini saja aku sudah sangat senang, apalagi sekarang yang datang berkunjung langsung ke rumahku adalah anaknya Husodo sendiri!” tutur Pak Herman dengan dada yang naik turun tidak teratur, menggenggam erat kedua pundak tegap Pram seolah takut sosok pria muda di hadapannya ini hanyalah sebuah fatamorgana.
Pram tersenyum tipis, merasa terharu sekaligus lega melihat sambutan yang luar biasa hangat dan penuh loyalitas dari pria tua ini.
인기 회차